fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Fala Adinda

Epoetin alfa adalah obat yang digunakan untuk mengatasi permasalahan anemia beserta dengan penyakit ginjal yang parah dengan jangka panjang atau Gagal Ginjal Kronis (GGK) (Baca juga Anemia: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan). Penggunaan AZT sendiri untuk mengobati HIV, serta mengobati beberapa kanker tertentu. 

Anemia adalah kondisi medis seseorang yang sedang mengalami kekurangan sel darah merah di dalam tubuh. Orang-orang yang mengalami anemia akan lebih mudah pucat dan gampang lelah untuk saat ini. 

Informasi 

Obat Epoetin alfa merupakan obat yang umum dikonsumsi untuk memberikan pengobatan pada seseorang yang anemia, gagal ginjal kronis, pasien yang menggunakan AZT hanya untuk pengobatan HIV, dan pasien yang melakukan kemoterapi untuk jenis tertentu. 

Obat ini juga diberikan kepada penderita anemia sebelum melakukan operasi untuk mengurangi kebutuhan akan transfusi darah dengan kondisi yang mudah untuk kehilangan darah dengan cepat. 

Cara kerja dari obat ini hanya dengan memberikan sebuah sinyal terhadap sumsum tilang untuk menciptakan sel darah merah lebih banyak dibandingkan dengan sebelumnya. Obat ini sangat mirip dengan erythropoietin. 

Dosis

Ketika Anda ingin mendapatkan dosis Epoetin alfa yang benar, maka bisa melakukan konsultasi dengan dokter terpercaya. Anda memang bisa mendapatkan dosis pada umumnya, tetapi lebih baik jika Anda menanyakan permasalahan dosis kepada dokter, untuk mempertimbangkan manfaat yang akan didapatkan juga dengan risiko. 

Menggunakan bantuan dokter, akan memudahkan Anda untuk mendapatkan dosis yang sesuai dengan kondisi tubuh dan kesehatan saat ini. Untuk penggunaan epoetin alfa bisa dikonsumsi oleh orang dewasa dan juga anak-anak, dengan dosis yang berbeda. 

Kontraindikasi 

epoetin-alfa
  1. Jika Anda memiliki alergi terhadap epoetin alfa, maka sebelum melakukan pengobatan lanjutan bisa dikomunikasikan terlebih dahulu dengan dokter yang Anda percayakan. 
  2. Beritahukan kepada dokter apabila Anda menjalankan pengobatan yang lain untuk saat ini. 
  3. Ketika Anda memiliki riwayat mengenai hipertensi, maka konsultasikan dengan dokter sekarang juga sebelum melakukan pengobatan diri lebih lanjut. 
  4. Tanyakan kepada dokter, mengenai pengguncangan botol kemasan sebelum pemakaian obat epoetin alfa. 
  5. Bicarakanlah dengan dokter untuk saat ini, apabila Anda sedang hamil dan menyusui bayi. 
  6. Sebelum melakukan pengoperasian pada salah satu bagian tubuh, lebih baik konsumsi obat ini ketik mendapatkan izin dari dokter untuk mengonsumsinya. 

Interaksi dengan Obat Lain 

Anda harus tahu bahwa ada beberapa obat yang tidak boleh dikonsumsi bersama menggunakan obat epoetin alfa. Dalam beberapa kasus dari dua obat yang berbeda memang bisa digunakan secara bersamaan bahkan jika di dalamnya terjadi interaksi hal ini sangatlah memungkinkan. 

Tetapi, dalam kasus ini Anda bisa menanyakan dengan dokter. Anda tentunya akan ditunjukkan untuk pengubahan dosis ketika menggunakan obat lain secara bersamaan. Bahkan dengan meminta saran kepada dokter, Anda akan mendapatkan tindakan pencegahan yang sekiranya sangat diperlukan untuk saat ini. 

Kelompok Orang yang Berisiko 

Obat epoetin alfa merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan C. Tidak ada penelitian yang pasti mengenai obat dengan golongan C. Terutama untuk seseorang yang sedang mengandung atau menyusui bayinya. Lebih baik sebelum mengonsumsi epoetin alfa, maka dipertanyakan terlebih dahulu dengan orang medis, baik itu dokter ataupun apoteker sebelum melakukan pembelian obat. 

Maka dari itu, inilah orang-orang yang dilarang untuk mengonsusmi epoetin alfa, diantaranya sebagai berikut: 

  1. Ibu hamil dan menyusui 
  2. Orang yang memiliki permasalahan dengan hipertensi atau tekanan darah tinggi 
  3. Pasien yang memiliki permasalahan pada gangguan ginjal dan hati 
  4. Orang yang akan menjalankan operasi 
  5. Orang yang memiliki hipersensitivitas terhadap epoetin alfa

Efek Samping 

Anda harus tahu bahwa banyak sekali efek samping yang akan didapatkan oleh Anda, baik yang biasa saja dan serius untuk ditangani oleh dokter. 

Inilah efek samping yang diakibatkan oleh epoetin alfa, gejala permasalahan jantung, diantaranya sebagai berikut: 

  1. Nyeri dada atau perasaan yang begitu berat
  2. Terasa sesak napas
  3. Bengkak pada tubuh 
  4. Mati rasa dadakan 
  5. Sakit kepala yang begitu parah 
  6. Nyeri pada tubuh berlebihan

Hal inilah yang perlu mendapatkan tindakan medis lebih lanjut. 

Inilah efek samping yang menunjukkan Anda untuk berhenti mengonsumsi epoetin alfa, diantaranya sebagai berikut: 

  1. Terasa pusing dan ingin pingsan 
  2. Demam disertai dengan menggigil, gejala flu, dan nyeri pada tubuh 
  3. Kulit yang memucat putih sayu 
  4. Mudah sekali memar 
  5. Kejang-kejang dan tidak sadarkan diri 
  6. Kalium sangat rendah di dalam tubuh 
  7. Tekanan darah tinggi yang cukup berbahaya (Baca juga 3 Komplikasi Hipertensi yang Perlu Anda Waspadai)

Inilah efek samping yang ditimbulkan oleh epoetin alfa, tidak terlalu serius, diantaranya sebagai berikut: 

  1. Gejala yang mirip dengan pilek layaknya hidung tersumbat, bersin, batuk 
  2. Nyeri di sendi, tulang, dan otot (Baca juga Apakah Glucosamine Ampuh untuk Mengatasi Radang Sendi?)
  3. Pusing, rasa depresi, dan sakit kepala ringan 
  4. Berat badan menurun 
  5. Insomnia (Baca juga 17 Tips Tidur Lebih Nyenyak di Malam Hari)
  6. Mual dan muntah 
  7. Rasa sakit di area yang terkena suntikan

Cara Konsumsi 

Penggunaan ini dilakukan pada bagian bawah kulit yang harus diberikan dalam 1 hingga 3 kali dalam satu minggu. Jangan pernah mengguncang botol cairan pada saat menggunakannya. 

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis