fbpx

Obat Domperidone: Dosis, Cara Menggunakan, dan Efek Samping

Mei 12, 2020 | Obat | 0 Komentar

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Denny Archiando

Ditinjau oleh: dr. Denny Archiando

Domperidone obat apa? Pertanyaan tersebut kerap datang dari para pasien. Domperidone adalah obat yang bermanfaat untuk meredakan rasa mual dan muntah, gangguan di perut, dan rasa tidak nyaman karena kekenyangan. Biasanya dokter akan meresepkan obat ini untuk jangka pendek. 

Domperidone bekerja dengan mempercepat proses pencernaan makanan di dalam lambung, sehingga rasa mual dapat dihentikan. Terlepas dari itu, penggunaan domperidone harus dilakukan secara hati-hati, karena berisiko mengganggu detak jantung. 

Beberapa mereka dagang dari produk domperidone, diantaranya Vomistop, Vometa/Vometa FT, Vomitas, Vosedon, Vesperum, DOM, Dome/Dome FT, Dometa, Galdom, Gerdilium, Grameta, Fudo, Costil, Motilium, Yaridon, dan Regit.

Domperidone merupakan obat resep yang termasuk dalam golongan antiemetik yang bermanfaat untuk meredakan rasa mual dan muntah, gangguan pencernaan, dan refluks asam lambung (GERD). Domperidone dapat digunakan oleh orang dewasa dan anak-anak, yang tersedia dalam bentuk tablet, sirup, dan suppositoria (lewat dubur).

Percobaan penggunaan obat ini pernah dilakukan pada binatang, dan ditemukan adanya efek samping terhadap janin, namun belum ada studi yang terkontrol pada wanita hamil. Sehingga, obat ini boleh digunakan oleh ibu hamil dan menyusui jika besar manfaatnya melebihi besar risiko terhadap janin.

Peringatan

  • Wanita hamil, penggunaan obat harus sesuai dengan anjuran dokter. 
  • Wanita yang sedang menyusui, tidak disarankan untuk mengonsumsi obat ini.
  • Dosis anak-anak, sebaiknya tanyakan kepada dokter.
  • Bagi Anda yang menderita gangguan ginjal dan hati, memiliki tumor pada kelenjar hipofisis, dan penyakit jantung diharapkan untuk berhati-hati dalam mengkonsumsi obat ini.
  • Segera hubungi dokter, jika Anda mengalami reaksi alergi atau overdosis setelah minum obat ini.

Dosis Obat Domperidone

Berikut ini adalah dosis penggunaan domperidone berdasarkan kondisi yang diobatinya. 

Bentuk obat: oral.

  • Meredakan mual dan muntah pada orang dewasa dan anak usia diatas 12 tahun atau diatas 35 kg, dosis 10 mg diminum tiga kali sehari dan dosis maksimum sebanyak 30 mg per hari.
  • Anak usia kurang dari 12 tahun dengan berat badan maksimum 35 kg, berikan dosis 0,25 mg/kg BB (Berat Badan) dan dikonsumsi hingga tiga kali sehari, dengan dosis maksimum 0,75 mg/kg BB per hari.
  • Mengobati gangguan pergerakan saluran pencernaan, untuk orang dewasa, dikonsumsi dengan dosis 10 mg per hingga tiga kali sehari, dengan dosis maksimum 30 mg per hari. 

Bentuk obat: suppositoria

  • Untuk meredakan mual dan muntah, untuk orang dewasa dan anak usia di atas 12 tahun dengan dosis 30 mg, diberikan dua kali sehari.
  • Untuk anak usia kurang dari 12 tahun dengan berat badan lebih dari 15 kg, diberikan dengan dosis 0,75 mg/kg BB dua kali sehari. 

Cara Benar Menggunakan Obat Domperidone

Konsumsilah domperidone dengan mengikuti anjuran dokter dan baca terlebih dahulu informasi yang tertera pada kemasan domperidone sebelum Anda mengkonsumsinya.

Domperidone sebaiknya dikonsumsi 30 menit sebelum makan. Pastikan ada jarak waktu yang cukup setelah Anda mengkonsumsinya sebelum mengonsumsi dosis selanjutnya.

Obat ini biasanya hanya digunakan untuk pengobatan jangka pendek, yaitu tidak lebih dari dua minggu. Jika Anda sudah mengkonsumsi domperidone selama lebih dari satu minggu, namun Anda masih merasakan gejala mual dan muntah, maka sebaiknya Anda menghentikan penggunaan domperidone. Lalu, konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. 

Interaksi Domperidone pada Tubuh

Penggunaan domperidone untuk mengatasi rasa sakit dapat menghambat efek hipoprolaktinemia dari bromokriptin. Selain itu, efek pengosongan lambung dengan menggunakan domperidone dapat terhambat jika Anda menggunakannya bersama obat analgesik jenis opioid dan antimuskarinik. 

– – – – – – Editorial Pick – – – – – –
Obat Cataflam: Kegunaan, Cara Pakai, dan Efek Samping
Obat Meloxicam, Obat untuk Rasa Nyeri Akibat Asam Urat
Obat Simvastatin: Obat Penurun Lemak Jahat dan Kolesterol
Obat Natrium Diklofenak: Obat Pereda Nyeri Sendi
Apa itu Cefixime? Obat Golongan Antibiotik untuk Infeksi Bakteri
Obat Paracetamol: Dosis, Cara Konsumsi, dan Efek Samping
Cetirizine, Rekomendasi Obat Penyembuh Alergi
Mengenali Jenis Obat Ibuprofen dan Manfaatnya

Efek Samping dan Bahaya Domperidone

Efek samping yang umumnya terjadi setelah mengkonsumsi domperidone adalah mulut terasa kering. Ada juga beberapa efek samping yang lain yang mungkin namun jarang terjadi, yaitu sebagai berikut.

  • Pusing
  • Sakit kepala
  • Cemas
  • Denyut jantung meningkat
  • Diare
  • Mengantuk
  • Nyeri di payudara.

Pasien yang mengkonsumsi atau menggunakan domperidone harus segera dilarikan ke rumah sakit jika mengalami beberapa gejala overdosis, seperti berikut ini.

  • Gangguan kesadaran
  • Gelisah
  • Kejang
  • Mengantuk
  • Disorientasi 

Nah itulah tadi info lengkap mengenai obat domperidone. Pastikan selalu ikuti petunjuk pemakaiannya ya. 

Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antri. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis