fbpx

Imboost Force, Suplemen untuk Menjaga Daya Tahan Tubuh

Sep 18, 2020 | Obat | 0 Komentar

Artikel ini telah ditinjau oleh Aileen Velishya

Ditinjau oleh: dr. Denny Archiando

Imboost Force, mungkin Anda sudah sering mendengar obat atau suplemen yang satu ini. Digunakan untuk menjaga daya tahan tubuh, suplemen ini bekerja dengan merangsang sistem imun agar dapat melawan infeksi akut, atau berulang. 

Imboost Force memiliki dua jenis produk, yaitu Imboost Force Tablet dan Imboost Force Sirup. Pada satu tablet Imboost Force terkandung black elderberry 400 mg, echinacea purpurea 250 mg, zinc picolinate 10 mg. Selain itu per 5 ml Imboost Force jenis sirup memiliki kandungan echinacea purpurea sebesar 250 mg, zinc picolinate 5 mg dan black elderberry 400 mg. 

Konsumsi Imboost Force

Penggunaan suplemen ini harus disesuaikan dengan aturan yang sudah diberikan oleh dokter. Selain itu, Anda juga dapat mengikuti aturan pakai yang berada di kemasan. Usahakan selalu membaca petunjuk sebelum menggunakan suplemen ini, selain itu ikuti seluruh petunjuk penggunaan yang berada di resep atau label kemasan, hindari mengkonsumsi obat ini terlalu banyak hanya untuk menambah daya tahan, karena jika obat dikonsumsi tidak sesuai aturan, kondisi malah akan memburuk.

Suplemen ini paling tepat disimpan di suhu ruangan, selain itu jauhkan suplemen dari jangkauan anak-anak dan cahaya matahari secara langsung. Hindari membekukan suplemen. Merek suplemen lain mungkin mempunyai aturan penyimpanan yang tidak sama, sehingga baca aturan penyimpanan suplemen yang tertera di kemasan produk atau bertanya pada apoteker.

Dosis Konsumsi Obat yang Tepat

Supaya manfaat suplemen bisa diserap tubuh dengan baik, usahakan Anda mengkonsumsi sesuai dengan dosis. Untuk dewasa, Anda dapat mengkonsumsi 1 kapsul, 3 kali dalam sehari. Sedangkan, untuk anak-anak di atas 6 tahun sebanyak 1 sendok teh, 3 kali dalam sehari, dan anak-anak di bawah 6 tahun ½ sendok teh, 3 kali sehari. Suplemen ini tersedia dalam bentuk tablet dan sirup. 

Waspadai Efek Samping Imboost Force

Meskipun kandungan suplemen ini sangat baik untuk kesehatan, namun tetap saja Anda harus mewaspadai adanya efek samping yang bisa muncul. Efek samping yang terjadi seperti mati rasa, kesemutan di lidah atau bibir, hingga mual. Anda tak perlu cemas karena tidak semua orang mengalami efek samping ini, bila Anda mengalami efek samping yang terus berlanjut, segera hubungi dokter untuk memeriksakan kesehatan Anda.

Reaksi alergi yang serius pada produk ini memang jarang terjadi, biasanya efek samping yang sering terjadi adalah alergi, lebih-lebih bila Anda memiliki riwayat penyakit asma, ruam pada kulit hingga demam dapat terjadi. Ketika merasakan reaksi alergi yang serius, segera hubungi dokter untuk segera mendapat penanganan. 

Ketika Anda memeriksakan diri ke dokter, dan dokter memberikan resep suplemen ini, pastikan Anda sudah menceritakan kondisi Anda pada dokter yang bersangkutan seperti memberitahu obat yang Anda konsumsi saat ini, hingga riwayat alergi obat yang pernah Anda alami. Beberapa kondisi kesehatan juga memungkinkan tubuh lebih rentan terkena efek samping obat. Konsumsi obat sesuai dengan arahan dokter atau yang berada di label produk. Hindari mengkonsumsi obat ini saat sedang menyusui atau hamil, memiliki kondisi kulit tertentu, hingga gangguan sistem kekebalan tubuh.

– – – – – – Editorial Pick – – – – – –
Pilihan Obat Batuk Berdahak Alami yang Aman untuk Tubuh
Obat Incidal: Fungsi, Dosis, dan Efek Samping
Obat Dumolid: Manfaat, Cara Konsumsi dan Efek Samping
Mengenal Obat Dexamethasone, Dosis dan Manfaat
Obat Ciprofloxacin: Kegunaan dan Cara Penggunaan
Imboost, Obat untuk Meningkatkan Metabolisme Tubuh
Produk Sangobion: Dosis, dan Cara Benar Menggunakannya

Saat mengkonsumsi suplemen ini, hindari mengkonsumsi obat lain karena akan mengubah kinerja obat serta meningkatkan risiko efek samping cukup serius. Hindari mengkonsumsi obat dengan dosis yang berlebihan hanya karena ingin semakin menjaga kondisi tubuh. Karena, konsumsi obat secara berlebihan akan menyebabkan overdosis. Bila Anda melewatkan dosis obat, segera mengkonsumsi obat tersebut. Namun bila Anda baru ingat untuk mengkonsumsi obat setelah dosis selanjutnya, abaikan dosis yang terlupa. 

Selain itu hal yang perlu menjadi perhatian adalah Imboost tidak boleh dikonsumsi pada orang yang memiliki hipersensitivitas pada imboost dan penderita HIV/AIDS, tuberkulosis, dan penyakit autoimun. Hal ini karena imboost mengandung echinacea purpurea yang dapat memiliki kontraindikasi jika diberikan pada orang-orang dengan penyakit tersebut.

Dapatkan obat tanpa perlu antri di apotek dengan Lifepack. Unduh aplikasi Lifepack melalui Google Play Store maupun App Store sekarang.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis