fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Fala Adinda

Copper adalah salah satu jenis obat yang ditujukan sebagai terapi bagi pasien dengan gangguan defisiensi atau kekurangan zat tembaga. Kandungan mineral tembaga sebenarnya banyak ditemukan pada biji-bijian seperti sereal dari biji gandum utuh, kacang serta makanan laut. Masalah defisiensi tembaga tidak dapat dianggap remeh karena bisa menimbulkan masalah osteoporosis dan anemia.

Informasi 

Mineral tembaga dalam tubuh memiliki peran yang penting untuk membantu tubuh dalam menggunakan gula serta zat besi dalam tubuh. Selain itu mineral tembaga juga berperan penting untuk membantu pertumbuhan tulang serta meningkatkan fungsi saraf. Bayi sangat membutuhkan sejumlah tembaga dalam tubuh untuk membantu meningkatkan perkembangan otak serta tulang yang lebih kuat. Selain itu manfaat tembaga bagi tubuh bayi adalah untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. 

copper adalah
Copper adalah salah satu jenis obat yang ditujukan sebagai terapi bagi pasien dengan gangguan defisiensi atau kekurangan zat tembaga.

Sebenarnya tubuh tidak membutuhkan tambahan suplemen berisi tembaga karena asupan tembaga secara alami bisa diperoleh dari makanan. Hanya saja bagi mereka yang tidak tercukupi jumlah asupan tembaganya dari makanan, maka mengkonsumsi suplemen mengandung tembaga dapat membantu memenuhi kebutuhan. 

Selain itu, mereka yang mengalami masalah seperti di bawah ini membutuhkan tambahan asupan suplemen tembaga:

  • Luka bakar
  • Stress dalam waktu yang berkepanjangan
  • Diare
  • Memiliki riwayat menjalani operasi bedah pada bagian perut
  • Gangguan pada pankreas, ginjal dan pencernaan

Dosis Copper

Tembaga termasuk ke dalam golongan suplemen yang mengandung mineral. Karena termasuk ke dalam golongan suplemen, tembaga sebenarnya termasuk obat bebas yang bisa dibeli secara bebas di toko obat maupun apotek. Namun pada beberapa kondisi misalnya pasien yang mengidap gangguan pada organ tertentu pada tubuh maka konsumsi suplemen tembaga membutuhkan resep dokter agar lebih aman. 

Bentuk sediaan suplemen tembaga adalah kapsul dan tablet. Dosis yang digunakan harus disesuaikan dengan tujuan konsumsi suplemen.

Penggunaan Suplemen Tembaga untuk Mencegah Masalah Defisiensi

Dosis suplemen tembaga yang dikonsumsi oleh pria dewasa serta remaja adalah 1,5 hingga 2,5 mg setiap hari. Sementara dosis suplemen tembaga yang dikonsumsi oleh wanita dewasa serta remaja adalah 1,5 hingga 3 mg setiap hari. Dosis suplemen tembaga yang dikonsumsi oleh anak-anak usia 7 hingga 10 tahun adalah 1,2 mg setiap hari.

Untuk anak-anak usia 4 hingga 6 tahun dosis yang diberikan adalah 1-1,5 mg setiap hari. Dosis suplemen tembaga yang dikonsumsi oleh anak-anak usia 3 hingga 4 tahun adalah 0,4 sampai 1 mg setiap hari.

Untuk Memenuhi Kebutuhan Senyawa Tembaga Harian

Bagi mereka yang sekiranya kekurangan senyawa tembaga dari makanan maka bisa menambahkan senyawa tembaga untuk konsumsi harian agar terpenuhi angka kecukupan gizinya (AKG). Bagi orang dewasa, maka angka kecukupan gizinya adalah 0,9 mg setiap hari untuk usia 19 tahun lebih. Sementara untuk wanita maka angka kecukupan gizinya adalah 1 mg per hari dengan maksimal konsumsi 8 mg per hari.

Untuk wanita menyusui maka kebutuhan angka kecukupan gizinya adalah 1,3 mg perhari dengan maksimal 10 mg perhari. Anak-anak dengan usia 14 hingga 18 tahun maka AKGnya adalah 0,89 mg per hari. 

Kontraindikasi 

Interaksi dengan Obat Lain

Meski termasuk ke dalam golongan suplemen mineral, namun konsumsi suplemen tembaga tidak boleh sembarangan bersamaan dengan obat atau suplemen lainnya. Anda sebaiknya menghindari pemberian suplemen tembaga bersamaan dengan konsumsi suplemen mengandung seng atau Zing. Sebaiknya konsumsi dengan selisih waktu dua jam sebelum mengkonsumsi suplemen seng setelah konsumsi tembaga. 

Konsumsi suplemen tembaga bersamaan dengan penicillamine bisa menyebabkan penicillamine berkurang penyerapannya. Oleh karena itu sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan.

Kelompok Orang Berisiko 

Penggunaan suplemen tembaga atau copper bagi ibu hamil serta ibu yang menyusui belum diketahui apakah ada efek negatif yang dapat ditimbulkan. Konsumsi suplemen tembaga atau copper hanya diizinkan apabila lebih banyak manfaat yang bisa diperoleh oleh ibu hamil dan menyusui ketimbang risiko yang mungkin bisa berpengaruh terhadap janin dan kehamilan. Sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter apabila ingin mengkonsumsi suplemen tembaga saat hamil dan menyusui. 

Mereka yang memiliki riwayat penyakit Wilson, idiopathic copper toxicosis serta sirosis tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi suplemen dengan kandungan tembaga. Selain itu mereka yang memiliki riwayat alergi terhadap suplemen tembaga tidak diperbolehkan untuk mengkonsumsi suplemen ini. 

Efek Samping

Suplemen tembaga termasuk suplemen yang dapat dikonsumsi baik oleh dewasa serta anak-anak. Pada beberapa kondisi seperti konsumsi berlebihan dapat menimbulkan efek samping tertentu seperti berikut ini:

  • Linglung
  • Penyakit kuning
  • Mual berlebihan
  • Muntah darah
  • Timbulnya gejala anemia
  • BAB keluar darah
  • Sakit kepala yang terus-menerus

Cara Konsumsi

Suplemen tembaga tersedia dalam sediaan tablet dan kapsul. Konsumsi suplemen tembaga tidak dianjurkan untuk menggantikan kecukupan tembaga dari makanan. Anda bisa melihat kemasan petunjuk suplemen untuk cara konsumsi yang tepat.

Beli obat tanpa perlu antri di apotek dengan Lifepack. Unduh aplikasi Lifepack melalui Google Play Store maupun App Store sekarang. Atau Anda bisa dapatkan rekomendasi produk suplemen dan vitamin terbaik di Jovee.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis