fbpx

Obat Paracetamol: Dosis, Cara Konsumsi, dan Efek Samping

Mei 11, 2020 | Obat | 0 Komentar

Artikel ini telah ditinjau oleh Aileen Velishya

Ditinjau oleh: dr. Denny Archiando

Obat Paracetamol merupakan salah satu obat yang termasuk dalam golongan analgesik untuk meredakan nyeri dan antipiretik untuk menurunkan demam. Obat ini digunakan untuk meredakan rasa sakit ringan hingga menengah, dan menurunkan demam. 

Cara kerja parasetamol dalam menurunkan rasa sakit adalah dengan menurunkan produksi zat prostaglandin yang ada dalam tubuh. Zat prostaglandin merupakan unsur yang dilepaskan oleh tubuh sebagai reaksi karena adanya kerusakan jaringan atau infeksi, yang memicu terjadinya peradangan, nyeri, dan demam. 

Paracetamol merupakan obat bebas yang termasuk dalam golongan analgesik dan antipiretik yang digunakan untuk meredakan sakit dan demam dan boleh dikonsumsi oleh orang dewasa maupun anak-anak. Obat ini tersedia dalam bentuk tablet, tablet kunyah, sirup, dan suntik. 

Dosis Obat Paracetamol

Dosis paracetamol dengan takaran minimal – maksimal dosis untuk tiap 4-6 jam per mg. Berikut dosis obat paracetamol untuk setiap usia.

  • Kurang dari 16 tahun, 500 – 1000 mg
  • 12 – 16 tahun, 480 – 750 mg
  • 10 – 12 tahun, 480 – 500 mg
  • 8 – 10 tahun, 360 – 375 mg
  • 6 – 8  tahun, 240 – 250 mg
  • 4 – 6 tahun,  240 mg
  • 2 – 4 tahun, 180 mg
  • 6 – 24 bulan, 120 mg
  • 3 – 6 bulan, 60 mg
  • 2 – 3 bulan setelah imunisasi, 60 mg

Anda perlu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi paracetamol jika Anda mengalami beberapa masalah ini:

  • Masalah kesehatan pada organ hati
  • Penyakit yang berkaitan dengan organ ginjal
  • Masalah kesehatan yang berkaitan dengan alkohol
  • Berat badan berlebih

Mengonsumsi Paracetamol dengan Benar

Umumnya, paracetamol tidak menimbulkan efek samping, namun Anda tetap harus memastikan bahwa paracetamol cocok dengan gejala-gejala yang Anda alami dan tidak berlawanan dengan kondisi kesehatan fisik Anda.

Konsumsi paracetamol oleh orang dewasa sebanyak 500 mg untuk tiap 4 hingga enam jam sekali. Sedangkan untuk anak-anak, dosis yang diberikan harus disesuaikan dengan anjuran dokter. 

Selain itu paracetamol dapat diminum sebelum atau sesudah makan dengan dosis yang sudah ditentukan. Jangan mengonsumsi obat ini melebihi dosis yang sudah ditentukan. Mengonsumsi paracetamol terlalu banyak bisa merusak organ hati.

Jika Anda melewatkan waktu untuk meminum Paracetamol, maka jangan minum dengan takaran untuk dua dosis dalam sekali minum meskipun dengan maksud untuk menggantinya. 

Peringatan

  • Bagi penderita gangguan ginjal dan hati, malnutrisi, dehidrasi, dan bagi Anda yang sering mengonsumsi minuman keras atau alkohol dalam jangka waktu lama, diharapkan untuk berhati-hati dalam mengonsumsi paracetamol. 
  • Dosis untuk orang dewasa, tidak boleh dikonsumsi lebih dari 4 gram per 24 jam. 
  • Pemberian paracetamol untuk anak-anak, pastikan dosis yang Anda berikan sesuai dengan umurnya. 
  • Segera hubungi dokter, jika Anda atau anak-anak mengalami alergi atau overdosis. 

Interaksi Obat

Jika paracetamol dikonsumsi dengan obat-obatan yang lain, bisa saja menimbulkan reaksi berupa peningkatan efek samping atau justru mengurangi efektivitas obat. Untuk menghindari terjadinya hal ini, hindari mengonsumsi paracetamol dengan obat-obat berikut ini.

  1. Warfarin, yaitu obat yang biasanya digunakan untuk mencegah terjadinya pembekuan darah.
  2. Carbamazepine, yaitu obat yang biasanya digunakan untuk mengobati epilepsi.
  3. Phenobarbital, yaitu obat yang biasanya digunakan untuk mengontrol kejang.
  4. Cholestyramine, yaitu obat yang digunakan untuk mengurangi rasa gatal pada gangguan ginjal.
  5. Metoclopramide, yaitu obat yang digunakan untuk meredakan rasa mual dan muntah.
  6. Imatinib atau busulfan, yaitu obat-obatan yang digunakan untuk mengobati kanker jenis tertentu.
  7. Lixisenatide yaitu obat yang digunakan untuk mengatasi diabetes tipe 2.
  8. Ketoconazole yaitu salah satu obat untuk mencegah terjangkitnya jamur.

– – – – – – Editorial Pick – – – – – –
Cetirizine, Rekomendasi Obat Penyembuh Alergi
Mengenali Jenis Obat Ibuprofen dan Manfaatnya
Imboost Force, Suplemen untuk Menjaga Daya Tahan Tubuh
Pilihan Obat Batuk Berdahak Alami yang Aman untuk Tubuh
Obat Incidal: Fungsi, Dosis, dan Efek Samping
Obat Dumolid: Manfaat, Cara Konsumsi dan Efek Samping
Mengenal Obat Dexamethasone, Dosis dan Manfaat

Efek Samping dan Bahaya Obat Paracetamol

Obat paracetamol jarang menyebabkan efek samping, namun ada juga beberapa yang mungkin terjadi, seperti berikut ini.

  • Penurunan jumlah sel darah putih.
  • Muncul ruam, dan terjadinya pembengkakan.
  • Kesulitan bernapas karena alergi.
  • Tekanan darah rendah.
  • Jantung berdetak cepat.
  • Kerusakan pada hati dan ginjal akibat menggunakan paracetamol secara berlebihan.
  • Bisa menyebabkan overdosis jika dikonsumsi lebih dari 200 mg/kg dalam 24 jam. 

Demikian info lengkap seputar paracetamol. Gunakan obat ini secara bijak dan sesuai aturan pakai. Jangan sampai berlebihan ya. Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antri. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis