fbpx
BerandaHidup SehatAlasan Dibalik Interval Vaksin COVID-19 28 Hari

Ditinjau oleh: dr. Irma Lidia
Pemberian vaksin COVID-19 masih bergulir hingga sekarang ini, sejak mulai dilaksanakan awal tahun lalu. Sebagaimana telah diketahui oleh banyak orang, pemberian vaksin dilakukan sebanyak 2 dosis, yang untuk vaksin tertentu, interval antara pemberian vaksin pertama dengan yang kedua adalah 28 hari. Mengapa interval vaksin COVID-19 28 hari? Simak ulasannya berikut ini. 

interval-vaksin-covid-19-28-hari

Interval Vaksin COVID-19 28 Hari antara Pertama dan Kedua

Anda mungkin sudah kerap mendengar bahwa pemberian vaksin dilakukan sebanyak 2 dosis, dengan adanya interval antara vaksin pertama dengan yang kedua. Interval atau jarak antara dosis pertama dengan yang kedua ini, berbeda antara satu vaksin dengan yang lainnya. Ada yang intervalnya terbilang dekat, serta ada pula yang harus menunggu beberapa minggu hingga vaksin kedua. 

Vaksin COVID-19 dengan merek Sinovac misalnya, yang intervalnya selama 28 hari, antara waktu pemberian dosis pertama dengan dosis yang kedua. Sebelumnya, rentang waktu 28 hari ini hanya dikhususkan untuk lansia saja, sedangkan interval untuk dewasa selama 14 hari. Namun interval tersebut kini diperbaharui, dengan waktu selama 28 hari untuk usia 18 hingga 59 tahun.  

Alasan Perubahan Interval Vaksin COVID-19 28 hari

Jangka waktu vaksin COVID-19 merk Sinovac yang sebelumnya berdurasi 14 hari untuk dewasa, sekarang menjadi 28 hari. Perubahan durasi waktu ini tentu saja menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat, apalagi mengingat Sinovac merupakan vaksin yang paling banyak digunakan di Indonesia. Agar tak lagi bertanya-tanya, simak alasan perubahan durasinya berikut ini. 

1. Efek Vaksin yang Lebih Protektif dan Optimal

jangka-waktu-vaksin-covid-19

Perubahan durasi waktu antara pemberian vaksin dosis pertama dan kedua ini disebutkan oleh Ahli Alergi dan Imunologi, Dokter Iris Rengganis, telah berdasarkan hasil penelitian. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa antibodi yang terbentuk jika interval vaksinasi COVID-19 menjadi 0 hingga 28 hari, maka efeknya akan lebih protektif dan optimal. 

“Menurut perusahaan Sinovac Biotech uji klinis di Brasil menunjukkan vaksin COVID-19-nya  hampir 20 persen lebih efektif pada kelompok yang menerima dua dosis dengan interval lebih lama. Jadi efeknya lebih protektif” tambah dr. Irma Lidia, tim dokter Lifepack

Jaminan Lifepack untuk Anda

2. Mempermudah Proses Pemberian Vaksin 

Sebelum dilakukan perubahan interval, antara lansia dan dewasa terdapat perbedaan jangka waktu pemberian dosis pertama vaksin dengan yang kedua. Para lansia akan menerima vaksin COVID-19 kedua mereka, 28 hari setelah vaksinasi yang pertama. Sedangkan untuk orang dewasa, vaksin kedua akan diberikan, 14 hari setelah vaksinasi yang pertama. 

Dengan dilakukannya perubahan durasi vaksin menjadi 28 hari, baik untuk lansia dan orang dewasa, maka pemberian vaksin akan jadi lebih mudah. Dikarenakan tidak adanya perbedaan jangka waktu, maka lansia dan orang dewasa akan bisa mengikuti vaksinasi secara berbarengan. Jika dalam satu keluarga terdiri atas orang dewasa dan lansia, bisa melakukan vaksinasi bersama.   

5 Alasan Beli Obat di Lifepack

3. Mempercepat Penggunaan Vaksin COVID-19

Alasan interval vaksin COVID-19 terjadi 28 hari selanjutnya adalah untuk mempercepat penggunaan vaksin tersebut. Perlu Anda ketahui bahwa masa pakai vaksin COVID-19 tersebut terbilang pendek, yakni hanya 6 bulan saja sejak tanggal produksi. Makanya, vaksin harus dipergunakan secepatnya, sehingga tak terjadi pemborosan vaksin karena telah melewati masa pakai. 

4. Interval Vaksin COVID-19 28 Hari Membuat Lebih Optimal, Namun Lebih Berisiko 

Interval vaksin COVID-19 28 hari, memang diketahui memberikan perlindungan yang lebih optimal pada tubuh akan infeksi virus corona. Namun, keoptimalan yang bertambah tersebut, dibarengi dengan semakin meningkatnya pula risiko tertular COVID-19 tersebut. Hal ini disebabkan karena masa tunggunya yang jadi lebih panjang dibandingkan sebelumnya. 

Makanya, untuk menekan risiko tersebut, pastikan Anda tetap mematuhi protokol kesehatan, jelang dilakukannya vaksinasi yang kedua. Lakukanlah 5M dengan patuh, yakni mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Bahkan, setelah vaksinasi kedua pun, Anda harus tetap patuhi gerakan 5M ini. 

Bagaimana Jika Waktu Vaksinasi Kedua Terlewatkan? 

Menjalani vaksinasi COVID-19 yang kedua, akan meningkatkan keoptimalan perlindungan dari vaksin tersebut di tubuh. Namun, bagaimana jika Anda melewatkan waktu vaksinasi kedua itu disebabkan karena ada urusan yang tak bisa ditinggalkan atau kondisi kesehatan yang tak memungkinkan? Apakah harus mengulangi lagi siklus vaksinasi dari semula? 

Jaminan Lifepack untuk Anda

Jika memang tak memungkinkan untuk Anda menerima vaksinasi kedua pada jangka waktu yang telah ditentukan, maka ada waktu tambahan selama 7 hingga 14 hari. Telat mendapatkan vaksinasi yang kedua, tak akan terlalu banyak berpengaruh pada pembentukan antibodi, apalagi sampai menghentikan proses pembentukannya tersebut. 

Namun, tentu akan lebih baik jika vaksinasi kedua dilakukan tepat waktu. Pasalnya, jangka waktu selama 28 hari tersebut tentu sudah dikaji sebagai jangka waktu yang paling tepat, untuk menciptakan antibodi yang lebih optimal dan protektif. Oleh sebab itu, baiknya Anda kosongkan waktu serta jaga kondisi tubuh agar tidak drop, jelang vaksinasi kedua tersebut. 

5 Alasan Beli Obat di Lifepack

Itulah tadi beberapa alasan dibalik interval vaksin COVID-19 28 hari. Jangka waktu selama 28 hari tersebut dianggap akan membuat antibodi tubuh jadi lebih optimal dan protektif, sehingga tingkat perlindungannya atas infeksi corona jadi lebih tinggi. Jika Anda terlambat menjalani vaksinasi kedua, segera datangi pelaksana vaksinasi terdekat, untuk bisa vaksinasi segera. 

Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antri. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store.

Ditulis oleh: Hairun Nisa

Konsultasi Bersama Dokter kami secara Gratis, dan Dapatkan Resep Obat anda

Konsultasi Sekarang

Pertanyaan Seputar Lifepack

+

Apa itu Lifepack?

+

Apa yang membuat Lifepack berbeda dengan yang lain?

+

Apa saja metode pembayaran yang tersedia di Lifepack?

+

Berapa lama pengiriman obat saya?

+

Dokter spesialis apa saja yang tersedia di Lifepack?

Konsultasi Bersama Dokter kami secara Gratis, dan Dapatkan Resep Obat Anda

Yuk, segera

Konsultasi Sekarang

Konsultasi mobile Bersama Dokter kami secara Gratis, dan Dapatkan Resep Obat anda

Konsultasi Sekarang

Jaminan Lifepack untuk Anda

100% Obat Asli

Semua produk yang kami jual dijamin asli dan kualitas terbaik.

Dijamin Lebih Murah

Kami menjamin akan mengembalikan uang dari selisih perbedaan harga.

Gratis Ongkir

Tak perlu antre. Kami kirim ke alamat Anda. GRATIS!

5 Alasan Beli Obat di Lifepack

Kebersihan Apotek Selalu Terjaga

Apoteker selalu dicek suhu badannya

Apoteker selalu menggunakan Sanitizer

Kemasan obat praktis dan aman

Pengiriman dilakukan tanpa kontak langsung

Artikel Terkait

vaksin anjuran who

Vaksin Anjuran WHO

Hidup Sehat   13/09/2021
covid-19 di india

Fenomena COVID-19 di India

Hidup Sehat   13/09/2021

Apakah Benar Vaksin Corona Menyebabkan Impotensi?

Hidup Sehat   06/09/2021
vaksin mrna

Vaksin mRNA Dapat Memicu Kanker? Apakah Benar?

Hidup Sehat   03/09/2021
efek sampin vaksin

Efek Samping Vaksin COVID-19, Apa Saja?

Hidup Sehat   03/09/2021

Tebus Obat Tak Perlu Antre Lagi

Dapatkan atau Upload resep, obat siap dikirim ke lokasi Anda

Chat via Whatsapp

Respon Cepat, Jawaban Akurat

Download Aplikasi

Obat Dijamin Asli, Lengkap dan Murah

Pelajari Lebih Lanjut

Metode Pembayaran

Partner Pengiriman