fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh Nada Karisma

Etodolac adalah obat antiinflamasi yang pada umumnya digunakan untuk mengurangi rasa sakit, pembekakan dan peradangan. Obat etodolac termasuk obat dalam golongan NAID atau nonsteroidal anti-inflammatory drug. Selain mengatasi rasa nyeri ringan hingga sedang, etodolac juga dapat mengatasi osteoarthritis atau rheumatoid arthritis. Etodolac bekerja menurunkan pelepasan hormon penyebab terjadinya peradangan dan rasa nyeri pada tubuh.

Dosis

Terdapat beberapa aturan dosis [enggunaan obat etodolac untuk orang dewasa, antara lain:

1. Osteoarthritis

Kapsul atau tablet etodolac 300 mg diminum 2 – 3 kali dalam sehari. 400 mg dan 500 mg diminum 2 kali dalam sehari. Dalam sehari total dosis tidak boleh lebih dari 1200 mg.

2. Rheumatoid Arthritis

Kapsul atau tablet etodolac 300 mg diminum 2 – 3 kali dalam sehari. 400 mg dan 500 mg diminum 2 kali dalam sehari. Dalam sehari total dosis tidak boleh lebih dari 1200 mg.

3. Rasa Sakit

Kapsul atau tablet etodolac 200 – 400 mg dikonsumsi setiap 6 – 8 jam sekali. Dalam satu hari total dosis tidak boleh lebih dari 1200 mg.

Sedangkan aturan dosis penggunaan untuk anak-anak, yaitu:

1. Pediatrik untuk Juvenile Rheumatoid Arthritis

Dosis Pediatrik untuk Juvenile Rheumatoid Arthritis:

Usia anak 6 – 16 tahun obat dikonsumsi berdasarkan berat badan.

  • 20 – 30 kg, dosis 400 mg
  • 31 – 45 kg, dosis 600 mg
  • 46 – 60 kg, dosis 800 mg
  • 60 kg keatas, dosis 1000 mg

Obat dikonsumsi cukup 1 kali dalam sehari.

Penggunaan obat etodolac tidak boleh melebihi dosis yang telah ditentukan oleh dokter. Sebaiknya selalu konsumsi obat berdasarkan anjuran dokter.

Kontraindikasi

Interaksi dengan Obat Lain

Sebelum menggunakan etodolac sebaiknya beritahukan kepada dokter Anda obat-obatan, vitamin, ataupun suplemen-suplemen herbal apa yang sedang Anda konsumsi saat itu. Tunjukan kepada dokter obat-obatan tersebut. Karena sebagian obat, vitamin dan suplemen-suplemen tidak dapat digunakan bersamaan dengan etodolac. Indikasi Etodolac dengan obat-obatan lain dapat menghilangkan kinerja obat atau bahkan dapat menimbulkan efek samping yang serius.

Obat-obatan anti depressant di bawah ini sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan etodolac, karena dapat menyebabkan mudah memar dan berdarah.

  • Citalopram (Celexa)
  • Escitalopram (Lexapro)
  • Duloxetine (Cymbalta)
  • Fluvoxamine (Luvox)
  • Sertraline (Zoloft)
  • Fluoxetine (Prozac, Sarafem, Symbyax)
  • Venlafaxine (Effexor)
  • Paroxetine (Paxil)

Beritahu juga pada dokter atau apoteker bila Anda sedang mengonsumsi obat-obatan di bawah ini sebelum menggunakan etodolac;

  • Pengencer darah seperti warfarin (Coumadin)
  • Cyclosporine (Gengraf, Neoral, Sandimmune)
  • Lithium (Eskalith, Lithobid)
  • Digoxin (Digitalis, Lanoxin)
  • Methotrexate (Rheumatrex, Trexall)
  • Diuretic (Water pills) seperti furosemide     (Lasix)
  • Steroids (Prednisone dan lainnya)
  • Aspirin atau NSAIDS lain seperti diclofenac (Cataflam, voltaren), flurbiprofen (Ansaid), indomethacin (Indocin), Ketorolac (Toradol), ketoprofen (Orudis), piroxicam (Feldene), mefenamic acid (Ponstel), meloxicam (Mobic), nabumetone (Relafen), naproxen (Aleve, Naprosyn) dan lainnya 
  • ACE inhibitor seperti benazepril (Lotensin), ramipril (Altace), captopril (Capoten), lisinopril (Prinivil, Zestril), fosinopril (Monopril), enalapril (Vasotec), dan lainnya.

Jenis obat-obatan di atas belum seluruhnya, masih ada jenis obat-obatan lain yang tidak terdaftar dalam dokumen ini. Ada baiknya konsultasikan setiap obat-obatan yang Anda gunakan baik herbal maupun non herbal kepada dokter.

Kelompok yang Berisiko

Beberapa kelompok orang dengan penyakit tertentu tidak dianjurkan mengonsumsi etodolac, seperti penderita;

  • Anemia
  • Asma
  • Penyakit hati (hepatitis)
  • Penggumpalan darah
  • Masalah perdarahan
  • Edema (fluidretention atau pembengkakan tubuh)
  • Serangan jantung
  • Penyakit jantung (gagal jantung kengenstif)
  • Penyakit ginjal
  • Tekanan darah tinggi
  • Penyakit ginjal
  • Ulcer lambung atau usus atau perdarahan
  • Stroke (gunakan dengan hati-hati karena obat ini bisa memperburuk kondisi)
  • Sensitivitas pada aspirin (obat ini tidak boleh diberikan pada pasien dengan kondisi ini)
  • Operasi jantung (obat ini tidak boleh digunakan sebelum maupun sesudah operasi)

Efek Samping

Penggunaan etodolac dapat menimbulkan beberapa efek samping. Jika setelah mengonsumsi obat ini dan Anda merasakan gejala-gejala seperti yang tertera di bawah ini, segera konsultasikan kepada dokter. Berikut efek samping yang ditimbulkan dalam penggunaan etodolac;

  • Hipertensi
  • Edema
  • Gagal jantung
  • Mual atau muntah
  • Gangguan pencernaan
  • Nyeri epigastrium
  • Perut kembung
  • Diare
  • Sakit perut
  • Sembelit
  • Hematemesis,
  • Perdarahan dubur
  • Pusing
  • Gangguan penglihatan
  • Gangguan pendengaran
  • Ruam
  • Mengantuk
  • Kelelahan
  • Insomnia
  • Kelainan fungsi hati
  • Asma

Cara Konsumsi

Anda sebaiknya tidak sembarangan mengonsumsi obat ini. Sebelum menggunakan etodolac, konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter atau apoteker. Sebab dalam beberapa kondisi kesehatan obat ini bisa menimbulkan efek samping. Selain itu beritahu dokter mengenai obat-obatan lain yang sedang Anda gunakan baik obat herba maupun non herbal.

Jangan mengonsumsi lebih dari takaran yang telah dianjurkan dokter atau apoteker. Gunakan secara teratur sesuai dosis.

Ibu hamil sebelum memutuskan mengonsumsi obat ini sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter atau apoteker. Sebab belum ada penelitian yang memadai mengenai efek samping obat ini terhadap ibu hamil dan menyusui. 

Demikian mengenai etodolac, tetap bijak dalam konsumsi dan pastikan dalam pengawasan dokter atau apoteker terpercaya demi keamanan. Salam sehat. 

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis