Ditinjau oleh: dr. Irma Lidia
Kawat gigi merupakan kawat yang dipasang untuk membuat gigi atau rahang lebih rapi dan tidak bertumpuk. Permasalahan gigi dapat berasal dari kebiasaan buruk ataupun genetik. Kawat yang dirancang khusus oleh tenaga kesehatan ini membuat pemakainya nyaman saat melakukan aktivitas mulut seperti makan.
Alasan Memakai Kawat Gigi
Fungsi utama memakai alat ini yaitu untuk merapikan struktur gigi agar sesuai posisinya. Terdapat kondisi yang mengharuskan seseorang untuk memasang behel. Berikut alasannya.
1. Letak Gigi Depan yang Terlalu Maju
Gigi depan bagian bawah atau atas yang terlalu maju bisa dikembalikan dengan memasang behel. Kondisi ini disebabkan karena seringnya menghisap jempol saat kecil dan seringnya menjejak gigi dengan lidah. Posisi gigi depan yang seperti ini sebenarnya tidak mengganggu kesehatan. Namun jika ingin mendapatkan struktur gigi yang rata dan indah, cara ini dapat ditempuh.
2. Susunan Gigi Berantakan
Gigi yang berantakan dapat melukai gusi meradang hingga berdarah. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat mengganggu pertumbuhan gigi selanjutnya. Susunan gigi yang berantakan disebabkan faktor genetik maupun kurangnya perawatan saat kecil. Posisi gigi yang tumpang tindih (berantakan) juga dapat disebabkan karena menunda pencabutan gigi.
Gigi yang sudah goyang, segera dicabut agar tidak menghambat kebutuhan gigi selanjutnya. Jika gigi goyang tetap dibiarkan, gigi baru yang mulai tumbuh akan mendongkrak gigi goyang, sehingga pertumbuhannya menjadi tidak rata. Gigi baru tidak akan tumbuh sesuai posisinya.
Jaminan Lifepack untuk Anda
3. Artikulasi Bicara
Gigi yang berantakan dapat menimbulkan masalah pada artikulasi bicara. Pengucapan kata yang tidak jelas, mulut berliur, dan suara seperti menggumam. Kondisi ini merupakan gejala yang timbul dari posisi gigi yang berantakan. Pemasangan behel menjadi suatu hal yang diharuskan saat gejala ini menyerang orang dengan profesi yang membutuhkan public speaking.
4. Gigi Renggang
Gigi yang renggang dapat menjadi sarang bakteri yang membuat gigi berlubang. Ruang gigi yang renggang memicu sisa makanan mengendap di dalamnya. Gigi renggang sangat berpengaruh pada profesi yang memperhatikan intonasi dan warna suara seperti penyanyi. Gigi yang rapat dan renggang, akan menghasilkan suara yang berbeda.
5 Alasan Beli Obat di Lifepack
Jenis Kawat Gigi
Jenis behel atau kawat gigi pada umumnya dibagi menjadi dua jenis yaitu conventional braces dengan bantuan karet untuk menguatkannya dan harus sering kontrol ke dokter. Sedangkan behel lepas pasang, pemakaian behel harus diganti dua minggu sekali dan lebih fleksibel karena dapat dilepas. Kedua jenis ini memiliki banyak perbedaan dari segi fungsi, bahan, bentuk, serta cara penggunaannya.
- Behel metal berbahan silver besi anti karat yang diaplikasikan di setiap gigi.
- Behel keramik berwarna putih.
- Behel sapphire tak berwarna (bening) karena terbuat dari monocrystal dan tipis.
- Self ligating braces tanpa karet sebagai penguatnya karena menggunakan sistem tekanan pada besi yang digunakan.
- Invisalign berbentuk seperti cetakan gigi dengan warna transparan dan harus diganti dua minggu sekali.
Pengidap Diabetes Memakai Kawat Gigi
Diabetes merupakan penyakit degeneratif dan perlahan akan merusak tubuh jika tidak ditangani dengan baik. Salah satu organ yang akan mengalami kerusakan dengan adanya diabetes ini adalah gigi dan gusi. Diabetes lebih berisiko dua kali lipat terhadap kerusakan gusi. Gusi merupakan organ lunak tempat menempelnya gigi.
Pemakaian behel pada pasien diabetes dapat menambah tekanan pada gusi. Sehingga gusi menjadi stres dan tak mampu menahan gigi lebih kuat. Perawatan gigi harus lebih rutin seperti menyikat gigi, makan sehat dan tetap aktif bergerak. Hindari kegiatan tidak menyehatkan serta merokok dan jajan di luar.
Kenali tanda dan gejala pada mulut seperti merasakan hal yang berbeda dari biasanya saat menggigit. Gigi mulai sensitif dan gusi yang mengering karena kurangnya kadar air dan lendir di dalamnya. Gusi membengkak, memerah serta tekstur lunak. Sehingga gusi menjadi berdarah saat sikat gigi.
Jaminan Lifepack untuk Anda
Jika tidak diketahui gejala yang dialami merupakan salah satu ciri diabetes, maka perlu dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu. Jika mengalami gejala-gejala yang telah disebutkan maka sebelum pemasangan behel, sebaiknya dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu. Dapat melakukan pemeriksaan kadar glukosa dalam vena dan glukosa pada bagian oral.
Orang dengan diabetes yang tidak terkontrol memiliki risiko lebih tinggi masalah gigi. Mereka lebih mungkin mengalami infeksi pada gusi dan tulang yang menahan gigi pada tempatnya, karena diabetes dapat mengurangi suplai darah ke gusi. Gula darah tinggi juga bisa menyebabkan mulut kering dan memperburuk penyakit gusi, karenanya selalu kontrol gula darah dengan mengonsumsi obat teratur dan kontrol berkala.
5 Alasan Beli Obat di Lifepack
Lakukan pemasangan di dokter gigi profesional agar saat diberikan informasi tentang gejala yang dialami, dokter paham cara menindaklanjutinya. Beritahukan kepada dokter tentang gejala yang terjadi dan tanyakan terkait efek samping jika dilakukan pemasangan behel. Pemeriksaan kadar gula diperlukan sebelum memeriksa gigi.
Perlu perawatan gigi lebih khusus pada penyakit diabetes saat akan memasang kawat gigi. Pemakaian desinfektan gigi dapat mengurangi plak gigi. Beri selang waktu setelah menyikat gigi untuk melakukan kumur dengan desinfektan. Setelah diketahui mengalami gejala-gejala diabetes, pasien harus lebih sering melakukan kontrol ke dokter gigi untuk perawatan gigi.
Anda juga harus selalu sedia obat diabetes yang sudah disesuaikan dengan kondisi Anda. Lifepack menyediakan berbagai obat resep diabetes seperti Acarbose Dexa 100 MG 100 Tablet – Obat Antidiabetes (Rp229.500).
Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antri. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store.
Jaminan Lifepack untuk Anda
Ditulis oleh: Hairun Nisa