fbpx

Obat Dulcolax: Dosis, Cara Menggunakan, dan Efek Samping

Mei 12, 2020 | Obat | 0 Komentar

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Denny Archiando

Ditinjau oleh: dr. Denny Archiando

Obat Dulcolax merupakan obat untuk mengatasi sembelit atau konstipasi. Obat ini tersedia dalam bentuk tablet untuk diminum dan kapsul yang dimasukkan melalui dubur (supositoria). Dulcolax mengandung bahan aktif bisacodyl. 

Dalam setiap tablet Dulcolax mengandung 5 mg bisacodyl dan dalam setiap kapsul mengandung 10 mg bisacodyl. Selain untuk mengatasi sembelit atau susah buang air besar, Dulcolax juga bisa digunakan untuk membersihkan usus, sebelum dilakukan operasi di area perut. 

Dulcolax merupakan obat bebas yang termasuk dalam golongan obat pencahar dengan kandungan bahan aktif bisacodyl, yang bermanfaat untuk mengatasi sembelit atau konstipasi, yang dapat digunakan oleh orang dewasa dan anak-anak usia 6 tahun ke atas, dan tersedia dalam bentuk tablet dan kapsul.

Peringatan

  • Dulcolax merupakan obat pencahar yang dijual secara bebas. Meskipun demikian, obat ini tidak dapat digunakan secara rutin bila terjadi sembelit. Usahakan untuk mengonsumsi makanan yang tinggi serat sebelum menggunakan obat pencahar untuk mengatasi sembelit.
  • Jangan mengonsumsi obat-obatan yang lain sebelum ataupun sesudah mengkonsumsi Dulcolax. Hindari minum susu satu jam sebelum mengonsumsi Dulcolax tablet.
  • Jangan mengkonsumsi Dulcolax jika Anda mengalami sembelit, namun disertai dengan keluhan penyakit usus buntu atau timbul BAB berdarah yang disertai muntah. 
  • Sembelit bisa menandakan penyakit yang lebih serius, seperti diabetes, dan kanker usus besar. Jika Anda mengalami sembelit terus berlanjut hingga lebih dari satu minggu, segera konsultasikan dengan dokter. 
  • Jika Anda mendapat adanya gejala alergi dan overdosis setelah mengkonsumsi obat ini, segera temui dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Dosis Obat Dulcolax

Pemberian dosis Dulcolax berbeda-beda pada setiap pasien. Berikut ini pemberian dosis Dulcolax berdasarkan bentuk sediaan dan usia pasien. 

Bentuk obat: tablet

  • Orang dewasa dan anak usia 12 tahun ke atas, dulcolax diberikan 1-3 tablet, untuk sekali minum.
  • Anak usia 6-12 tahun, dulcolax diberikan 1 tablet untuk sekali minum.
  • Anak usia kurang dari 6 tahun, pemberian dulcolax harus dikonsultasikan dengan dokter. 

Bentuk obat: supositoria

  • Orang dewasa dan anak usia 12 tahun ke atas: dulcolax diberikan 1 kapsul untuk sekali penggunaan.
  • Untuk anak usia 6-12 tahun, dulcolax diberikan setengah kapsul untuk sekali penggunaan.
  • Untuk anak usia kurang dari 6 tahun, pemberian dulcolax harus dikonsultasikan dengan dokter.

Cara Menggunakan Obat Dulcolax dengan Benar

Sebelum menggunakan dulcolax, bacalah selalu petunjuk yang tertera pada kemasannya.

Gunakanlah dulcolax sesuai dengan dosis dan usia yang sudah ditentukan, dan jangan mengkonsumsi dulcolax melebihi dosis yang dianjurkan. Dulcolax dalam bentuk tablet tidak dapat digunakan lebih dari 7 hari, kecuali jika dokter mengizinkannya.

Saat mengkonsumsi dulcolax tablet, Anda dapat menelannya tanpa dikunyah atau bisa juga dihancurkan terlebih dahulu. Setelah mengkonsumsi dulcolax, butuh waktu 6-12 jam hingga muncul keinginan untuk buang air besar. 

Untuk menggunakan dulcolax suppositoria, Anda harus mencuci tangan sebelum dan sesudah menggunakan obat ini. untuk memasukkan dulcolax suppositoria, Anda dapat berbaring menyamping dengan bagian kiri tubuh berada di bawah dan tekuk tungkai kanan Anda atau seperti ingin memeluk tungkai kanan. Lalu, masukkan kapsul perlahan dengan ujung yang runcing terlebih dahulu. 

Setelah obat masuk, anda disarankan untuk tetap berbaring selama 15-20 menit, hingga muncul keinginan untuk buang air besar. Jika keinginan untuk buang air besar tidak muncul setelah Anda tidak menggunakan dulcolax, maka Anda tidak boleh menggandakan dosis tersebut dan segera hubungi dokter.

Seperti halnya semua obat pencahar, bisacodyl tidak boleh dikonsumsi setiap hari selama lebih dari lima hari tanpa mencari tahu lebih lanjut penyebab sembelit. Jika Anda menggunakan obat ini untuk menurunkan berat badan, obat ini justru tidak membantu Anda dalam melakukan penurunan berat badan. Penggunaan pencahar stimulan jangka panjang dapat merusak fungsi usus dan menyebabkan ketidakseimbangan cairan dan elektrolit dan hipokalemia. 

– – – – – – Editorial Pick – – – – – –

Apa itu Cefixime? Obat Golongan Antibiotik untuk Infeksi Bakteri
Obat Paracetamol: Dosis, Cara Konsumsi, dan Efek Samping
Cetirizine, Rekomendasi Obat Penyembuh Alergi
Mengenali Jenis Obat Ibuprofen dan Manfaatnya
Imboost Force, Suplemen untuk Menjaga Daya Tahan Tubuh
Pilihan Obat Batuk Berdahak Alami yang Aman untuk Tubuh
Obat Incidal: Fungsi, Dosis, dan Efek Samping

Interaksi Dulcolax

Berikut ini beberapa risiko yang mungkin terjadi jika Anda menggunakan Dulcolax bersamaan dengan obat-obatan yang lain. 

  • Sakit maag, jika Anda menggunakannya bersamaan dengan obat antasida.
  • Gangguan elektrolit, jika Anda menggunakannya dengan obat kortikosteroid.

Efek samping yang dapat muncul setelah Anda menggunakan Dulcolax, diantaranya sebagai berikut.

  • Sensasi terbakar di dubur
  • Lemas
  • Diare
  • Nyeri
  • Mual dan muntah

Obat ini dapat menimbulkan kontraindikasi pada pasien dengan ileus, obstruksi usus, kondisi perut akut termasuk radang usus buntu, penyakit radang usus akut, dan nyeri perut parah. Selain itu obat ini juga dikontraindikasikan pada orang dengan kondisi dehidrasi parah dan dan hipersensitivitas terhadap bisacodyl atau komponen produk lainnya.

Ikuti petunjuk saat ingin menggunakan obat ini. Jika terjadi konstipasi dan terus berlanjut, segera hubungi dokter. 

Download aplikasi Lifepack di Playstore dan Appstore, apotek online untuk tebus resep obat. Solusi berobat bebas antri. 

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis