fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Irma Lidia

Seiring dengan perkembangan zaman, orang-orang mulai mengonsumsi makanan yang tidak sehat terutama makanan cepat saji. Makanan cepat saji seperti burger, pizza, ayam goreng dan sebagainya kebanyakan telah mengalami berbagai proses sehingga tidak memiliki banyak kandungan vitamin dan mineral namun tinggi kalori yang menyebabkan tubuh menjadi tidak sehat dan mudah terserang penyakit. 

Tubuh yang sehat tentu menjadi dambaan bagi setiap manusia. Tubuh yang sehat dan kuat akan membuat Anda tidak mudah terserang penyakit sehingga kualitas hidup Anda akan jauh lebih baik. Selain dengan olahraga teratur dan makan makanan bergizi, Anda mungkin membutuhkan suplemen atau multivitamin tambahan guna meningkatkan daya tahan tubuh Anda terutama di musim pandemi seperti sekarang.

Vitamin biasanya terdapat pada bahan makanan. Namun, panas tinggi hingga proses memasak yang terlalu lama bisa membuat koenzim rusak sehingga tidak bisa diserap tubuh. Agar tubuh tidak kehilangan vitamin, maka Anda sebaiknya tidak memasak makanan terlalu lama agar kandungan vitaminnya tidak hilang. Akan lebih baik lagi jika Anda juga mengonsumsi sayur-sayuran hijau serta buah-buahan yang bisa dimakan mentah baik secara langsung maupun diolah menjadi salad.

Informasi

Secara sederhana koenzim merupakan senyawa yang membantu kerja enzim. Koenzim terbentuk dari zat organik dan mineral seperti zink serta vitamin sedangkan enzim merupakan merupakan senyawa yang terbentuk dari protein yang sangat diperlukan dalam proses pencernaan. Tanpa enzim, proses pencernaan akan sulit dilakukan.

Salah satu koenzim yang penting bagi tubuh adalah koenzim B12. Senyawa ini digunakan sebagai katalisator guna membantu penyerapan vitamin B12 agar tubuh Anda tidak mengalami anemia. Vitamin B12 sendiri merupakan vitamin yang berperan dalam pembentukan protein, jaringan serta sel darah merah. Oleh karena itu, Koenzim B12 sering digunakan untuk mengatasi pasien malnutrisi, anoreksia serta anemia pernisiosa.

Di pasaran, Koenzim B12 termasuk golongan obat keras sehingga Anda tidak bisa mengonsumsinya sembarangan. Suplemen ini kerap dijual dalam bentuk tablet dengan harga yang cukup murah. Satu tablet Koenzim B12 biasanya dibandrol dengan harga sekitar 6 ribu rupiah saja.

Vitamin B12 ini secara alami terdapat dalam berbagai jenis makanan seperti daging, ikan, telur dan susu. Pada orang biasa, kebutuhan vitamin tersebut dapat dipenuhi dengan mengkonsumsi makanan-makanan tersebut namun pada beberapa kasus seperti pasien penderita kanker, gangguan pencernaan, HIV dan malnutrisi membutuhkan suplemen tambahan guna memenuhi kebutuhan vitamin B12-nya (Baca juga Vitamin B12: Manfaat dan Sumber Vitamin). 

Selain orang dengan kondisi medis tersebut, koenzim B12 juga kerap diresepkan kepada para vegetarian. Vitamin B12 sulit ditemukan dalam sayur-sayuran dan kacang-kacangan sehingga para vegetarian sering mengalami kekurangan vitamin B12.

Dosis

Secara umum belum ada yang ketentuan khusus yang mengatur dosis Koenzim B12 untuk pasien. Entah itu untuk pasien anak-anak, remaja, dewasa hingga lansia sering kali tidak ada keterangan yang memadai. Namun, pada beberapa kasus dokter akan meresepkan suplemen ini dengan dosis yang telah disesuaikan dengan kondisi pasien. Akan tetapi, untuk pengguna biasa dosis yang disarankan berkisar antara 1-6 mg per hari dan sebaiknya Anda tidak mengonsumsi lebih dari yang disarankan.

Kontraindikasi

koenzim-b12-vitamin-b12

Interaksi dengan Obat Lain

Belum ada informasi yang jelas tentang interaksi antara Koenzim B12 dengan obat-obatan lain. Jika Anda disarankan oleh dokter untuk mengonsumsinya maka sebaiknya Anda juga memberitahu obat-obatan apa saja yang tengah dikonsumsi untuk menghindari interaksi obat. 

Namun, jika Anda membelinya tanpa resep dari dokter maka sebaiknya Anda baca dengan teliti petunjuk yang ada bersamanya. Pastikan untuk membeli suplemen di tempat yang terpercaya agar terhindar dari produk palsu.

Kelompok Orang Berisiko

Sejauh ini, baru orang yang memiliki hipersensitivitas pada Koenzim B12 saja yang disarankan untuk tidak mengonsumsinya. Belum diketahui untuk pasien dengan penyakit berat lainnya. Namun, ada baiknya jika Anda berkonsultasi dulu dengan dokter dan ahli gizi untuk menentukan pengobatan seperti apa yang bisa meningkatkan peluang kesembuhan Anda.

Efek Samping

Belum ada keterangan tentang efek samping dari penggunaan suplemen ini. Namun, satu hal yang pasti Anda tidak boleh mengonsumsi suplemen ini secara berlebihan karena bisa berpotensi mengganggu kesehatan. Konsumsi yang melebihi batas wajar bisa saja membuat penggunanya mengalami overdosis sehingga justru malah memperburuk kondisinya.

Cara Konsumsi

Mengonsumsi suplemen ini caranya cukup mudah. Anda hanya perlu menelannya diantara waktu makan. Untuk hasil terbaik Anda harus menggunakannya tepat waktu serta mengkombinasikannya dengan diet sehat serta rajin mengonsumsi makanan sumber vitamin B12. Selain itu, olahraga dengan teratur bisa meningkatkan kesehatan dan daya tahan tubuh sehingga tidak mudah sakit (Baca juga 6 Olahraga yang Baik untuk Jantung Sehat).

Karena Koenzim B12 ini termasuk suplemen vitamin maka sebaiknya Anda menyimpannya di tempat yang aman, kering, terhindar dari sinar matahari langsung serta bebas dari gangguan anak-anak. Ingat untuk selalu menghabiskan obat yang telah diberikan oleh dokter serta sebisa mungkin selalu mentaati jadwal konsumsi obat. Bahkan jika dirasa perlu Anda bisa memasang alarm agar selalu ingat untuk meminum obat ini tiap hari. 

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis