fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Fala Adinda

Jika Anda telah memasuki usia dewasa tentu Anda akan lebih memperhatikan perihal kondisi kesehatan tubuh sendiri. Tidak dapat dipungkiri seiring bertambahnya usia terutama setelah memasuki usia paruh baya tubuh akan mudah sekali terkena penyakit jika Anda tidak memperhatikan pola makan sendiri. Banyak sekali permasalahan kesehatan yang sejatinya bisa dihindari jika Anda rajin menerapkan gaya hidup sehat.

Salah satu penyakit yang kerap menjadi momok adalah penyakit asam urat (Baca juga Mengenal Penyakit Asam Urat dan Cara Pengobatannya). Penyakit ini sejatinya merupakan kelebihan produksi asam urat sehingga kerap menimbulkan endapan Kristal asam urat yang menyebabkan rasa nyeri yang luar biasa pada persendian yang bisa bertahan selama berhari-hari (Baca juga 7 Suplemen untuk Mengatasi Asam Urat). 

Penyakit ini bisa timbul akibat pola hidup yang tidak sehat serta bisa terjadi akibat keturunan. Gejalanya pun terkadang mirip dengan penyakit lain sehingga Anda perlu melakukan serangkaian tes untuk membuktikannya. 

Jika Anda menderita penyakit asam urat, Anda bisa mencoba 2 jenis pengobatan sederhana  guna meredakan nyeri yang dirasakan yaitu dengan meletakan sekantung es batu ada bagian persendian yang terasa nyeri dan yang terakhir adalah menggunakan obat-obatan pereda rasa sakit dengan catatan Anda sedang tidak mengonsumsi obat-obatan lain serta gejala yang timbul tidak sering terjadi. 

Informasi

Penyakit asam urat merupakan penyakit yang sangat umum dijumpai di Indonesia. Asam urat umumnya menyerang orang-orang yang berusia diatas 30 tahunan. Penyakit ini akan menyebabkan penderitanya mengalami nyeri yang sangat menyakitkan serta pembengkakan pada daerah persendian. Biasanya, daerah persendian yang kerap terserang asam urat adalah lutut, jari-jari tangan, pergelangan kaki serta jari-jari kaki.

Walaupun penyakit ini umumnya diderita pria tapi perempuan juga memiliki risiko yang sama besarnya untuk terkena penyakit ini terutama setelah mengalami fase menopause. Rasa nyeri yang dirasakan penderita penyakit ini bisa berlangsung selama 3-10 hari lamanya sehingga hal tersebut bisa mempengaruhi kegiatan sehari-hari pasien. Oleh karena itu, dokter biasanya akan meresepkan obat Febuxostat untuk mengurangi kelebihan asam urat pasien.

Febuxostat sendiri termasuk golongan obat keras sehingga konsumsinya harus berdasarkan resep dokter. Harganya pun cukup mahal, satu kotak obat berisi 3 strip dengan masing-masing berisi 10 tablet Febuxostat 80 mg dibandrol dengan harga sekitar Rp. 300.000,-. Harga tersebut tentu tergantung dari merek serta tempat dimana Anda membelinya. 

Dosis

Pada dasarnya dosis Febuxostat sangat tergantung terhadap kondisi pasien itu sendiri. Dokter akan memberikan dosis sesuai dengan seberapa parah tingkat penyakitnya serta penyakit lain yang diderita oleh pasien tersebut. Namun pada kondisi biasa yang tidak terlalu parah dokter dapat memberikan 80 mg Febuxostat tiap sehari sekali guna menurunkan produksi asam urat pasien. Tapi, jika kadar asam urat pasien sudah melebihi 6 mg/dL setelah 2-4 minggu pemakaian maka dokter akan meningkatkan dosisnya menjadi 120 mg yang diberikan tiap sekali sehari.

Kontraindikasi

febuxostat

Interaksi dengan Obat Lain

Karena Febuxostat termasuk obat keras maka Anda sebaiknya memberitahu dokter tentang obat-obatan lain yang sering atau tengah dikonsumsi guna menghindari interaksi obat.

Jika Anda telah mengonsumsi Febuxostat maka sebaiknya Anda menghindari juga obat-obatan seperti probenecid, NSAID, mercaptopurine/azathioprine serta antasida yang mengandung magnesium serta aluminium hidroksida.

Kelompok Orang Berisiko

Orang-orang yang memiliki hipersensitifitas pada Febuxostat sangat tidak disarankan untuk mengonsumsi obat ini. Jika Anda baru pertama mengonsumsi Febuxostat dan langsung mendapat gejala alergi maka sebaiknya Anda menghentikan pemakaian dan segera menghubungi dokter. 

Selain itu Febuxostat juga tidak disarankan untuk diberikan pada pasien yang menderita penyakit jantung iskemik atau penderita jantung kongestif.

Efek Samping

Efek samping yang ditimbulkan oleh Febuxostat bervariasi tergantung masing-masing pasien. Gejala yang paling sering timbul adalah diare, ruam, mual, sakit kepala serta peningkatan gejala asam urat yang diartikan sebagai peningkatan nyeri pada daerah persendian. 

Walaupun begitu, tidak semua pasien mengalaminya. Untuk lebih jelasnya Anda sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat tersebut.

Cara Konsumsi

Febuxostat merupakan jenis obat yang dapat dikonsumsi tanpa makanan lebih dulu sehingga sangat praktis untuk dikonsumsi. Anda disarankan untuk mengonsumsi obat ini secara rutin serta tidak mengonsumsinya diluar dosis yang dianjurkan dokter. 

Selain itu, karena penyakit asam urat juga erat kaitannya dengan pola makan maka Anda sebaiknya juga memperbaiki pola makan dengan mengonsumsi makanan yang lebih sehat. Hindari mengonsumsi makanan dengan tingkat purin tinggi seperti jeroan, daging merah serta makanan laut. 

Untuk mengatur pola makan, Anda bisa berkonsultasi dengan ahli gizi atau dokter untuk menentukan diet yang tepat bagi Anda. Hindari juga mengonsumsi minuman beralkohol serta merokok karena kedua hal tersebut hanya akan memperburuk kondisi kesehatan Anda.

Karena Febuxostat memiliki harga yang cukup mahal maka sebaiknya Anda menyimpannya secara hati-hati di tempat yang tertutup serta jauh dari jangkauan anak-anak. Hindari juga meletakan obat ini bersama-sama obat lain karena bisa saja tertukar. Simpan sesuai petunjuk pada kemasan serta jangan menyimpannya di lemari pendingin.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis