Cataflam D 50 mg sachet 50’s merupakan obat resep yang tergolong dalam obat NSAIDs yang bekerja sebagai anti radang atau anti inflamasi dan anti nyeri. Cataflam digunakan sebagai pereda nyeri pada sakit gigi, asam urat, ostheoarthritis, nyeri pada waktu haid dan nyeri karena batu empedu atau batu ginjal.
| Cataflam D 50 mg | |
|---|---|
| Golongan Obat | Obat Resep |
| Komposisi | Kalium Diclofenac 50 mg |
| Klasifikasi Obat | Obat Pereda Nyeri |
| Kemasan | 1 Dos Isi 5 Strip @10 tablet @50 mg |
| Petunjuk Penyimpanan | Simpan di tempat keringSimpan di bawah suhu 30oTerhindar dari sinar matahari langsung |
| Produsen | PT Novartis Indonesia |
| Nomor Izin Edar (NIE) | DKL0822244610A8 |
| Tanggal Kedaluwarsa | 01/03/2024 |
Mengapa Memilih Cataflam 50 mg
Rasa nyeri dapat timbul karena adanya peradangan yang terjadi dalam tubuh. Rasa nyeri tersebut menimbulkan rasa yang tidak nyaman serta rasa sakit pada tubuh. Obat Cataflam 50 mg dapat digunakan sebagai obat pereda nyeri yang mengandung kalium diklofenak yang bekerja sebagai anti radang atau anti nyeri pada tubuh.
Kenapa Beli di Lifepack
- 100% jaminan obat asli
- Harga yang lebih murah
- Tidak perlu antre karena obat langsung diantar ke rumah
Manfaat Cataflam 50 mg
- Membantu meredakan nyeri karena arthritis.
- Membantu meredakan nyeri pada gusi
- Membantu meredakan nyeri yang terjadi ketika haid
- Membantu meredakan nyeri gigi
- Membantu menurunkan rasa nyeri asam urat.
Cara Pemakaian dan Dosis
Berikut dosis pemberian obat berdasarkan keluhan yang diderita pasien:
- Meredakan nyeri seperti nyeri haid, nyeri asam urat dan nyeri sakit gigi
Dosis: 50-100 mg, 3 kali dalam sehari
- Meredakan keluhan ostheoarthritis
Dosis: 50 mg, 2-3 kali dalam sehari
- Meredakan keluhan rheumatoid arthritis
Dosis: 50 mg, 3-4 kali dalam sehari
Efek Samping
Berikut beberapa efek samping yang dapat timbul saat konsumsi obat Cataflam 50 mg:
- Mual
- Muntah
- Gangguan menstruasi secara normal
Konsumsi obat dalam jangka panjang dapat berpengaruh pada beberapa organ seperti:
- Pendarahan pada saluran pencernaan atau gastrointestinal
- Reaksi dermatologis seperti sindrom Stevens-Johnson dan dermatitis eksfoliatif
Perhatian Penggunaan
Pada penggunaan obat Cataflam 50 mg, haruslah memperhatikan hal sebagai berikut:
- Pasien penderita jantung, gagal jantung maupun stroke tidak diperkenankan mengonsumsi obat
- Pasien penderita maag dan punya riwayat maag, penggunaan obat meningkatkan risiko pendarahan gastrointestinal
- Pasien penderita hipertensi, penggunaan obat harus dilakukan pemantauan
- Pasien dengan kondisi fungsi hati dan ginjal yang buruk tidak diperkenankan konsumsi obat
- Ibu hamil dan menyusui, tidak diperkenankan konsumsi obat tanpa sepengetahuan dari dokter
Interaksi Dengan Obat Lain
Potensi terjadi interaksi dapat terjadi jika obat dikonsumsi bersamaan dengan obat:
- Kortikosteroid (prednisone), aspirin, antikoagulan (warfarin), heparin, karena dapat meningkatkan risiko pendarahan lambung
- Kuinolon (ciprofloxacin), sulfonilurea (glipizide), methotrexate, siklosporin karena dapat meningkatkan risiko efek samping obat tersebut









