fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Fala Adinda

Mata merupakan salah satu alat indera terpenting pada tubuh manusia yang berfungsi untuk melihat. Jika terjadi gangguan pada mata, otomatis penglihatan Anda juga terganggu. Salah satu gangguan yang bisa mempengaruhi penglihatan Anda adalah glaukoma. Gangguan ini menyerang bola mata karena tekanan yang bersumber dari terjadinya gangguan pada sistem aliran cairan mata (aqueous humor). Hal ini bisa diatasi dengan obat pilokarpin HCl (Baca juga 5 Jenis Penyakit Mata yang Perlu Anda Ketahui). 

Informasi

Pilokarpin HCl termasuk obat golongan miotik yang dapat mengecilkan pupil mata. Obat ini sering digunakan untuk mengobati penyakit glaukoma, khususnya glaukoma jenis akut dan sudut tertutup, yang diakibatkan oleh tingginya tekanan bola mata secara mendadak karena sumbatan yang membuat cairan dalam bola mata tidak dapat dialirkan dengan baik. 

Kondisi tersebut dapat mengakibatkan mata menjadi nyeri, merah, dan berpotensi mengakibatkan kebutaan. Dengan memberikan obat tetes mata pilokarpin HCl, pupil akan mengecil, sehingga aliran cairan dalam bola mata akan membuka dan keluar. Jadi, tekanan pada bola mata akan berkurang. 

Dosis

Mengingat glaukoma merupakan suatu penyakit yang dapat menyebabkan kebutaan, berhati – hatilah dalam menggunakan obat tetes mata pilokarpin HCl ini. Sebaiknya penggunaan obat ini atas resep dan petunjuk dari dokter. 

Penggunaan obat ini pada glaukoma akut sudut tertutup, cukup mengambil dosis 1 tetes tiap 5 menit, hingga kondisi Anda membaik. Sedangkan penggunaan obat ini pada pasien glaukoma akut sudut terbuka, bisa diberi obat ini dengan kandungan 0,5-4% pada mata yang terkena, hingga 4 kali sehari. Agar lebih aman, gunakan obat tetes mata ini atas petunjuk dokter. 

Kontraindikasi

Interaksi dengan Obat Lain

Penggunaan pilokarpin HCl yang dikombinasikan dengan obat antikolinesterase, seperti donepezil, dapat meningkatkan resiko Anda mengalami efek samping. Selain itu, jika Anda menggunakan obat ini bersamaan dengan obat antikolinergik, seperti trihexyphenidyl, akan membuat efektivitas obat menurun. 

Begitu pula jika Anda gunakan secara bersama obat ini dengan obat penghambat adrenergik,  misalnya tamsulosin atau bisoprolol, akan menurunkan efektivitas obat ini. Selain itu, bila obat ini digunakan bersamaan dengan obat antihistamin dan antidepresan trisiklik, justru akan meningkatkan resiko terjadinya efek samping. 

Kelompok Orang Berisiko

Penggunaan obat tetes mata dengan kandungan pilokarpin HCl harus atas resep dokter, terutama jika Anda termasuk penderita radang bola mata seperti iritis atau uveitis, glaukoma sekunder, dan hipersensitif terhadap kandungan obat tetes mata ini.

Begitu pula bagi penderita gagal jantung, serangan jantung, hipertensi, hipotensi, asma, epilepsi, penyakit Parkinson, gangguan pencernaan, hipertiroidisme, dan susah buang air kecil, harus hati-hati dalam penggunaan obat ini. 

Selama dalam masa pengobatan dengan pilokarpin HCl, jangan memakai lensa kontak. Begitupun sebaiknya Anda tidak menyetir atau mengoperasikan mesin saat dalam pengobatan, karena obat ini dapat menyebabkan penglihatan buram dan sulit melihat dalam lingkungan gelap untuk sementara waktu. Anda juga sebaiknya tidak minum minuman beralkohol saat dalam pengobatan.

Anda harus terbuka dengan dokter dan memberitahukan selama Anda menggunakan obat tetes mata ini, terutama sebelum menjalani operasi, termasuk operasi gigi. Apabila Anda mengalami reaksi alergi atau overdosis setelah menggunakan obat ini, segera dapatkan bantuan medis. 

Efek Samping

Penggunaan obat tetes mata pilokarpin HCl mungkin dapat menimbulkan efek samping ringan, seperti pusing, nyeri di sekitar alis mata, penglihatan buram, sulit melihat di lingkungan gelap, terasa gatal atau terbakar saat obat diteteskan di mata, dan mata merah. Hal ini menandakan bahwa obat bereaksi dalam proses pengobatan. 

Namun jika efek samping yang Anda alami tak kunjung membaik, bahkan lebih parah hingga muncul reaksi alergi, sering berkeringat, sakit perut, mual, muntah, diare, sesak napas, hingga terjadi perubahan denyut jantung. Apabila hal tersebut terjadi pada Anda, segera ke dokter untuk memperoleh pertolongan medis. 

Cara Konsumsi

Selama penggunaan obat tetes mata pilokarpin HCl, sebaiknya ikuti petunjuk dari dokter dan pahami informasi yang tertera pada kemasan obat. Sebelum menggunakan obat, cucilah tangan dengan air bersih dan sabun. Perlu Anda ingat, agar tidak menyentuh ujung botol obat supaya tidak terkontaminasi. 

Cara penggunaan obat ini, cukup teteskan secara perlahan ke mata, lalu tutup mata Anda selama 2 – 3 menit. Jangan lakukan penekanan berlebihan pada kelopak mata, menggosok atau mengedip, agar obat bekerja dengan baik. Kasih jarak selama 5 menit jika diperlukan lebih dari 1 tetes obat.

Apabila Anda akan mengkombinasikan obat ini dengan obat tetes mata lain, berilah jeda waktu 10 menit. Selalu cuci tangan Anda juga setelah menggunakan obat. Bersihkan pula sisa obat pada ujung kemasan dengan tisu bersih, dan hindari membersihkannya dengan air.

Pastikan Anda rutin ke dokter selama masa pengobatan, apabila dijadwalkan, supaya perkembangan penyakit Anda dapat selalu dipantau. Perhatikan apabila obat sudah dibuka, jangan digunakan lagi jika sudah melebihi 4 minggu, meskipun obat masih ada.

Beli obat tanpa perlu antri di apotek dengan Lifepack. Unduh aplikasi Lifepack melalui Google Play Store maupun App Store sekarang. Atau Anda bisa dapatkan rekomendasi produk suplemen dan vitamin terbaik di Jovee.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis