fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Fala Adinda

Ditinjau oleh: dr. Fala Adinda

Agomelatine merupakan salah satu obat yang digunakan para penderita yang memiliki gangguan depresi. Obat anti depresi ini termasuk golongan obat-obatan dalam kelompok farmakologi reseptor antagonis, dopamine serta serotonin. 

Pada beberapa kasus, agomelatine memiliki dampak positif bagi penderita gangguan depresi mayor dan cara kerja obat tersebut begitu aktif dan berfungsi dengan baik. Penggunaan agomelatine tidak dianjurkan bagi penderita di atas usia 75 tahun.  

Informasi

Agomelatine diperuntukan bagi penderita yang mengalami gangguan depresi mayor. Sebagai obat antidepresan atipikal yang mengandung bahan aktif, sifat dari Agomelatine akan menstimulasi fungsi pada saraf yang dapat membantu menurunkan rasa cemas berlebih, takut, bingung atau bagi penderita yang mengalami gangguan sulit tidur seperti insomnia.  Obat ini terdapat zat aktif yang prosedurnya terarah sehingga efeknya tidak begitu mempengaruhi sistem penting lainnya di dalam tubuh. 

Dosis

Badan obat dari WHO merekomendasikan penggunaan obat agomelatine dapat digunakan untuk terapi depresi kurang lebih selama 6 bulan setelah pasien melewati masa berakhirnya tahap depresi. Dalam pemakaian obat ini, ada beberapa resep untuk ukuran dosis yang digunakan.

Bagi orang dewasa di atas usia 18 tahun, ukuran dosis penggunaan agomelatine dapat diberikan sekitar 25 mg/hari. Obat ini dapat Anda minum dalam 1 kali sehari yaitu pada saat malam hari. Jika kondisi penderita sedang dalam keadaan berobat jalan, maka setelah penggunaan agomelatine lebih dari 2 minggu, maka  Anda dapat meningkatkan konsumsi obat ini menjadi 50 mg/hari pada malam hari.

Apabila menggunakan dosis sendiri, penggunaan agomelatine harus menyesuaikan dengan resep dari medis. Karena obat ini akan menyebabkan reaksi yang menimbulkan efek samping hingga overdosis jika digunakan secara bebas dan berlebih tanpa petunjuk dokter. Selain dari pihak dokter atau medis terkait, agomelatine sering direkomendasikan untuk terapi para psikiater. Oleh karena itu, penderita harus mengetahui dosis yang sesuai dengan anjuran dari dokter maupun psikiater. 

Kontraindikasi

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan bagi penderita sebelum menggunakan obat agomelatine. Obat ini harus dilakukan dengan penggunaan yang tepat, sehingga harus digunakan sesuai dengan resep dan petunjuk dokter atau pihak psikiater. 

Interaksi dengan Obat Lain

Bagi penderita depresi, maka tidak disarankan mengonsumsi obat agomelatine dengan menggabungkan minuman yang mengandung alkohol. Pada beberapa pasien obat ini tidak diperbolehkan. 

Kelompok Orang Berisiko

Berdasarkan tablet eksipiennya, agomelatine tidak boleh digunakan bagi pasien yang mengalami kelainan laktosa, penyakit ginjal, galaktosemia, gangguan fungsi hati, diabetes, hypersensitive, glukosa malabsorpsi galaktosa serta ibu hamil dan menyusui.  

Efek Samping

Setelah beberapa kali melakukan riset dan pengujian klinis dengan melibatkan 4.600 pasien, sekitar 2.400 dari para pasien tersebut disarankan menggunakan obat agomelatine dengan ukuran 25-50 mg/hari. Dengan skala tersebut, efek samping yang ditemukan pada kasus ini berada dalam tingkat yang rendah hingga sedang. Hanya terdapat sedikit dari pasien yang mengalami beberapa efek samping dengan tingkat yang parah melalui skala dosis tersebut.

Namun ada beberapa efek samping yang akan dialami penderita setelah pengonsumsian agomelatine. Biasanya efeknya terjadi pada saat 2 minggu pertama setelah mengonsumsi obat ini. Efek samping yang ditimbulkan biasanya dalam rentang waktu yang terbilang pendek. Beberapa keluhan efek samping dari obat agomelatine antara lain: 

  • Sistem pencernaan (diare, sembelit, mulut kering, dan nyeri pada bagian epigastrium)
  • Sistem saraf (sakit kepala, pusing, insomnia, dan migrain)
  • Badan lemas
  • Hyperhidrosis
  • Sakit punggung 
  • Kelelahan
  • Mudah cemas dan penglihatan sedikit kabur

Sedangkan reaksi secara dermatologis, penderita akan mengalami keluhan pada bagian kulit seperti: gatal-gatal, eksim atopik, kulit kemerahan, dan ruam eritematosa.

Bagi pasien yang sedang hamil dan menyusui, terdapat juga efek samping dari penggunaan obat agomelatine. Beberapa efek samping yang ditimbulkan yaitu kesehatan janin terganggu, bayi lahir prematur, dan kemungkinan terjadinya keguguran. Oleh karena itu, memang disarankan agar pasien hamil dan menyusui tidak mengonsumsinya karena obat ini memiliki kontraindikasi baginya.

Cara Konsumsi

Cara mengonsumsi obat agomelatine tentunya harus sesuai dosis dan anjuran dari para dokter atau psikiater. Obat ini hanya dikonsumsi 1 kali sehari tepatnya pada malam hari sebelum tidur. Agar dapat sembuh lebih cepat, maka penggunaan obat ini dapat dilakukan secara rutin maupun berkala, tergantung dari saran dokter terhadap tingkat depresi yang dialami penderita.

Penggunaan obat agomelatine dilakukan secara oral yaitu pasien mengonsumsi dengan cara dikunyah. Setelah dikonsumsi, obat bekerja dengan cepat dan baik melalui sistem pencernaan. Pemberian pada ukuran dosis untuk terapi, reaksi obat bekerja sebanding dengan penggunaan pada umumnya. Obat ini dapat langsung dikonsumsi tanpa harus makan terlebih dahulu. 

Karena kandungan zat yang terdapat pada agomelatine tidak mempengaruhi sistem bioavailabilitas atau tingkat penyerapan yang tinggi. Agomelatine hanya diberikan pada pasien dengan tingkat depresi tinggi saja. Untuk gejala depresi lain konsumsi dapat dikurangi sesuai dosis terapi dari dokter.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis