Endokarditis

Jun 23, 2020 | direktoriPenyakit, penyakitE | 0 comments

Artikel ini telah ditinjau oleh Nada Karisma

Ditinjau oleh: dr. Irma Lidia

Endokarditis merupakan suatu kondisi dimana lapisan bagian dalam jantung atau endokardium terinfeksi. Hal ini terjadi apabila bakteri masuk ke aliran darah sehingga menginfeksi bagian jantung yang rusak. Jika tidak segera ditangani oleh dokter, endokarditis dapat merusak katup jantung dan memicu komplikasi yang lebih berbahaya. 

Informasi

Endokarditis tergolong jarang terjadi, terutama bagi seseorang dengan jantung yang sehat. Dengan kata lain, endokarditis hanya menyerang individu yang memiliki kondisi tertentu. Misalnya, seseorang yang memiliki penyakit jantung bawaan, penderita kardiomiopati, memiliki katup jantung prostetik, dan gangguan jantung lainnya. Penyakit ini sangat berisiko bagi seseorang yang sering menggunakan obat-obatan terlarang dengan jarum suntik ke dalam tubuhnya.

Gejala

Seseorang yang terinfeksi endokarditis, gejala yang ditunjukkan bisa berkembang secara perlahan dalam hitungan minggu atau bulan (subacute endocarditis). Namun, gejala ini juga bisa muncul secara mendadak dalam beberapa hari yang disebut acute endokarditis. Cepat lambatnya gejala muncul, dipengaruhi oleh kuman penyebab infeksi dan kondisi kesehatan pasien apakah menderita gangguan jantung atau tidak.

Berikut ini adalah gejala dan tanda penyakit endokarditis yang dialami oleh penderita.

  • Demam
  • Menggigil
  • Lemas
  • Nyeri otot dan sendi
  • Sakit kepala
  • Berkeringat pada malam hari
  • Nafsu makan berkurang
  • Nyeri dada, terutama saat bernapas
  • Sesak napas, terutama saat beraktivitas
  • Batuk
  • Bising jantung
  • Bengkak pada tungkai atau perut
  • Kulit pucat

Sementara, pada kasus tertentu, gejala lain yang muncul yaitu:

  • Berat badan menurun tanpa sebab
  • Hematuria atau muncul darah pada urin
  • Bintik merah disertai nyeri di telapak tangan dan telapak kaki
  • Benjolan merah dibawah kulit, pada jari tangan dan jari kaki
  • Bintik ungu atau merah di kulit, bagian putih mata atau dalam mulut
  • Splenomegali atau pembesaran pada organ limpa
  • Linglung (mental confusion)

Penyebab

Endokarditis terjadi apabila bakteri masuk ke jantung melalui aliran darah. Bakteri tersebut kemudian menempel pada katup jantung yang abnormal atau jaringan jantung yang rusak, dan berkembang biak di lapisan dalam jantung atau endokardium. Kondisi ini akan memicu peradangan pada endokardium dan merusak katup jantung. 

Penyebab endokardium tidak hanya oleh bakteri, namun juga jamur dan mikroorganisme lain. Bakteri, jamur, dan mikroorganisme tersebut dapat masuk ke aliran darah melalui beberapa cara berikut ini.

  • Luka di mulut, ketika menggosok gigi terlalu kencang, tergigit saat mengunyah, atau prosedur perawatan gigi yang menimbulkan bakteri masuk ke aliran darah.
  • Organ lain yang terinfeksi, seperti luka terbuka di kulit, infeksi menular seksual, atau infeksi di saluran pencernaan dapat menyebabkan bakteri masuk ke aliran darah dan jantung.
  • Kateter urin, terutama kateter yang telah dipasang lama.
  • Jarum suntik yang terkontaminasi

Faktor Risiko

Endokarditis dapat menyerang siapa saja, namun beberapa faktor yang meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit ini yaitu:

  • Menyalahgunakan NAPZA suntik 
  • Menderita penyakit jantung bawaan
  • Menggunakan katup jantung buatan
  • Pernah menderita endokarditis sebelumnya
  • Mengalami kerusakan katup jantung

Diagnosis

Langkah pertama diagnosis penyakit endokarditis, dokter akan memeriksa riwayat penyakit dan gejala yang dialami pasien terlebih dulu. Apabila sesuai dengan kondisi endokarditis, akan dilakukan pemeriksaan penunjang untuk memastikannya, meliputi:

Elektrokardiogram (EKG)

Pemeriksaan EKG dilakukan untuk mengetahui kemungkinan adanya kelainan detak dan irama jantung pasien dengan cara mengukur aktivitas listrik jantung.

Tes darah

Sampel darah akan diambil untuk identifikasi jenis bakteri dalam aliran darah dan mengetahui kondisi medis lainnya, seperti anemia.

Rontgen dada

Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui penyebab pembesaran jantung dan apa yang menyebabkan penyebaran infeksi pada paru-paru.

Ekokardiografi 

Ekokardiografi menggunakan gelombang suara untuk menghasilkan gambaran jantung yang membantu diagnosis dokter. Ada dua jenis ekokardiogram yaitu:

  • Ekokardiografi melalui dinding dada untuk mengamati struktur jantung dan melihat tanda-tanda adanya infeksi.
  • Ekokardiografi transesofageal untuk mengamati bagian katup jantung biar lebih detail.
  • CT scan atau MRI untuk memeriksa apakah infeksi sudah menyebar ke organ lain atau belum.

Pengobatan

Setiap kasus penyakit ekokardiografi memiliki pengobatan yang berbeda-beda. Ada yang cukup diberikan antibiotik, ada pula yang harus dilakukan prosedur bedah untuk memperbaiki kerusakan katup jantung dan membersihkan sisa infeksi.

Antibiotik

Jenis antibiotik yang diberikan tergantung mikroorganisme, bakteri, atau jamur apa yang menginfeksi. Untuk mengetahuinya, dilakukan pemeriksaan berupa pengambilan sampel darah.

Bedah

Apabila infeksi endokarditis sudah berlangsung lama yang disebabkan oleh infeksi jamur, maka diperlukan prosedur bedah untuk membuang jaringan yang mati, jaringan parut di sekitar area yang terinfeksi, dan penumpukan cairan. Apabila katup mengalami kerusakan, metode bedah juga diperlukan untuk memperbaiki atau menggantinya.

Penanganan endokarditis harus segera supaya penderita tidak terserang komplikasi yang lebih serius.

Pencegahan

Upaya pencegahan dapat dilakukan dengan cara:

  • Menjaga kebersihan tubuh, terutama kesehatan gigi
  • Hindari aktivitas yang menyebabkan kulit terinfeksi
  • Jangan menggunakan jarum suntik untuk kebutuhan non-medis