fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Denny Archiando

Saat ini isu tentang kesehatan mental semakin banyak diperhatikan dan menjadi perhatian publik. Masyarkat terutama yang tinggal di kota-kota besar sudah semakin memiliki kesadaran tentang pentingnya menjaga kesehatan mental. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa masyarkat perkotaan cenderung memiliki tingkat stress yang lebih tinggi akibat dari tuntutan hidup terutama dengan hadirnya media sosial yang seringkali menimbulkan berbagai permasalahan psikologis.

Informasi

Skizofrenia merupakan salah satu gangguan mental yang parah dan cukup banyak diderita oleh masyarakat umum (baca juga Mengenal Apa Itu Skizofrenia dan Gejalanya). Sayangnya, tenaga kesehatan untuk menangani ganguan kesehatan mental masih sangat terbatas sehingga masih banyak dijumpai orang-orang yang mengalami ganguan mental tapi tidak mendapatkan perawatan yang layak (baca juga Mengenal Skizofrenia, Penyakit Mental yang Perlu Diwaspadai).

Selain dimanfaatkan sebagi obat skizofrenia, Glycine juga kerap dimanfat kan dalam pengobatan stroke. Namun, karena Glycine termasuk obat yang harus digunakan berdasarkan resep dokter maka Anda harus berhati-hati dalam menggunakannya. 

Selain digunakan dalam pengobatan kedua penyakit tersebut, obat ini juga kerap digunakan sebagai campuran dalam berbagai obat-obatan yang berguna untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Glycine sebanarnya merupakan salah satu asam amino yang bisa diperoleh dari tanaman kedelai. Oleh karena itu, Glycine bisa ditemukan dengan cukup mudah dengan harga yang terjangkau. Namun Anda disarankan membeli Glycine dari pihak-pihak terpecaya dan telah memiliki izin.

Uniknya, walaupun digunakan dalam pengobatan medis sebenarnya Glycine secara alami juga diproduksi oleh manusia dalam jumlah tertentu. Obat ini dikategorikan asam amino non esensial karena bisa diproduksi tubuh dengan zat-zat yang berada dalam tubuh. Sumber utama Glycine di tubuh berasal dari makanan yang mengandung protein tinggi seperti daging, ikan, kacang-kacangan serta susu.

Dosis

Tidak beda jauh dengan obat resep dokter lainnya, penggunaan Glycine juga harus didasarkan atas pertimbangan dokter terutama jika digunakan pada pasien skizofenia. Dokter akan memberikan dosis berdasarkan jenis penyakit serta respon yang diterima pasien. Sayangnya, saat ini belum ada informasi yang yang dengan jelas menyatakan jika Glycine bisa digunakan pada pasien anak dan remaja. Jika pasien memiliki respon yang buruk biasanya dokter akan mengurangi dosisnya hingga ditemukan dosis yang tepat. Berikut contoh pemberian dosis Glycine berdasarkan penyakitnya.

Skizofenia

Pasien dengan gangguan mental seperti ini biasanya akan diberikan Glycine dengan dosis antara 0,4-0,8 gram/kg berat badan. Pada tahap awal, dokter biasanya akan memberikan 4 gram Glycine sehari lalu pelan-pelan ditingkatkan sebesar 4 gram tiap hari hingga ditemukan dosis yang cocok bagi pasien.

Stroke

Pada pasien stroke, 1-2 gram Glycine akan diberikan setiap hari. Pemberian Glycine mulai dilakukan sejak 6 jam setelah pasien mengalami serangan stroke. 

Kontraindikasi

glycine

Interaksi dengan Obat Lain

Obat-obatan yang digunakan dalam pengobatan gangguan mental biasanya memang memiliki aturan penggunaan yang lebih ketat. Anda tidak boleh sembarangan mengonsumsi obat ain selagi dalam pemakaian Glycine. Salah satu contohnya adalah Clozapine. 

Penggunaan Glycine bersamaan dengan Clozapine bisa mengurangi efek Glycine atau Clozapine sehingga sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter Anda jika menggunakan keduanya. Selain interaksi dengan obat, Glycine juga kemungkinan memiliki interaksi dengan makanan dan minuman tertentu seperti kopi, alkohol atau apa saja yang bisa mempengaruhi kinerja otak.

Kelompok Orang Berisiko

Orang dengan hipersensitifitas terhadap Glycine tentu tidak disarankan untuk mengonsumsi obat ini. Selain itu bagi ibu hamil dan wanita menyusui yang ingin mengonsumsi obat tersebut ada baiknya jika berkonsultasi lebih dulu dengan dokter. 

Walaupun belum ada informasi yang terpecaya tentang efek resiko penggunaanya pada kedua kelompok tersebut tapi sebaiknya Anda menginformasikan kepada dokter tentang kondisi tubuh Anda denagn jujur sejak awal.

Efek Samping

Sebagai obat yang mempengaruhi kinerja otak, penggunaan Glycine terutama dalam jangka waktu yang cukup lama bisa mengakibatkan efek samping yang cukup serius. Namun, tidak semua pasien mengalaminya. 

Efek dari penggunaan Glycine seperti muntah, mengantuk serta sakit perut. Jangan ragu mengkonsultasikan soal efek samping obat kepada dokter terutama jika Anda baru pertama menggunakan Glycine. Jika efek samping tidak segera hilang dan justru bertambah parah maka sebaiknya Anda segera pergi ke rumah sakit.

Cara Konsumsi

Penggunaan obat ini bervariasi tergantung dari bentuk kemasannya. Perlu diingat untuk mengobati pasien dengan gangguan mental dan stroke sangat penting untuk mengikuti anjuran dokter. Usahakan agar obat yang diresepkan dikonsumsi secara rutin sesuai dengan jadwal yang ditentukan. Jangan pernah menggandakan dosis Glycine secara sembarangan karena bisa mengakibatkan overdosis. 

Selain konsumsi sesuai aturan, pastikan Anda juga mengonsumsinya secara teratur dan tidak menghentikannya secara tiba-tiba. Dokter biasanya akan menurunkan dosis obat Anda secara perlahan-lahan untuk melihat respon tubuh terhadap obat sebelum menghentikan penggunaan. 

Selain cara konsumsi, cara penyimpanan juga tidak kalah penting. Selalu membawa obat ini kemanapun Anda pergi terutama saat berpergian jauh. Simpan obat ini ditempat yang kering, jauh dari sinar matahari serta terpisah dari obat-obatan lainnya.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis