Mengenal Penyakit Meningitis atau Radang Selaput Otak

Apr 9, 2020 | Hidup Sehat | 0 comments

Artikel ini telah ditinjau oleh Aileen Velishya

Apa itu Meningitis

Meningitis atau radang selaput otak adalah sebuah kondisi dimana otak dan batang mengalami peradangan. Penyakit ini biasanya menyerang orang dengan sistem imun yang lemah.

Apa Penyebab Meningitis

Meningitis disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri. Penyakit ini menular dan dapat menyebar dari kontak dekat, bersin atau batuk. Meningitis yang disebabkan oleh virus disebut meningitis viral. Meningitis viral merupakan penyakit yang lebih banyak kasusnya, namun tidak terlalu serius. Komplikasi yang mungkin terjadi adalah demam tinggi. Yang paling parah adalah kejang, namun hanya terjadi pada sedikit kasus.

Meningitis bakteri adalah meningitis yang disebabkan bakteri. Bakteri yang dapat menyebabkan meningitis adalah Haemophilus influenzae tipe B (Hib), Neisseria meningitides, Streptococcus pneumoniae, Listeria monocytogenes, Streptococcus Grup B. Kasusnya lebih sedikit namun lebih serius. Jika tidak diobati secara cepat, penyakit ini dapat menyebabkan kerusakan otak maupun kematian.

Bagaimana Gejala Meningitis

Gejala utama pada meningitis adalah:

  • Otot leher kaku (kaku kuduk)
  • Demam
  • Muntah-muntah
  • Sakit kepala
  • Kejang
  • Mengantuk parah atau sulit untuk bangun

Jika anda atau keluarga mengalami gejala tersebut, segera pergi ke rumah sakit untuk diperiksa dan berobat. Dokter akan membantu memberikan diagnosa melalui tes kesehatan. Beberapa prosedur yang harus dilalui adalah mengambil sampel cairan dari tulang belakang untuk di cek apakah ada virus atau bakteri. Selain itu tes pendukung lainnya seperti CT scan, MRI dan tes darah juga bisa dilakukan.

Cara Mengobati Meningitis

Pengobatan untuk meningitis berbeda tergantung penyebabnya. Untuk meningitis bakteri akan diobati dengan antibiotik dan obat yang mengandung steroid yang bernama dexamethasone. Penderita meningitis bakteri biasanya perlu dirawat secara intensif di rumah sakit untuk dimonitor progres gejalanya seperti kejang, kehilangan kemampuan pendengaran ataupun tanda-tanda adanya kerusakan pada otak. Lamanya pasien untuk dirawat di rumah sakit dapat berbeda-beda tergantung kondisi, namun biasanya berkisar dari harian, mingguan bahkan bulanan.

Sedangkan untuk meningitis viral, penderita dapat dirawat di rumah. Obat untuk meningitis viral berfungsi untuk meredakan nyeri dan menurunkan demam. Pasien dapat merasakan gejalanya selama dua minggu sebelum obat benar-benar menghilangkan segala virus dalam tubuh.

Selain itu, prosedur pengobatan juga akan disesuaikan dengan kondisi pasien. Sebagai contoh jika pasien mengalami kesulitan bernafas, maka akan diberikan oksigen. Jika pasien mengalami dehidrasi, maka akan diberikan infus.

Dalam banyak kasus, pasien dewasa akan sembuh dan pulih sepenuhnya tanpa perlu perawatan lebih lanjut. Namun terkadang muncul komplikasi bagi pasien yang memiliki kondisi medis tertentu atau penyakit kronis. Komplikasi yang biasanya muncul adalah hilang ingatan, kejang, perubahan sifat dan kebiasaan, sulit fokus, sulit konsentrasi dan sering merasa lelah. Pasien-pasien dengan kondisi tersebut disarankan untuk melakukan tes ke dokter setelah sembuh untuk memastikan tidak ada komplikasi jangka panjang.

Begitu pula untuk pasien anak-anak. Penting untuk anak-anak dibawa ke dokter supaya dilakukan pengecekan, karena mereka lebih rentan terhadap efek jangka panjang seperti hilangnya kemampuan pendengaran. 

Cara Mencegah Meningitis

Meningitis merupakan penyakit yang dapat mengancam nyawa, namun bisa dicegah. Terutama untuk meningitis bakteri yang sangat serius. Cara mencegah meningitis adalah usahakan anak anda tervaksin dengan lengkap. Walaupun tidak ada vaksin meningococcal yang biasa ada pada paket vaksin untuk anak, vaksin-vaksin lainnya dapat mencegah penyakit yang mungkin mengarah pada meningitis.

Vaksin meningococcal sebaiknya dilakukan untuk orang-orang yang hendak pergi ke negara dengan tingkat penyakit meningitis yang tinggi atau orang dengan sistem imun yang rendah. Vaksin yang dapat mencegah meningitis bakteri adalah Neisseria meningitidis, Streptococcus pneumoniae, dan Hib. Selain itu anda juga dapat mencegah meningitis dengan selalu menjaga kesehatan melalui cara-cara berikut

  1. Hindari berkunjung ke tempat dengan tingkat penyebaran meningitis yang tinggi
  2. Rutin mencuci tangan dengan sabun dan air atau gunakan hand sanitizer
  3. Konsumsi vitamin dan suplemen untuk meningkatkan daya tahan tubuh

Itulah beberapa fakta mengenai meningitis. Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antri. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store.

Referensi 

  • Ginsberg L. (2004). “Difficult and recurrent meningitis.” Journal of Neurology, Neurosurgery, and Psychiatry.
  • Thigpen M, Whitney C, Messonnier N. et al. (2011). “Bacterial meningitis in the United States, 1998-2007.” New England Journal of Medicine.
  • Chadwick D. (2005). “Viral meningitis.” British Medical Bulletin.
  • Marji S. (2007). “Bacterial meningitis in children.” RMJ. 2007; 32(2): 109-111.
  • Tacon C, Flower O. (2012). “Diagnosis and management of bacterial meningitis in the paediatric population: A review.” Emergency Medicine International.

Ditulis oleh: Aileen Velishya