fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Fala Adinda

Gonorrhea atau gonore adalah salah satu jenis penyakit menular seksual. Penyakit kelamin ini disebabkan karena adanya infeksi bakteri serta dapat ditularkan dari satu orang ke orang lain lewat kontak seksual dengan orang yang telah terinfeksi. Selain itu penyakit ini juga bisa ditularkan dengan cara adanya kontak dengan cairan tubuh penderita. Penyakit yang biasa disebut kencing nanah ini juga dapat menular dari ibu ke anak.

Informasi

Penyakit gonore pada pria dapat menyebabkan munculnya gejala berupa nanah dari penis, gejala lain yang dapat muncul seperti rasa perih ketika buang air kecil. Sedangkan pada wanita umumnya tidak menimbulkan gejala apapun. Kebanyakan penderita tidak menyadari memiliki penyakit ini dikarenakan gejala yang sering tak muncul. Jika mendapatkan pengobatan yang tepat, penyakit ini dapat sembuh dalam beberapa hari.

Gejala

Pada umumnya gonorrhea adalah penyakit tidak akan menimbulkan gejala di awal terinfeksi. Namun, gejala dapat muncul di hari ke 10 sampai 20. Gejala pada laki-laki dan perempuan pun berbeda. Berikut gejala penyakit seksual gonore:

Laki-laki

  1. Frekuensi buang air kecil yang menjadi sering
  2. Keluarnya nanah dari penis (tetesan cairan) dapat berwarna kuning, krem, kehijau-hijauan atau putih
  3. Terjadi bengkak serta kemerahan pada area kulup penis atau bukaan
  4. Bengkak atau munculnya rasa nyeri pada testis
  5. Tenggorokan menjadi sakit

Perempuan

  1. Keluar cairan dari vagina (menyerupai krim, berair serta warnanya sedikit kehijauan)
  2. adanya sensasi nyeri serta rasa panas ketika buang air kecil
  3. Frekuensi buang air kecil yang menjadi lebih sering dari biasanya
  4. Munculnya pendarahan atau bercak darah di luar siklus menstruasi
  5. Timbulnya rasa nyeri saat melakukan hubungan seksual
  6. Rasa nyeri juga dapat terasa pada area perut bagian bawah atau timbulnya nyeri panggul
  7. Vulva yang bengkak
  8. Ketika melakukan oral seks tenggorokan akan terasa panas dan muncul sensasi terbakar.
  9. Demam

Penyebab

Gonorrhea adalah penyakit yang dapat terjadi karena disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae. Bakteri tersebut dapat tumbuh serta berkembang biak. Bakteri ini paling sering menular melalui beberapa cara seperti hubungan intim, baik dikarenakan seks oral maupun seks anal. Penyakit ini lebih mudah diderita oleh orang yang sering bergonta-ganti pasangan seksual, serta lebih mudah diderita oleh pekerja seks.

Faktor Risiko

Beberapa hal dapat menyebabkan penyakit ini memiliki risiko yang lebih tinggi untuk dialami seseorang. Berikut faktor risiko dari penyakit gonorrhea:

  1. Aktif secara seksual
  2. Memiliki pasangan seks yang baru
  3. Memiliki banyak pasangan seks
  4. Pernah di diagnosa gonore sebelumnya
  5. Memiliki infeksi menular seksual lainnya

Diagnosis

Untuk mendiagnosis penyakit gonore, dokter akan terlebih dahulu menanyakan tentang aktivitas seksual Anda. Setelah itu juga akan dilakukan pemeriksaan fisik. Bila diperlukan, dokter akan mengambil sampel cairan tubuh pasien yang berasal dari, vagina pada wanita serta penis atau dubur dari pria. Nantinya cairan tersebut akan diperiksa di laboratorium untuk mengetahui jenis bakteri sehingga akan diketahui pasti penyakit dari gejala yang dirasakan pasien.

Pengobatan

Gonorrhea atau gonore adalah penyakit yang dapat diobati dengan pemberian antibiotik oral atau berupa injeksi. Jika kondisi tersebut dialami oleh salah satu pasangan, maka pasangan lainnya pun harus memperoleh pengobatan. Hal ini bertujuan untuk mencegah timbulnya infeksi maupun penyebaran lebih lanjut. Jika kondisi telah membaik, antibiotik yang diberikan tetap harus dihabiskan.

Jika Anda maupun pasangan menderita gonore, maka harus tetap menggunakan obat masing-masing karena setiap obat yang diresepkan untuk masing-masing penderita dapat berbeda berdasarkan kebutuhannya.

Penggunaan obat orang lain dapat berpotensi membuat infeksi dapat lebih sulit diobati. Jika setelah pemberian antibiotik kondisi tak kunjung membaik, maka dokter akan memberikan antibiotik yang lebih kuat termasuk mengkombinasikan antibiotik. Tindakan lebih lanjut juga dapat dilakukan guna memantau perkembangan kondisi Anda.

Jika gonorrhea terjadi pada bayi, maka bayi pun harus segera mendapatkan pengobatan supaya infeksi lebih lanjut dapat dicegah. Penyakit yang satu ini juga dapat mempengaruhi kondisi bagian mata pada anak. Hal yang perlu diingat adalah untuk menghabiskan antibiotik yang diberikan oleh dokter. Melewatkan mengkonsumsi obat bahkan berhenti mengkonsumsinya dapat membuat infeksi kelamin tersebut semakin sulit untuk disembuhkan.

Setelah melakukan pengobatan namun tidak menunjukan adanya kemajuan positif, maka hal ini bisa disebabkan karena pasien mengalami kegagalan pengobatan atau gejala disebabkan penyakit lainnya. Selain itu, hal ini juga bisa disebabkan karena penyakit menular seksual tersebut telah mengalami kebal antibiotik sehingga penggunaan antibiotik tersebut tidak dapat memberikan perubahan kondisi. Jadi, pasien akan menggunakan antibiotik lainnya. Beberapa penderita gonore juga dapat terkena klamidia. Itu sebabnya mengapa pengobatan untuk gonorrhea biasanya diberikan antibiotik yang juga efektif untuk mengobati penyakit klamidia tersebut.

Pencegahan

Anda dapat mencegah penyakit gonore dengan beberapa cara, seperti:

  • Menggunakan kondom ketika berhubungan seksual
  • Memeriksa diri sendiri dan pasangan untuk memastikan tidak terjangkit penyakit seksual 
  • Hindari melakukan hubungan pasangan yang memiliki penyakit seksual.

Untuk tebus resep obat, anda juga bisa mengunduh aplikasi Lifepack. Dengan Lifepack, anda dapat menebus resep obat tanpa perlu antri di apotek. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis