fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Denny Archiando

Diabetes adalah salah satu penyakit kronis yang dapat berlangsung dalam jangka panjang yang mengakibatkan meningkatnya kadar gula darah dalam tubuh. Penyakit ini juga dapat mengganggu metabolisme tubuh akibat pankreas tidak dapat memproduksi insulin dengan baik atau bisa saja insulin yang telah diproduksi tidak dapat digunakan secara efektif sehingga mengakibatkan gula dalam darah tidak terkontrol.

Informasi

Insulin merupakan hormon tubuh sebagai pengatur keseimbangan gula darah dalam tubuh. Apabila terdapat gangguan pada insulin dan fungsi pankreas maka juga akan berdampak pada meningkatnya kadar gula darah. Dengan tidak terserapnya kadar gula dalam tubuh dengan baik maka dapat mengakibatkan berbagai penyakit. Apabila hal ini tidak ditangani atau dikontrol dengan tepat maka bisa membahayakan kesehatan bahkan nyawa penderitanya.

Gejala

Berikut ini beberapa gejala penyakit diabetes yang bisa dijadikan bahan pertimbangan. Sehingga siapapun yang mendekati gejalanya tersebut dapat segera mendapat penanganan dan control dari pihak kesehatan. Adapun ciri – cirinya adalah sebagai berikut :

  • Sering merasa haus
  • Sering buang air besar terutama pada malam hari
  • Berat badan menurun cukup drastis tanpa sebab yang jelas
  • Sering merasa sangat lapar
  • Luka yang sukar  untuk sembuh
  • Berkurangnya massa otot
  • Terdapat keton dalam urine
  • Pandangan yang kabur
  • Pada pria biasanya terjadi disfungsi ereksi
  • Sering merasa lemas dan lelah
  • Sering mengalami infeksi kulit, saluran kemih dan vagina
  • infeksi gusi

Apabila gejala – gejala seperti yang disebutkan di atas terjadi pada orang terdekat Anda maka hal ini perlu diwaspadai. Namun jangan memutuskan masalah ini sendiri segera periksakan ke petugas kesehatan untuk mengetahui lebih jelas mengenai penyakit yang diderita. Karena semakin cepat pengobatannya tentu akan semakin baik.

Penyebab

Penyakit diabetes dapat terjadi karena adanya gangguan pada sistem tubuh manusia. karena nya tubuh tidak dapat menggunakan fungsi glukosa darah dalam sel dengan baik. Hal ini mengakibatkan menumpuknya glukosa dalam tubuh dan muncullah diabetes. Penyakit diabetes sendiri terbagi menjadi 2 tipe. 

Sesungguhnya tidak belum ada penelitian secara pasti mengenai diabetes tipe 1. Namun hal ini bisa saja  terjadi karena kerja pankreas tidak mampu memproduksi hormone tertentu.

Sedangkan ketidakmampuan tubuh menggunakan hormone atau kekurangan hormone dibanding glukosa darah dapat menyebabkan diabetes tipe 2. Hal ini dapat merusak pembuluh darah kecil sistem syaraf, mata ginjal, jantung serta menimbulkan penyakit komplikasi lainnya.

Faktor Risiko

Ada beberapa faktor risiko yang bisa menyebabkan penyakit diabetes seperti di antaranya faktor genetik, kelebihan berat badan atau obesitas, kurang aktivitas fisik, dan faktor kebiasaan buruk seperti perilaku merokok. Hal-hal tersebut yang dapat memicu munculnya penyakit diabetes.

Faktor genetik dan berat badan menjadi salah satu yang paling beresiko diantara sebab yang lain. Maka dari itu apabila terdapat anggota keluarga yang menderita diabetes diharapkan lebih berhati-hati karena risiko menurun pada anggota lain lebih besar. Jadi usahakan untuk menerapkan hidup sehat. Sehingga kemungkinan terkena penyakit diabetes dapat terhindari.

Diagnosis

Untuk mengetahui seseorang menderita penyakit diabetes ada beberapa pemeriksaan yang harus dilalui. Semua pemeriksaan ini intinya untuk mengukur kadar gula darah di dalam darah. Tes pertama bisa dilihat saat memeriksa kadar gula darah dan jika hasilnya menunjukkan lebih dari 200 mg/dL maka orang tersebut dapat didiagnosa mengidap diabetes.

Tes kedua kedua bisa dilakukan saat pasien berpuasa. Dalam kondisi isi seseorang tidak menerima asupan selama 8 jam dan apabila saat diperiksa menunjukkan hasil gula darah lebih dari 100 mg/dL maka orang tersebut negatif diabetes. Perlu diketahui untuk memastikan adanya penyakit ini, selain dua tes di atas perlu dilakukan juga pemeriksaan toleransi glukosa, pemeriksaan HhA1C dan tes urin.

Pengobatan

Ada beberapa cara untuk mengobati penyakit diabetes diantaranya melakukan diet, mengatur pola makan sehat, menghindari makanan dan minuman yang terlalu manis, perbanyak makan sayur, buah dan biji-bijian. Selain itu perlu juga mengkonsumsi makanan yang rendah lemak dan kalori. Hal di atas juga perlu dilengkapi dengan konsultasi medis dengan dokter.

Biasanya penderita diabetes akan disarankan dokter untuk melakukan terapi insulin. Dokter juga akan memberikan obat-obatan guna kesembuhan pasien. Tidak lupa untuk membiasakan olahraga setidaknya selama 15-30 menit per hari.

Pencegahan

Pengetahuan tentang pencegahan diabetes sangat diperlukan. Hal ini dapat menurunkan resiko terkena penyakit diabetes terutama yang memiliki faktor genetik atau kelebihan berat badan. Salah satu kunci utama adalah dengan menerapkan pola hidup sehat. Rajin berolahraga dan cek gula darah secara mandiri.Saat ini terdapat alat pengukur gula darah yang bisa membantu untuk mengetahui kadar gula dalam tubuh.

Jadi secara rutin kita dapat melihat kadar gula dalam tubuh tanpa harus pergi ke petugas medis. Mencegah tentu lebih baik daripada mengobati, oleh sebab itu mulailah untuk terus menjaga kesehatan tubuh. Jangan sampai menyesal kemudian karena apabila seseorang telah mengidap diabetes akan diperlukan waktu yang cukup lama untuk proses penyembuhannya.

Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antri. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store

Ditulis oleh Aileen Velishya

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis