fbpx
BerandaHidup SehatAturan Aman Berpuasa bagi Penderita Penyakit Jantung

Ditinjau oleh: dr. Amanda Ismoetia

penyakit-jantung

Menjalankan ibadah puasa adalah kewajiban bagi semua muslim di bulan Ramadan. Namun, pada kondisi tertentu berpuasa bisa saja memberikan pengaruh besar bagi tubuh. Khususnya bagi para penderita penyakit kronis seperti jantung. Pasien dengan penyakit jantung tentu harus berhati-hati sebelum mengambil keputusan untuk menjalani ibadah puasa.

Sebenarnya bolehkah pasien yang menderita penyakit ini berpuasa? Jawabannya kembali lagi pada kondisi masing-masing pasien. Setiap orang tentu menunjukkan kondisi ketahanan fisik yang berbeda dan reaksi tubuh mereka saat berpuasa juga tidak sama. Berikut akan dibahas seperti apa aturan berpuasa pada pasien yang menderita gangguan jantung.

Keputusan Berpuasa Penderita Penyakit Jantung

Penyakit jantung adalah jenis penyakit yang memiliki risiko tinggi. Pasien yang menderita penyakit ini biasanya harus mengonsumsi obat untuk menjaga kondisi tubuhnya. Serangan jantung secara tiba-tiba bisa berakibat fatal bahkan hingga kematian. Konsumsi obat secara rutin diharapkan membantu menurunkan risiko kambuh gejala seperti sesak napas serta nyeri di bagian dada. Maka dari itu, waktu puasa bagi pengidap jantung harus dilakukan dengan keputusan yang paling tepat.

Memasuki bulan Ramadan, pasien dengan kondisi gangguan kesehatan seperti ini harus berkonsultasi terlebih dahulu seputar aturan berpuasa yang baik dan benar. Bicarakan kepada dokter apabila memang ingin menjalani ibadah puasa. Diskusikan apakah kondisi tubuh memungkinkan untuk berpuasa atau tidak.

Jika diizinkan untuk berpuasa, biasanya dokter akan merencanakan pemberian obat sesuai dengan jadwal puasa. Dokter bisa saja akan mengganti jenis obat sehingga memungkinkan untuk dikonsumsi rutin meskipun dalam kondisi berpuasa. Namun, jika kondisi tubuh pasien tidak mendukung aktivitas puasa maka sebaiknya ikuti saran dokter dan tetap konsumsi obat seperti semula.

Jaminan Lifepack untuk Anda

Aturan Berpuasa Penderita Penyakit Jantung

Jika pasien dengan penyakit jantung diizinkan untuk berpuasa, maka penting sekali untuk menjalani ibadah ini sesuai aturan. Berikut adalah aturan atau cara puasa bagi pengidap jantung yang bisa diterapkan.

1. Konsumsi Obat

Pasien dengan gangguan jantung memiliki kewajiban untuk mengonsumsi obat secara rutin. Selama berpuasa, pastikan jadwal konsumsi obat ini tidak terganggu. Anda harus bisa mengatur jadwal minum obat. Bila memungkinkan, Anda juga bisa meminta dokter untuk mengganti jenis obat yang bisa disesuaikan dengan jadwal sahur dan berbuka. Cara minum obat saat puasa bagi penderita jantung dapat dikonsultasikan dahulu dengan dokter. Salah satu obat rutin untuk penyakit jantung adalah CPG 75MG Tablet 10S (Rp737.100).

5 Alasan Beli Obat di Lifepack

2. Penuhi Nutrisi

Penting sekali bagi pasien penyakit kronis untuk memenuhi nutrisi selama berpuasa. Asupan nutrisi di bulan Ramadan memang seringkali tidak bisa berjalan seimbang. Anda harus lebih cermat lagi mengatur menu sahur dan buka agar bisa mendapatkan nutrisi yang mencukupi. 

Beberapa jenis makanan juga harus dihindari oleh pasien dengan gangguan jantung. Seperti makanan berlemak tinggi, fast food, dan makanan berkadar gula tinggi. Lebih baik perbanyak konsumsi buah, sayur, kacang-kacangan, daging tanpa lemak, beras merah, juga oatmeal

3. Pastikan Tubuh Terhidrasi

Pasien gangguan jantung wajib meminum air putih dalam jumlah yang banyak. Dehidrasi sering sekali terjadi pada orang yang menjalankan ibadah puasa. Pasien dengan gangguan jantung jelas tidak boleh mengabaikan kemungkinan dehidrasi ini. Pastikan untuk tetap minum air putih yang cukup meskipun sedang berpuasa. 

Anda bisa mengonsumsi 2 gelas air putih setelah berbuka, 2 gelas air putih setelah tarawih, dan 2 gelas air putih saat sahur. Namun, hal ini tidak berlaku bagi penderita gangguan jantung yang dilarang mengonsumsi air lebih dari 6 gelas sehari. Pasien dengan kondisi ini disarankan mengonsumsi obat diuretik di malam hari demi mencegah dehidrasi selama berpuasa.

Jaminan Lifepack untuk Anda

4. Kontrol Gejala

Pastikan untuk selalu melihat kemungkinan datangnya gejala selama berpuasa. Kontrol gejala penyakit jantung yang mungkin datang pada saat tubuh sedang menjalankan puasa. Gejala ini bisa bermacam-macam bentuknya, mulai dari nyeri di bagian dada, pusing, keringat dingin, lelah berlebihan, dan lain sebagainya. Jika tanda-tanda ini muncul, sebaiknya hentikan puasa dan konsultasikan pada dokter.

5. Konsultasi Dokter

Poin yang satu ini sangat penting untuk dilakukan jika Anda ingin menjalankan ibadah puasa dengan kondisi gangguan jantung. Pastikan untuk selalu berdiskusi dengan dokter pribadi Anda mengenai hal ini. Akan jauh lebih baik jika dilakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan kondisi tubuh. Jika memang tak memungkinkan berpuasa, lebih baik taati anjuran dokter.

5 Alasan Beli Obat di Lifepack

Efek Berpuasa bagi Penderita Penyakit Jantung

Lalu bagaimana dengan para penderita jantung yang sudah menjalankan ibadah puasa? Apakah ada efek yang berpengaruh besar pada kondisi kesehatan mereka? Sebuah penelitian menyebutkan bahwa berpuasa selama bulan Ramadan tidak akan memberi efek berlebih pada kondisi pasien. Jika kondisi pasien stabil maka ibadah puasa bukan suatu masalah untuk dijalani. 

Jika dijalankan dengan cara yang tepat, berpuasa justru bisa memberi manfaat bagi penderita penyakit jantung. Kontrol makanan yang dikonsumsi akan jauh lebih mudah dilakukan selama berpuasa. Selama jenis makanan yang dikonsumsi tetap terkendali maka berpuasa justru bisa memberi manfaat. Namun, hal ini harus diimbangi dengan minum cukup air dan ketaatan dalam mengonsumsi obat.

Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antre. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store.

Ditulis oleh: Hairun Nisa

Konsultasi Bersama Dokter kami secara Gratis, dan Dapatkan Resep Obat anda

Konsultasi Sekarang

Referensi

Pertanyaan Seputar Lifepack

+

Apa itu Lifepack?

+

Apa yang membuat Lifepack berbeda dengan yang lain?

+

Apa saja metode pembayaran yang tersedia di Lifepack?

+

Berapa lama pengiriman obat saya?

+

Dokter spesialis apa saja yang tersedia di Lifepack?

Konsultasi Bersama Dokter kami secara Gratis, dan Dapatkan Resep Obat Anda

Yuk, segera

Konsultasi Sekarang

Konsultasi mobile Bersama Dokter kami secara Gratis, dan Dapatkan Resep Obat anda

Konsultasi Sekarang

Jaminan Lifepack untuk Anda

100% Obat Asli

Semua produk yang kami jual dijamin asli dan kualitas terbaik.

Dijamin Lebih Murah

Kami menjamin akan mengembalikan uang dari selisih perbedaan harga.

Gratis Ongkir

Tak perlu antre. Kami kirim ke alamat Anda. GRATIS!

5 Alasan Beli Obat di Lifepack

Kebersihan Apotek Selalu Terjaga

Apoteker selalu dicek suhu badannya

Apoteker selalu menggunakan Sanitizer

Kemasan obat praktis dan aman

Pengiriman dilakukan tanpa kontak langsung

Artikel Terkait

obat penghilang bau mulut di apotek

7 Obat Penghilang Bau Mulut di Apotek

Hidup Sehat   12/05/2022
obat tangan kesemutan di apotek

4 Obat Tangan Kesemutan di Apotek

Hidup Sehat   05/05/2022
bahaya bakteri salmonella

Bahaya Bakteri Salmonella dalam Kinder Joy

Ibu dan Anak   29/04/2022
makanan yang sebaiknya dihindari saat buka puasa

4 Makanan yang Sebaiknya Dihindari Saat Buka Puasa

Hidup Sehat   28/04/2022
tips mudik lebaran

Syarat dan Tips Mudik Lebaran 2022

Hidup Sehat   27/04/2022

Tebus Obat Tak Perlu Antre Lagi

Dapatkan atau Upload resep, obat siap dikirim ke lokasi Anda

Chat via Whatsapp

Respon Cepat, Jawaban Akurat

Download Aplikasi

Obat Dijamin Asli, Lengkap dan Murah

Pelajari Lebih Lanjut

Metode Pembayaran

metode pembayaran

Partner Pengiriman