Cataflam 25 mg sachet 50’s adalah obat yang masuk dalam golongan obat NSAIDs (Nonsteroidal Anti-inflammatory Drugs). Obat ini bekerja sebagai anti inflamasi atau anti radang dan anti nyeri yang efektif untuk meredakan gejala rasa nyeri pada sakit gigi, asam urat, ostheoarthritis dan lainnya**.**
| Cataflam 25 mg | |
|---|---|
| Golongan Obat | Obat Resep |
| Komposisi | Kalium Diclofenac 25 mg |
| Klasifikasi Obat | Obat Pereda Nyeri |
| Kemasan | 1 Dos 5 Strip @10 Tablet @25 mg |
| Petunjuk Penyimpanan | Simpan di tempat keringSimpan di bawah suhu 30oTerhindar dari sinar matahari langsung |
| Produsen | PT Novartis Indonesia |
| Nomor Izin Edar (NIE) | DKL0822244610A6 |
| Tanggal Kedaluwarsa | 31/07/2023 |
Mengapa Memilih Cataflam 25 mg
Peradangan dalam tubuh dapat memacu timbulnya rasa nyeri yang dirasakan ketika haid, sakit gigi maupun asam urat. Rasa Nyeri yang timbul berdenyut berulang kali dan biasanya diiringi rasa seperti ditusuk dalam beberapa waktu. Obat Cataflam 25 mg efektif digunakan untuk meredakan nyeri dengan kandungan kalium diclofenac yang bekerja sebagai anti radang di tubuh.
Kenapa Beli di Lifepack
- 100% jaminan obat asli
- Harga yang lebih murah
- Tidak perlu antre karena obat langsung diantar ke rumah
Manfaat Cataflam 25 mg
- Membantu meringankan gejala nyeri arthritis.
- Membantu meringankan nyeri pada gusi bengkak.
- Membantu meringankan nyeri pada saat haid.
- Membantu meringankan nyeri pada gigi
- Membantu meringankan nyeri asam urat.
Cara Pemakaian dan Dosis
Berikut dosis pemberian obat sesuai dengan keluhan yang diderita pasien:
- Meredakan nyeri pada bagian tulang maupun persendian
Dosis: 18-35 mg, 3 kali sehari
- Meredakan keluhan ostheoarthritis
Dosis: 50 mg, 2-3 kali sehari
- Meredakan keluhan nyeri haid
Dosis: 50 mg, 3 kali sehari
- Meredakan keluhan rheumatoid arthritis
Dosis: 50 mg, 3-4 kali sehari
Efek Samping
Berikut beberapa efek samping yang dimungkinkan dapat timbul saat konsumsi obat Cataflam 50 mg:
- Mual
- Muntah
- Ulkus lambung dan duodenum
- Gangguan menstruasi secara normal
Konsumsi dalam jangka panjang berpengaruh pada hal berikut:
- Kerusakan organ ginjal
- Reaksi dermatologis seperti dermatitis eksfoliatif dan sindrom Stevens-Johnson
Perhatian Penggunaan
Pada penggunaan obat Cataflam 25 mg, haruslah memperhatikan hal sebagai berikut:
- Pasien penderita maag dan memiliki riwayat maag, penggunaan obat berisiko meningkatkan pendarahan gastrointestinal
- Pasien penderita hipertensi, dilakukan pemantauan guna mengantisipasi peningkatan tekanan darah
- Bagi pasien dengan fungsi hati dan ginjal buruk tidak diperkenankan konsumsi obat
- Ibu hamil dan menyusui, konsumsi obat dilakukan sesuai dengan petunjuk dari dokter
Interaksi Dengan Obat Lain
Potensi terjadi interaksi dapat terjadi jika obat dikonsumsi bersamaan dengan obat:
- Methotrexate, kuinolon (ciprofloxacin), sulfonilurea (glipizide), berpotensi meningkatkan risiko efek samping obat tersebut
- Aspirin, kortikosteroid (prednisone), antikoagulan (warfarin), heparin, selective serotonin reuptake inhibitor (fluoxetine), berpotensi meningkatkan risiko pendarahan lambung









