fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Denny Archiando

Cromolyn Sodium atau juga lebih dikenal sebagai natrium kromolin pada dunia farmakologis Indonesia merupakan salah satu prototype dari obat baru. Obat ini ditujukan untuk menstabilkan degranulasi dari sel mast yang memang umum diterapkan untuk terapi penyakit yang berkaitan dengan sel mast. Penyakit asma adalah salah satu penyakit yang umum diobati dengan Cromolyn Sodium.

Informasi 

Obat Cromolyn Sodium diterapkan untuk jenis penyakit seperti mastositosis, asma, rinitis alergi, urtikaria dermatografik, dan kolitis ulseratif. Obat natrium kromolin juga kini ditujukan untuk pengobatan terapi alergi akibat makanan ataupun untuk kondisi migraine kronis. Bentuk obat natrium kromolin adalah serbuk kristal berwarna putih yang sifatnya sulit untuk diserap ke dalam saluran pencernaan tubuh.

cromolyn sodium
Cromolyn Sodium atau lebih dikenal sebagai natrium kromolin pada dunia farmakologis Indonesia merupakan salah satu prototype dari obat baru.

Kelebihan senyawa natrium kromolin untuk pengobatan penyakit asma adalah obat ini memiliki tingkat toksisistas yang cukup rendah. Kelebihan natrium kromolin dengan toksisitas rendah membuat obat ini dijadikan sebagai first line therapy untuk penyakit pernapasan. Selain itu, kelebihan natrium kromolin untuk pengobatan adalah tidak memiliki efek vasokonstriksi dan antihistamin. 

Meski mekanisme aksi kerja dari natrium kromolin belum diketahui secara detail, namun natrium kromolin akan bekerja menstabilkan sel mast untuk meringankan penyakit asma. Bahkan, keunggulan natrium kromolin terhadap penyakit asma adalah dapat memblok respon asma yang cepat serta lambat yang disebabkan oleh allergen. 

Dosis 

Untuk mendapatkan dosis penggunaan natrium kromolin yang tepat sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Obat natrium kromolin biasanya tersedia dalam bentuk larutan yang dikombinasikan dengan penggunaan aplikator saluran pernapasan. Dosis inhalasi adalah sebanyak 3 hingga 6 kali setiap hari untuk mencegah munculnya gejala alergi kembali. 

Untuk penderita alergi rhinitis dewasa maka dosisnya adalah satu kali penyemprotan ke setiap lubang hidung pada 4 hingga 6 jam sekali dalam sehari. Sementara dosis untuk anak usia di atas 2 tahun sama dengan orang dewasa. Pengobatan sebaiknya dilakukan sebelum reaksi alergi muncul. Oleh sebab itu penderita alergi sebaiknya segera menggunakan obat ini sebelum sekiranya berada di tempat dengan potensi allergen tinggi. 

Biasanya obat natrium kromolin membutuhkan waktu hingga 4 minggu agar mendapatkan efek yang lebih maksimal. Oleh karena itu Anda disarankan untuk segera memberitahu dokter apabila gejala penyakit alergi tidak kunjung mereda meski telah mengkonsumsi selama 1 bulan. 

Kontraindikasi 

Interaksi dengan Obat Lain

Pada kebanyakan obat-obatan, mereka tidak disarankan untuk dikonsumsi secara bersamaan dengan obat lainnya tanpa melalui anjuran dokter. Pasalnya, obat-obatan tertentu mungkin akan mudah bereaksi dengan senyawa dari obat lainnya maupun dari obat herbal. Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter apabila tengah mengkonsumsi obat lain.

Kelompok Orang Berisiko 

Orang yang paling berisiko menggunakan obat natrium kromolin adalah mereka yang memiliki riwayat reaksi alergi terhadap penggunaan produk dengan kandungan natrium kromolin. Penggunaan obat natrium kromolin pada mereka yang menderita alergi terhadap obat ini dapat menyebabkan reaksi yang semakin parah bahkan berisiko terhadap nyawa orang tersebut. 

Sementara pada kelompok wanita yang tengah menyusui, belum terdapat data yang mumpuni terkait efek penggunaan obat natrium kromolin terhadap air susu dan bayi. Namun, beberapa penelitian menunjukkan penggunaan obat natrium kromolin berpotensi menurunkan jumlah produksi air susu. Panel para ahli menyatakan bahwa natrium kromolin diperbolehkan untuk digunakan selama menyusui. Namun Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Efek Samping

Obat natrium kromolin bekerja dengan cara menghentikan sel mast dari menghasilkan histamine yang menyebabkan reaksi alergi tubuh. Penggunaan obat ini seringkali memang tidak menimbulkan efek samping yang berarti. Namun pada beberapa kondisi obat natrium kromolin dapat menimbulkan efek samping seperti berikut:

  • Sakit kepala
  • Iritasi pada saluran pernapasan hidung
  • Batuk-batuk 
  • Pusing berlebih
  • Mual bahkan hingga muntah
  • Gatal-gatal pada area tubuh
  • Bersin-bersin
  • Mengantuk yang tidak tertahankan

Meski efek samping di atas terlihat sepele, Anda disarankan untuk segera menghubungi dokter apabila mengalami salah satu atau beberapa efek samping di atas. Dokter akan memberikan resep untuk menyesuaikan dengan dosis natrium kromolin yang Anda konsumsi. Dokter mungkin juga akan mengganti jenis pengobatan yang dilakukan. 

Cara Konsumsi

Sangat penting agar semua pasien menggunakan natrium kromolin dengan tepat agar hasil yang diperoleh lebih efektif dan untuk mengurangi kemungkinan efek samping. Anda juga bisa mengikuti arahan penggunaan obat yang tertera pada kemasan obat ataupun resep secara teliti. Sebaiknya konsumsi dosis di jam yang sama setiap harinya agar kinerja obat lebih maksimal.

Anda dilarang untuk menambahkan dosis obat dalam sekali konsumsi karena alasan belum mengkonsumsi obat di waktu yang sebelumnya. Sementara jika masih ada cukup waktu untuk mengkonsumsi obat sebelum jadwal berikutnya maka segeralah konsumsi obat. Cara penggunaan obat adalah dengan menghirupnya melalui hidung dan masuk hingga paru-paru.

Beli obat tanpa perlu antri di apotek dengan Lifepack. Unduh aplikasi Lifepack melalui Google Play Store maupun App Store sekarang. Atau Anda bisa dapatkan rekomendasi produk suplemen dan vitamin terbaik di Jovee.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis