fbpx

Fluocinolone Acetonide

Agu 13, 2020 | direktoriObat, Informasi Kesehatan Obat dari Huruf F | 0 Komentar

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Irma Lidia

Fluocinolone Acetonide adalah salah satu obat yang termasuk dalam golongan kortikosteroid. Mungkin Anda bertanya-tanya fluocinolone acetonide obat apa? Kortikosteroid atau yang sering dikenal dengan sebutan steroid adalah jenis obat anti-inflamasi yang dapat digunakan untuk berbagai macam kondisi. Obat fluocinolone acetonide golongan kortikosteorid ini tersedia dalam berbagai macam bentuk seperti steroid oral (tablet), suntikan, inhaler (yang biasa digunakan untuk semprotan pada mulut atau hidung), steroid topikal (gel dan cream), dan lotion. Jika anda ingin menggunakan jenis obat ini dalam bentuk steroid topikal yang berbentuk gel atau krim, maka anda hanya diperbolehkan untuk menggunakan atau mengaplikasikannya secara tipis. Hal ini bertujuan untuk meminimalkan serapan ke dalam tubuh melalui kulit.

Namun apakah obat ini menimbulkan efek samping? Bagaimana cara menggunakan obat Fluocinolone Acetonide? Berapa dosis yang tepat? Simak selengkapnya pada ulasan yang telah Tim Lifepack buat berikut ini.

Informasi

Sebagai salah satu obat topikal, Fluocinolone Acetonide secara khusus diperuntukkan untuk mengatasi atau mengobati gatal-gatal, kemerahan, kulit kering, pengerasan kulit, peradangan, dan  berbagai macam kondisi yang diakibatkan oleh penyakit kulit. Umumnya obat ini digunakan pada beberapa penyakit termasuk dermatosis inflamasi, dermatitis, psoriasis, jaringan hipertrofik, keloid, dan dermatitis atopik.

Hampir semua kondisi kulit yang menimbulkan rasa ketidaknyamanan pada kulit. Obat fluocinolone Acetonide akan mengurangi pembengkakan, kemerahan, dan gatal-gatal pada kulit dengan cara mengaktifkan bahan alami yang ada pada kulit. Obat Fluocinolone Acetonide ini juga merupakan bagian dari terapi kombinasi yang penggunaannya dapat dicampur dengan obat-obatan lain. Obat ini dapat anda dapatkan dengan menggunakan resep dokter. Sehingga jangan pernah menambah atau mengurangi dosis tanpa pengawasan dokter.

Dosis

Obat fluocinolone acetonide tersedia dalam berbagai macam bentuk seperti fluocinolone acetonide gel atau fluocinolone acetonide cream, salep, larutan, shampoo, dan minyak. Karena memiliki bentuk yang beragam, dosis penggunaannya pun berbeda-beda, berikut ini dosis Fluocinolone Acetonide yang biasa diberikan :

Dosis untuk Obat Topikal (Oles)

Dermatosis kortikosteroid responsif untuk dewasa 0,0025 – 0,025% cream/ gel / lotion / salep. Oleskan secara tipis-tipis ke area yang mengalami keluhan sebanyak 3-4 kali sehari.

Karena obat ini harus melalui resep dokter, maka anda tidak perlu khawatir karena pasti dokter akan memberikan dosis obat yang tepat dan sesuai dengan tanda atau gejala yang anda alami. Selalu ikuti petunjuk dan anjuran yang tertera pada kemasan. Jika tidak mengerti anda bisa menanyakannya langsung kepada dokter atau apoteker yang bertugas untuk mengurangi efek samping yang mungkin saja bisa terjadi. Perubahan pada kondisi kulit anda akan membaik kurang lebih selama 2 minggu penggunaan. Namun jika dirasa selama penggunaan tidak ada perubahan dan merasakan gejala lain, maka segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Kontraindikasi

Selama penggunaan Fluocinolone Acetonide, pastikan anda memberitahu kondisi tubuh anda secara terbuka kepada dokter agar dokter dapat mengetahui langkah apa yang tepat untuk mengatasi keluhan anda. Usahakan untuk selalu mengikuti anjuran dari dokter dan jangan pernah mengurangi atau menambah dosis obat tanpa perintah dari dokter

Interaksi dengan Obat Lain

Meskipun obat ini merupakan bagian dari terapi kombinasi yang penggunaannya dapat dicampur dengan obat-obatan lain. Beritahu dokter obat resep/obat bebas / produk herbal yang sedang anda gunakan, terutama obat-obatan jenis kortikosteroid (misalnya, prednison), kortikosteroid lain yang dioleskan ke kulit (misalnya, hidrokortison), obat yang menurunkan sistem kekebalan tubuh seperti siklosporin.

Sampaikan kepada dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan lain sebelum menggunakan obat Fluocinolone Acetonide. Jika kedua obat ini memang diperlukan dan diresepkan secara bersamaan dokter akan mengubah dosis atau mengatur seberapa banyak Anda akan menggunakan obat-obatan tersebut.

Anda juga perlu memberi tahu dokter jika sedang atau akan mengonsumsi vitamin dan suplemen tertentu untuk menghindari terjadinya interaksi obat.

Kelompok Orang Berisiko

Penggunaan obat Fluocinolone Acetonide akan beresiko bagi anda yang memiliki masalah kesehatan seperti katarak, retina terpisah, radang mata (endophthalmitis), infeksi mata, glaukoma, infeksi herpes pada mata (Baca juga 6 Tips Cara Menghilangkan Kantung Mata).

Anda perlu memberi tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan serius seperti gangguan ginjal dan hati sebelum mengonsumsi obat ini. Selain itu Anda juga perlu mengonsultasikan obat ini jika Anda sedang hamil untuk mengetahui apakah obat ini dapat berpengaruh pada kondisi kehamilan Anda.

Efek samping

Setiap mengonsumsi obat, apapun itu jenisnya pasti akan menimbulkan efek samping. Efek samping yang akan muncul juga bermacam-macam, mulai dari efek samping yang ringan hingga efek samping serius. Gejala efek samping yang dirasakan oleh satu orang dengan orang yang lainnya pun juga pasti akan berbeda. Namun efek samping yang bisa terjadi akibat penggunaan obat Fluocinolone Acetonide adalah sebagai berikut :

  1. Kulit kering
  2. Kulit pecah-pecah
  3. Kulit mengelupas
  4. Kemerahan
  5. Iritasi kulit
  6. Gatal
  7. Jerawat (Baca juga 7 Cara Mencegah dan Mengobati Jerawat)
  8. Rasa panas dan terbakar pada kulit

Jika setelah mengonsumsi Fluocinolone Acetonide anda merasakan gejala seperti yang telah disebutkan diatas atau gejala lain yang terasa tidak wajar, segera hubungi dokter atau layanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan yang lebih lanjut. Obat ini juga tidak boleh digunakan dalam jangka panjang pada daerah sekitar kelopak mata dan sekitarnya karena akan mengakibatkan penipisan lapisan epidermal, telangiectasia, striae, peningkatan tekanan intraokular, katarak, glaukoma, ulkus kornea, dan peningkatan tekanan intrakranial. 

Cara Konsumsi 

Fluocinolone Acetonide hanya untuk digunakan pada bagian kulit tubuh saja, tidak untuk penggunaan dalam. Meskipun digunakan untuk bagian kulit luar, namun jangan menggunakan obat ini pada bagian wajah, pangkal paha, atau ketiak tanpa adanya arahan dari dokter. Pastikan tangan sudah bersih sebelum mengaplikasikan obat ini, ambil produk dan oleskan secara tipis pada bagian yang bermasalah. Gosok dengan lembut hingga meresap, gunakan 3 – 4 kali sehari. Jangan tutup bagian kulit yang sedang diolesi obat Fluocinolone Acetonide kecuali perintah dari dokter.

Pastikan Anda memahami cara penggunaan Fluocinolone Acetonide. Jika Anda kurang memahaminya, tanyakan pada dokter atau apoteker sebelum menggunakan obat ini.

Itulah informasi mengenai obat fluocinolone acetonide. Semoga bermanfaat.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis