fbpx

Obat Allopurinol: Dosis, dan Cara Benar Mengonsumsinya

Mei 12, 2020 | Obat | 0 Komentar

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Denny Archiando

Ditinjau oleh: dr. Denny Archiando

Obat allopurinol merupakan obat yang bermanfaat untuk menurunkan kadar asam urat yang terdapat dalam darah. Selain karena pola makan yang tidak sehat, kadar asam juga bisa naik jika Anda menggunakan pengobatan kemoterapi untuk mengobati kanker. Selain dapat menyebabkan penyakit asam urat, kadar asam urat yang tinggi juga bisa menyebabkan pembentukan batu ginjal. 

Beberapa merek dagang dari produk allopurinol, diantaranya Punoric, Sinoric, Puricemia, dan Zyloric.

Allopurinol merupakan obat resep yang termasuk golongan penghambat xanthine-oxidase, yang bermanfaat untuk mencegah gout (penyakit asam urat) dan pembentukan batu ginjal. Obat ini juga dapat digunakan untuk mencegah peningkatan kadar asam urat pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi. Allopurinol dapat dikonsumsi oleh orang dewasa dan anak-anak dan tersedia dalam bentuk tablet dan kapsul.

Percobaan penggunaan allopurinol pernah dilakukan pada binatang, dan memperlihatkan adanya efek samping pada janin, namun belum dilakukan studi terkontrol pada wanita hamil. Untuk ibu hamil dan menyusui, obat ini hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko pada janin.

Peringatan

Terdapat beberapa peringatan yang perlu Anda perhatikan sebelum mengonsumsi obat allopurinol, antara lain:

  • Bagi pasien yang menderita gangguan hati dan ginjal, diharapkan untuk berhati-hati dalam menggunakan obat ini. 
  • Sebelum mengonsumsi allopurinol, beritahukan kepada dokter jika Anda memiliki penyakit diabetes, tekanan darah tinggi, dan sedang menjalani program diet.
  • Allopurinol bisa menyebabkan kantuk, sehingga Anda perlu menghindari mengemudi kendaraan dan mengoperasikan alat berat setelah mengonsumsi obat ini.
  • Anda harus menanyakan kepada dokter tentang dosis allopurinol untuk anak-anak. 
  • Segera temui dokter, jika Anda mengalami gejala alergi dan overdosis setelah mengonsumsi obat ini.

Efek Samping

Obat ini memiliki beberapa efek samping yang perlu Anda perhatikan sebelum mengkonsumsinya, yaitu sakit perut, diare, dan kantuk. Efek samping obat ini dapat menjadi serius jika Anda mengalami beberapa gejala yang tidak biasa setelah minum obat, yaitu terdapat ruam kulit disertai gatal, merasakan sakit ketika buang air kecil atau terdapat darah dalam urin, iritasi mata, pembengkakan pada bibir atau mulut demam, sakit tenggorokan, kedinginan, dan tanda-tanda infeksi lainnya, kehilangan selera makan, penurunan berat badan tanpa alasan yang jelas.

Dosis Obat Allopurinol

Untuk mengatasi penyakit asam urat dan menurunkan kadar asam urat, dokter akan memberikan dosis allopurinol sebanyak 100 – 900 mg untuk dikonsumsi per hari. Sedangkan untuk terapi kanker, dokter akan memberikan obat ini dengan dosis 600 – 800 mg per hari selama 2-3 hari sebelum pasien menjalani kemoterapi. Sementara itu, jika Anda mengosumsi obat ini untuk menghancurkan batu ginjal, maka dokter akan memberikan allopurinol dengan dosis 200 – 300 mg per hari. 

Dosis tersebut bisa saja berubah, bergantung pada kondisi pasien yang diobati dan tingkat keparahannya, serta respons tubuh terhadap obat ini.

Cara Benar Mengonsumsi Obat Allopurinol 

Sebelum mengonsumsi allopurinol, bacalah terlebih dahulu informasi yang tertera pada kemasannya dan ikutilah anjuran dokter. Allopurinol baik dikonsumsi sesudah makan, dan minumlah air yang cukup untuk menelan allopurinol tablet.

Pastikan jarak waktu yang cukup antara satu dosis yang Anda konsumsi dengan waktu konsumsi dosis berikutnya. Usahakan untuk mengonsumsi allopurinol pada jam yang sama setiap harinya untuk mendapatkan manfaat yang maksimal terhadap tubuh Anda.

Jika Anda lupa mengonsumsi Allopurinol, maka minumlah segera jika jeda waktu dengan jadwal konsumsi berikutnya tidak terlalu dekat. Jika jeda waktunya sudah dekat, maka abaikan saja dan jangan mengganti ataupun menggandakan dosis. 

Biasanya penggunaan allopurinol dilakukan untuk waktu jangka panjang agar bisa mendapatkan manfaat yang efektif, yaitu sekitar dua hingga tiga bulan. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengonsumsi allopurinol setiap hari sesuai dengan jangka waktu yang telah ditentukan oleh dokter.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, sebaiknya pengobatan dengan menggunakan allopurinol diseimbangkan dengan gaya hidup sehat. Misalnya, dengan mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, menghindari minuman yang mengandung alkohol dan kadar gula yang tinggi, serta berusaha untuk menjaga berat badan sehat. 

– – – – – – Editorial Pick – – – – – –
Obat Meloxicam, Obat untuk Rasa Nyeri Akibat Asam Urat
Mengenal Penyebab Asam Urat dan Pengobatannya
Obat Natrium Diklofenak: Obat Pereda Nyeri Sendi
Apa itu Cefixime? Obat Golongan Antibiotik untuk Infeksi Bakteri
Obat Paracetamol: Dosis, Cara Konsumsi, dan Efek Samping
Cetirizine, Rekomendasi Obat Penyembuh Alergi
Mengenali Jenis Obat Ibuprofen dan Manfaatnya

Interaksi Obat

Jika allopurinol dikonsumsi dengan obat-obatan yang lain, maka bisa saja menimbulkan dampak tertentu, seperti penurunan efek obat ini atau meningkatnya risiko efek sampingnya.

Untuk mencegah hal tersebut terjadi, maka Anda harus menghindari mengonsumsi allopurinol dengan obat-obatan, seperti captopril, enalapril, tegafur, vidarabine, warfarin, pegloticase, dan azathioprine. Tetapi, jika Anda memang memerlukan penggunaan obat-obatan yang lain bersamaan dengan penggunaan allopurinol, maka dokter akan menyesuaikan dosisnya. 

Download aplikasi Lifepack di Playstore dan Appstore, apotek online untuk tebus resep obat. Solusi berobat bebas antri. 

Referensi:
U.S National Library of Medicine

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis