fbpx

Obat Ciprofloxacin: Kegunaan dan Cara Penggunaan

Mei 6, 2020 | Obat | 0 Komentar

Artikel ini telah ditinjau oleh Aileen Velishya

Ditinjau oleh: dr. Denny Archiando

Jika berkunjung ke dokter untuk periksa, pernahkah Anda mendapatkan resep obat berupa ciprofloxacin? Jika iya, bisa jadi diagnosis penyakit yang Anda rasakan karena infeksi bakteri pada bagian organ tubuh tertentu. Iya, bukan? 

Mengenal Obat Ciprofloxacin

Obat ciprofloxacin merupakan salah satu jenis antibiotik untuk mengatasi berbagai masalah infeksi akibat bakteri, diantaranya infeksi saluran kemih, infeksi saluran pencernaan, infeksi mata, hingga infeksi menular seksual. Cara kerja dari obat ini yaitu dengan membunuh atau mencegah perkembangan dari bakteri penyebab infeksi tersebut. Perlu diperhatikan, karena target sasaran dari obat ini adalah bakteri, maka obat ini tidak akan efektif untuk mengatasi infeksi akibat virus seperti pilek atau flu.

Ada berbagai macam merek dagang dari ciprofloxacin, misalnya wiaflox, phaproxin, baquinor eye drops, dan masih banyak lagi. Kategori obat ini termasuk dalam obat resep dari golongan antibiotik kuinolon (quinolone). Manfaatnya untuk mengobat infeksi akibat dari bakteri dan diperuntukkan untuk dewasa dan anak-anak.

Untuk pengobatan penderita dalam kategori ibu menyusui atau ibu hamil, oleh karena itu obat ini termasuk dalam kategori C. Artinya, obat ini telah dilakukan studi terhadap binatang percobaan dan menunjukkan adanya efek samping pada janin. Namun, belum dilakukan studi terkontrol pada wanita hamil. Meski demikian, pemberian obat ini tetap dipertimbangkan ketika manfaat yang diberikan melebihi besarnya risiko yang terjadi pada janin. Bentuk obat ini berupa tablet, sirup, obat oles, obat tetes mata, infus, dan obat tetes telinga.

Peringatan Penggunaan Obat Ciprofloxacin

Perlu diperhatikan bahwa obat ini tidak boleh sembarangan dikonsumsi. Pasalnya, harus sesuai dengan resep dokter. Beberapa peringatan yang patut dicermati atas konsumsi obat ciprofloxacin diantaranya bagi penderita gangguan ginjal, jantung, aritmia, tendonitis, myasthenia gravis, G6PD, epilepsi, dan gangguan lain yang memicu terjadinya kejang-kejang.

Peringatan kedua, waspadai konsumsi obat ciprofloxacin bagi penderita ABS atau sinusitis bakterial akut, ABE CB, hingga infeksi kandung kemih tanpa komplikasi. Apabila tidak ada pilihan terapi lain, bisa gunakan ciprofloxacin golongan fluorokuinolon lain. Ketiga, pastikan untuk mengkonsumsi obat ini sesuai dosis yang diberikan dokter supaya bakteri penyebab infeksi musnah seluruhnya tanpa risiko kambuh lagi. Keempat, beberapa zat lain yang menghambat kinerja obat ini yaitu susu, suplemen dengan kandungan zat besi, obat antasida, dan jeruk. Jadi, usahakan untuk tidak mengonsumsi zat tersebut ketika meminum obat ciprofloxacin. Terakhir, ketika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera hubungi dokter ya!

Dosis Ciprofloxacin

Dosis ciprofloxacin yang diberikan pada pasien berbeda-beda. Hal ini didasarkan oleh jenis infeksi yang dialami dan tingkat keparahannya. Lebih amannya, pastikan untuk mengkonsumsi obat ini sesuai resep dokter ya!

– – – – – – Editorial Pick – – – – – –
5 Gejala Serangan Jantung Yang Harus Anda Waspadai
Mecobalamin, Suplemen untuk Mengobati Neuropati Perifer
Kenali Gejala Penyakit Asma dan Penanganan yang Tepat
Imboost, Obat untuk Meningkatkan Metabolisme Tubuh
Penyakit Jantung Koroner: Penyebab dan Pengobatan Alami
Produk Sangobion: Dosis, dan Cara Benar Menggunakannya
Penyakit Hipotensi: Ciri-ciri, Penyebab, dan Cara Mengatasi

Penggunaan Obat Ciprofloxacin yang Benar

Obat ciprofloxacin baik dikonsumsi sebelum atau sesudah makan. Jangan lupa untuk mengoptimalkan cairan dengan konsumsi lebih banyak air putih ketika minum obat ini. Sebab, air putih mampu menurunkan risiko munculnya efek samping. Disamping pula, selagi minum obat ini jangan sekali-kali mengkonsumsi produk susu ataupun yang mengandung kafein. Begitu Pula dengan konsumsi antasida, suplemen vitamin dengan kandungan zat besi. Sebab, konsumsi kedua hal tersebut dalam waktu bersamaan akan mengurangi keefektifannya.

Selain itu obat ciprofloxacin dapat menimbulkan kontraindikasi pada orang dengan hipersensitivitas terhadap ciprofloxacin atau komponen formulasinya. Pemberian tizanidine bersamaan dengan ciprofloxacin juga dapat menimbulkan efek kontraindikasi, sehingga sangat penting untuk mengikuti anjuran dokter.

Bagaimana jika lupa minum ciprofloxacin pada jadwal yang telah ditentukan? Maka, minumlah segera ciprofloxacin ketika ingat sebelum jadwal berikut terlalu dekat. Namun, jika jeda yang tersisa sudah dekat, lebih baik abaikan saja dan jangan menggandakan dosis guna mengganti yang terlewat.

Dapatkan obat tanpa perlu antri di apotek dengan Lifepack. Unduh aplikasi Lifepack melalui Google Play Store maupun App Store sekarang.
Referensi:
National Center for Biotechnology Information

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis