fbpx

Mengenal Organ Reproduksi dan Macam-Macam Penyakitnya

Apr 14, 2020 | Hidup Sehat, Seks | 0 Komentar

Artikel ini telah ditinjau oleh Aileen Velishya

Ditinjau oleh: dr. Fala Adinda

Setiap organ yang dimiliki oleh seseorang tentu memiliki fungsi dan perannya masing-masing dalam mendukung fungsi hidup orang tersebut. Salah satu organ penting yang dimiliki oleh setiap manusia adalah organ reproduksi. Fungsi organ reproduksi sangat luas terhadap keberlangsungan hidup umat manusia. Melihat fungsinya yang luas, menjaga kesehatan organ reproduksi dari serangan penyakit tentu sangatlah penting.

Mengenal Organ Reproduksi pada Wanita

Organ reproduksi wanita dibagi dalam beberapa bagian berikut ini:

1. Rahim atau Uterus

Organ reproduksi rahim berfungsi untuk menampung sel telur yang telah dibuahi dan menjadi janin. Organ rahim sendiri berbentuk serupa buah pir dengan ukuran yang kecil. Organ rahim sendiri terletak di antara dubur dan juga kandung kemih. Penghubung antara rahim dan juga vagina disebut leher rahim. 

Rahim akan menebal saat ovulasi atau masa subur untuk mempersiapkan calon janin. Lapisan endometrium rahim yang telah menebal ini kemudian akan meluruh saat tidak terjadi pembuahan pada rahim. Kondisi luruhnya dinding endometrium ini disebut dengan fase menstruasi.

2. Ovarium

Ovarium merupakan organ reproduksi wanita yang memiliki fungsi sebagai tempat diproduksinya sel telur maupun hormon seks seperti progesteron dan estrogen. Organ ovarium ini berbentuk oval kecil di sisi kiri dan juga kanan serta terhubung langsung dengan rahim melalui tuba falopi.

3. Tuba Falopi

Organ tuba falopi merupakan saluran yang berfungsi untuk menghubungkan sel telur ke dalam rahim. Saluran ini juga berfungsi sebagai tempat terjadinya pembuahan antara sel telur dan juga sperma. 

4. Vulva

Vulva adalah bagian terluar dari organ reproduksi wanita yang terdiri dari labia minora, klitoris, dan juga labia minora. Bagian labia majora ini memiliki kelenjar minyak dan juga keringat serta akan ditutupi rambut halus saat sudah pubertas. 

5. Vagina

Vagina berada di dalam tubuh dengan bagian terluar yang bisa dilihat disebut dengan vulva. Vagina terletak di bagian belakang kandung kemih dengan posisi di bawah rahim. Fungsi dari vagina adalah sebagai saluran persalinan, tempat masuknya sperma ke rahim hingga saluran keluarnya darah.

Mengenal Organ Reproduksi pada Pria

Organ reproduksi pria dibagi dalam beberapa bagian berikut ini:

1. Penis

Organ penis terdiri dari kepala atau glans, batang , dan juga pangkal. Lubang pada ujung kepala penis ini memiliki saluran uretra sebagai tempat keluarnya urin dan juga untuk mengeluarkan cairan mani saat orgasme. Terdapat jaringan korpus kavernosum yang akan terpenuhi darah saat pria terangsang.

2. Skrotum

Skrotum terletak di bagian belakang penis yang merupakan pelindung dari buah zakar atau testis. Skrotum dengan otot-ototnya ini berfungsi untuk mengatur suhu pada testis agar dapat memproduksi sperma dengan normal.

3. Testis

Organ testis merupakan organ reproduksi yang berfungsi sebagai tempat diproduksinya sperma normal. Testis juga berfungsi untuk memproduksi hormon testosterone yang merupakan hormon penghasil sperma. Organ testis ini juga disebut sebagai buah zakar dan terletak di belakang penis.

Penyakit pada Saluran Reproduksi

Organ reproduksi manusia merupakan salah satu organ di dalam tubuh yang sangat riskan terkena infeksi dan juga penyakit. Banyak hal yang menjadi penyebab terjadinya infeksi dan utamanya disebabkan oleh gaya hidup tidak sehat. Secara umum, ada tiga jenis infeksi pada saluran reproduksi manusia seperti infeksi menular seksual, infeksi iatrogenic dan juga infeksi endogenus. 

Infeksi endogenus disebabkan oleh adanya organisme yang tumbuh secara berlebih di dalam saluran reproduksi. Contoh organisme seperti bakteri dapat menyebabkan vaginosis bakteri. Ada lagi infeksi menular seksual yang juga ditandai dengan penyakit gonore dan chlamydia. Berikut penyakit yang menyerang saluran reproduksi:

1. Herpes Genital

Gejala herpes genital timbul berupa adanya benjolan kecil di alat kelamin. Benjolan ini bisa mengalami luka dan juga muncul cekungan yang terasa nyeri. Sebelum timbulnya benjolan akan ditandai juga dengan sakit saat buang air kecil dan juga demam.

2. Chancroid

Gejala chancroid timbul selama 3 sampai 10 hari setelah munculnya infeksi. Penyakit ini memiliki gejala berupa timbulnya luka mirip seperti sariawan dengan warna keabuan dan lembab pada alat kelamin. 

3. Sipilis

Sipilis adalah penyakit yang menandai adanya infeksi kelamin dengan tanda berupa munculnya luka mirip seperti sariawan pada organ kelamin dan juga organ pencernaan seperti anus. Luka yang tidak terasa nyeri ini muncul selama 10 sampai 90 hari setelah seseorang mengalami infeksi dari penderita.

4. Gonore

Tanda terserang gonore adalah rasa sakit saat buang air kecil pada pria dengan timbulnya nanah berwarna putih maupun kuning. Sementara gonore pada wanita ditandai dengan rasa sakit saat buang air kecil ataupun bercak darah setelah berhubungan seksual. 

Itulah beberapa informasi mengenai organ reproduksi pada pria dan wanita serta macam penyakit yang mungkin menjangkit organ reproduksi. Semoga bermanfaat!

Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antri. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis