Pernahkah Anda mendengar obat cataflam? Ya, mungkin Anda bertanya-tanya cataflam obat apa? Obat cataflam adalah salah satu jenis obat pereda nyeri yang lebih banyak dikenal masyarakat sebagai obat sakit gigi. Obat ini sendiri tergolong ke dalam jenis obat NSAID (Nonsteroidal Anti-inflammatory Drugs) atau obat anti inflamasi non steroid. Kandungan di dalam obat cataflam adalah diclofenac potassium yang bekerja dengan mengurangi zat penyebab peradangan maupun bengkak pada tubuh.
Banyak orang mengira bahwa obat cataflam hanya digunakan sebagai pereda sakit gigi. Padahal, obat ini memiliki fungsi yang lebih luas yang patut diketahui. Lantas apakah cataflam dapat mengobat penyakit lainnya? Berikut ulasan lengkapnya.
5 Fungsi Obat Cataflam
Fungsi obat cataflam secara umum berfungsi sebagai obat Pereda nyeri atau anti inflamasi dan anti arthritis (Baca juga (https://lifepack.id/apa-itu-obat-cataflam-dan-kegunaannya-bagi-tubuh/)). Berikut adalah fungsi obat ini yang umum digunakan:
1. Obat Osteoarthritis
Obat ini berfungsi untuk meredakan rasa nyeri yang timbul akibat arthritis. Agar dapat merasakan manfaat dari obat ini umumnya diperlukan waktu sekitar 2 minggu dengan konsumsi rutin agar manfaat penuh obat dapat dirasakan.
2. Meredakan Nyeri punggung
Obat ini juga dapat membantu meredakan rasa nyeri pada punggung akibat berbagai faktor.
3. Pereda Nyeri Haid
Karena sifat obat itu sendiri yang berfungsi untuk mengurangi produksi zat dalam tubuh penyebab nyeri maka obat ini juga sering digunakan untuk meredakan nyeri akibat haid (Baca juga (https://lifepack.id/cataflam-obat-yang-dapat-atasi-berbagai-rasa-nyeri/)).
4. Sakit Gigi
Obat sakit gigi cataflam lebih dikenal karena fungsinya untuk mengobati sakit gigi. Obat ini ampuh dalam mengatasi rasa sakit yang timbul akibat sakit gigi. Oleh karena itu tidak heran cataflam obat sakit gigi yang sering diandalkan oleh masyarakat. Meski begitu, obat ini juga memiliki fungsi secara umum sebagai pereda nyeri tidak hanya untuk sakit gigi.
5. Nyeri Akibat Asam Urat
(https://lifepack.id/asam-urat/) berlebih dapat menyebabkan pembengkakan dan nyeri pada persendian terutama anggota gerak. Obat cataflam berfungsi untuk menurunkan rasa sakit dan nyeri tersebut.
6. Gusi Bengkak
Selain sakit gigi, cataflam juga dapat digunakan untuk gusi bengkak. Obat ini dapat meredakan pembengkakan akibat peradangan yang terjadi pada gusi.
Obat cataflam selain digunakan untuk terapi pengobatan, terkadang obat ini juga hanya dikonsumsi sesuai kebutuhan. Artinya obat baru dikonsumsi ketika muncul tanda saja dan biasanya hanya dikonsumsi satu atau dua tablet sampai gejala sakit menghilang.
Untuk penggunaan obat yang seperti ini perlu diketahui bahwa obat baru akan bekerja optimal apabila dikonsumsi saat tanda pertama nyeri muncul. Namun, apabila ketika konsumsi baru dilakukan ketika gejala rasa sakit telah memburuk, bisa jadi obat sudah tidak akan berfungsi optimal. Sebaiknya segera periksakan diri ke dokter apabila kondisi semakin memburuk.
Cara Minum Obat Cataflam yang Tepat
Cataflam tersedia dalam bentuk tablet yang dikonsumsi secara oral yakni diminum. Cara minum cataflam sendiri sama dengan obat lainnya yakni diminum dengan segelas air penuh yaitu 240 mililiter. Setelah meminum obat ini tidak disarankan untuk berbaring selama sekurang-kurangnya 10 menit. Hal ini untuk mencegah tersedak apabila langsung berbaring ketika habis minum obat.
Obat ini dapat dikonsumsi bersamaan dengan makanan maupun antasida untuk mencegah sakit perut. Sayangnya, mencampurkan obat ini dengan beberapa jenis makanan atau minuman dapat memperlambat penyerapan obat ini.
Ketika menelan obat sebaiknya langsung ditelan utuh dan jangan dihancurkan ataupun dikunyah. Hal ini bertujuan agar lapisan khusus yang ada pada tablet tidak hancur akibat proses pengunyahan maupun penghancuran tablet. Ketika lapisan khusus hilang dikhawatirkan efek samping meningkat.
Efek Samping Penggunaan Obat
Obat cataflam memiliki beberapa efek samping yang mungkin timbul pada tubuh. Risiko efek samping yang biasa dapat timbul adalah pendarahan lambung. Untuk mengurangi risiko efek samping sebaiknya konsumsi obat dengan dosis rendah dalam waktu yang singkat. Oleh sebab itu, usahakan agar dosis disesuaikan dengan anjuran dokter untuk mengurangi kemungkinan efek samping.
– – – – – – Editorial Pick – – – – – –
(https://lifepack.id/obat-meloxicam-obat-untuk-rasa-nyeri-akibat-asam-urat/)
(https://lifepack.id/obat-simvastatin-obat-penurun-lemak-jahat-dan-kolesterol/)
(https://lifepack.id/obat-natrium-diklofenak-obat-pereda-nyeri-sendi/)
(https://lifepack.id/apa-itu-cefixime-obat-golongan-antibiotik-untuk-infeksi-bakteri/)
(https://lifepack.id/obat-paracetamol-dosis-cara-konsumsi-dan-efek-samping/)
(https://lifepack.id/cetirizine-rekomendasi-obat-penyembuh-alergi/)
(https://lifepack.id/mengenali-jenis-obat-ibuprofen-dan-manfaatnya/)
(https://lifepack.id/imboost-force-suplemen-untuk-menjaga-daya-tahan-tubuh/)
Kontraindikasi Obat Cataflam
Cataflam dapat menimbulkan kontraindikasi pada orang dengan hipersensitivitas terhadap diklofenak. Obat ini juga tidak boleh diberikan kepada pasien yang mengalami asma, urtikaria, atau orang dengan reaksi alergi setelah minum aspirin atau obat-obatan NSAID lainnya. Selain itu cataflam juga dikontraindikasikan untuk pengobatan nyeri perioperatif pada pengaturan arteri koroner operasi bypass graft (CABG).
Download aplikasi Lifepack di Playstore dan Appstore, (http://lifepack.id) untuk tebus resep obat. Solusi berobat bebas antri.
Ditulis oleh: Nada Karisma
Refenresi
















