fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Fala Adinda

Penyakit kawasaki atau mucocutaneous lymph node syndrome adalah suatu penyakit langka yang menyerang pembuluh darah.  Kondisi ini menyebabkan pembuluh arteri, vena, dan kapiler mengalami peradangan. Tidak hanya menyerang pembuluh darah, penyakit kawasaki juga memengaruhi kelenjar getah bening, mulut, kulit, dan fungsi jantung. Umumnya, penyakit ini ditemui pada bayi dan anak-anak. Penyakit kawasaki juga dikenal sebagai salah satu penyebab utama kasus penyakit jantung pada anak.

Informasi

Kemunculan penyakit kawasaki ditandai dengan gejala demam tinggi, ruam, dan pembengkakan pada bagian tubuh tertentu. Apabila terdeteksi lebih awal, risiko masalah jantung akan menurun dan gejala yang dialami akan membaik. Namun, penyebab penyakit kawasaki hingga saat ini belum diketahui. Penderita penyakit ini lebih umum ditemui pada anak laki-laki dibanding perempuan.

Gejala

Tanda dan gejala penyakit kawasaki biasanya muncul secara bertahap. Di beberapa negara Asia, gejala lebih sering muncul ketika pertengahan musim panas. Gejala utama penyakit ini adalah demam tinggi berkepanjangan. Seiring berkembangnya penyakit ini, beberapa gejala tambahan akan terlihat.  Kemunculan gejala ini dibagi menjadi tiga fase.

Berikut adalah tanda dan gejala fase pertama penyakit kawasaki.

  1. Demam lebih dari 39 derajat Celcius dan berlangsung selama lebih dari 5 hari
  2. Mata sangat merah (konjungtivitis), tidak ada penumpukan cairan atau kotoran
  3. Ruam pada beberapa bagian tubuh dan area kelamin
  4. Bibir merah, kering, pecah-pecah, dan lidah sangat merah dan bengkak
  5. Telapak tangan dan kaki mengalami pembengkakan dan memerah
  6. Kelenjar getah bening dibagian leher dan bagian tubuh lainnya mengalami pembengkakan (Baca juga Mengenal Penyakit Kelenjar Getah Bening)
  7. Anak lebih rewel dan mudah marah

Setelah anak mengalami demam selama 2 minggu, maka sudah dimulai fase kedua dengan gejala tambahan berikut ini.

  1. Nyeri sendi (Baca juga Apakah Glucosamine Ampuh untuk Mengatasi Radang Sendi?)
  2. Diare
  3. Muntah
  4. Sakit perut
  5. Pengelupasan kulit tangan dan kaki, terutama ujung jari tangan dan kaki

Pada fase ketiga, tanda dan gejala mulai hilang secara perlahan, kecuali bila terjadi komplikasi. Diperlukan sekitar 3 minggu hingga anak kembali dalam kondisi normal.

Penyebab

Penyebab penyakit kawasaki masih belum diungkap secara pasti oleh para peneliti. Namun, yang pasti penyakit ini tidak menular dari kontak fisik. Berikut ini adalah dugaan kuat yang berperan dalam kemunculan penyakit ini.

1. Infeksi

Kemungkinan terdapat bakteri atau virus tertentu yang memicu munculnya penyakit kawasaki. Hanya saja, belum diketahui secara pasti bakteri atau virus patogen apa yang menimbulkan penyakit kawasaki. Beberapa patogen yang diduga berperan dalam kemunculan gejala-gejala penyakit ini antara lain parvovirus B19, rotavirus, virus Epstein-Barr, dan virus parainfluenza tipe 3.

2. Faktor Genetik

Anak-anak yang memiliki kecenderungan kelainan genetik akan lebih mudah terserang penyakit kawasaki. Artinya, kondisi ini bisa diturunkan oleh orang tua. Terbukti, penyakit kawasaki lebih sering ditemui pada anak-anak keturunan Asia Timur, terutama Korea dan Jepang.

Faktor Risiko

penyakit-kawasaki

Berikut ini adalah beberapa faktor yang meningkatkan risiko terserang penyakit kawasaki.

1. Usia

Penyakit kawasaki rata-rata ditemukan pada anak-anak dan bayi berusia kurang dari 5 tahun dan jarang ditemukan pada remaja maupun orang dewasa.

  • Jenis kelamin laki-laki lebih berisiko dibanding anak-anak berjenis kelamin perempuan
  • Kelompok etnis

Kasus penyakit ini paling banyak ditemukan di negara Asia Timur seperti Korea, Jepang, dan Taiwan.

Diagnosis

Penyakit kawasaki sangat sulit didiagnosis karena tidak ada tes khusus untuk mendeteksinya. Anda dianjurkan membawa anak Anda ke dokter apabila terjadi hal-hal berikut ini.

  1. Demam selama lebih dari 5 hari
  2. Mengalami 5 gejala utama yaitu kemerahan di kedua mata, bibir, dan mulut kering, tangan dan kaki membengkak dan mengelupas, muncul ruam, serta pembengkakan kelenjar getah bening bagian leher.

Dari gejala yang ada, kemungkinan ada penyakit lain yang anak Anda derita seperti:

  1. Demam scarlet
  2. Toxic shock syndrome
  3. Campak
  4. Demam kelenjar getah bening
  5. Rheumatoid arthritis
  6. Sindrom steven-johnson
  7. Meningitis
  8. Lupus

Nah, untuk memastikan anak Anda didiagnosa penyakit kawasakit atau bukan, berikut ini tes yang akan dilakukan dokter.

  • Tes urin, untuk mendeteksi adanya infeksi
  • Tes darah untuk mengetahui adanya peradangan atau anemia
  • X-ray dada
  • Elektrokardiogram, untuk memeriksa kemungkinan komplikasi irama jantung
  • Ekokardiogram,  untuk memeriksa adanya kelainan otot atau katup jantung

Pengobatan

Pengobatan utama yang diberikan dokter pada penderita penyakit kawasaki adalah sebagai berikut.

  1. Immunoglobulin (IVIG) melalui vena atau infus untuk menurunkan risiko masalah arteri koroner dan jantung sebesar 20 persen.
  2. Aspirin untuk mengobati peradangan, mengurangi nyeri dan radang sendi, serta menurunkan demam.

Apabila anak mengidap masalah jantung akibat penyakit ini, penanganan lebih lanjut akan dilakukan berupa:

  1. Obat antikoagulan
  2. Angioplasti arteri koroner
  3. Pemasangan stent
  4. Bypass arteri koroner

Pencegahan

Dikarenakan belum diketahui pasti penyebab terjadinya penyakit kawasaki, maka upaya pencegahan masih sulit untuk dilakukan. Meski demikian, anak-anak tetap harus menjaga kondisi tubuhnya, terutama pola makan yang sehat disertai vaksinasi.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis