Ketahui Gejala, Penyebab, Pengobatan, dan Pencegahan Anemia Lebih Dini

Apr 22, 2020 | Hidup Sehat | 0 Komentar

Artikel ini telah ditinjau oleh Aileen Velishya

Ditinjau oleh: dr. Fala Adinda

Anemia atau lebih sering dikenal dengan kekurangan darah adalah salah satu penyakit sirkulasi darah dimana jumlah sel darah merah dalam tubuh berada dibawah normal. Anemia juga bisa terjadi akibat sel darah merah dalam tubuh tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Akibatnya, seseorang yang mengalami anemia akan terlihat pucat dan mudah lelah. Bagaimana cara pencegahan anemia? Mari pelajari beberapa informasi mengenai anemia.

Penyebab anemia dikarenakan organ tubuh tidak mendapatkan suplai oksigen yang cukup yang tugasnya diedarkan langsung oleh sel darah merah.

Penyakit anemia dapat terjadi pada tubuh seseorang sementara waktu hingga jangka panjang. Tingkat keparahan dari anemia pun beragam mulai dari yang ringan hingga parah. Anemia ini bisa terjadi akibat kadar hemoglobin atau bagian utama dari sel darah merah berada di tingkat bawah normal. Kapankah seseorang dikatakan mengalami anemia? 

Orang dewasa dikatakan menderita anemia ketika kadar hemoglobin dalam darahnya berada dibawah 14 gram per desiliter untuk pria sedangkan untuk wanita berada dibawah 12 gram per desiliter. Berikut ini akan diulas mengenai penyebab, pengobatan, dan pencegahan dari anemia.

Penyebab Anemia

Seseorang dikatakan mengidap anemia ketika jumlah sel darah merah atau lebih tepatnya kadar hemoglobin dalam darah berada dibawah normal atau tidak berfungsi normal. Hal tersebut mengakibatkan sel-sel dalam tubuh tidak mendapatkan suplai oksigen dan tidak berfungsi pula dengan normal. Dengan kata lain, ketika seseorang mengalami anemia, akan menunjukkan beberapa kondisi dimana produksi sel darah merah berkurang, kehilangan darah secara berlebih, dan sel darah merah yang hancur secara cepat.

Pada umumnya, anemia ini terbagi lagi menjadi beberapa jenis tergantung penyebabnya. Diantaranya, anemia akibat kekurangan zat besi, anemia akibat masa kehamilan, anemia akibat perdarahan, anemia aplastik, anemia hemolitik, anemia akibat penyakit kronis, dan anemia sel sabit atau thalasemia.

Gejala yang ditunjukkan ketika seseorang mengidap anemia diantaranya lemas dan cepat lelah, sakit kepala, kulit pucat, detak jantung tidak teratur, nafas pendek, nyeri dada, hingga dingin pada area tangan dan kaki. Sayangnya, kebanyakan penderita anemia tidak menyadari gejala awal anemia tersebut. Namun, gejala tersebut akan semakin terasa ketika anemia semakin parah.

Pengobatan Anemia

Soal pengobatan anemia tergantung jenis anemia yang dialaminya. Jika sembarangan, maka akan berakibat fatal. Maka dari itu, penting bagi dokter untuk menganalisa terlebih dulu penyebab anemia terjadi sebelum memberikan pengobatan bagi pasien. Sebagai contoh, ketika seorang penderita anemia terjadi karena kekurangan zat besi, maka pengobatan yang tepat adalah dengan memberinya makanan dan suplemen zat besi. Jika sudah parah, maka dilakukan transfusi darah.

Begitu pula pada kasus anemia karena masa kehamilan, maka dapat diatasi dengan pemberian suplemen zat besi, asam folat, dan vitamin B12 yang dosisnya harus sesuai resep dokter.

– – – – – – Editorial Pick – – – – – –
Mengenal Gejala dan Upaya Pencegahan Hepatitis B
Kenali Penyakit Sinusitis, Dari Gejala Hingga Pengobatan yang Tepat
Mengenal Penyakit Meningitis serta Cara Pencegahan
Ragam Gejala Tipes Mulai yang Ringan sampai Berat
Waspada, Inilah Ciri-ciri Kanker Payudara Stadium 1K
Kenali Penyakit Sinusitis, Dari Gejala Hingga Pengobatan yang Tepat

Pencegahan Anemia

Khusus beberapa kasus anemia seperti pada masa kehamilan atau kekurangan zat besi, maka dapat dicegah dengan mengatur pola makan yang kaya nutrisi. Misalnya, makanan yang kaya nutrisi zat besi dan asam folat, makanan yang kaya vitamin B12, dan buah-buahan yang kaya vitamin C.

Nah, bagaimanakah cara mengetahui apakah asupan nutrisi yang dikonsumsi sudah cukup atau belum? Yaitu berkonsultasi  dengan dokter spesialis gizi. Lain halnya jika Anda mengalami anemia akibat kelainan genetik seperti anemia bulan sabit atau sering disebut thalasemia. Maka, upaya pencegahannya hanya bisa dilakukan supaya tidak terjadi pada anak. Maka, konsultasilah dengan dokter sebelum merencanakan kehamilan.


Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antri. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis