fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Irma Lidia

Kekurangan cairan mungkin kerap dianggap sebagai hal yang sepele bagi sebagian orang. Orang-orang menganggap jika kehilangan cairan tubuh dapat segera digantikan dengan mengonsumsi air putih dalam jumlah yang cukup. Masih banyak yang menganggap jika kekurangan cairan hanya bisa terjadi akibat kurang minum air atau terlalu banyak terpapar udara panas. Padahal, kekurangan cairan tubuh bisa disebabkan oleh hal lain dan bisa menyebabkan gangguan kesehatan serius. Kekurangan cairan ini bisa didapatkan dari natrium laktat yang menjadi salah satu bahan pada cairan infus.

Jika Anda berada di rumah sakit, tentu tidak asing dengan cairan infus. Cairan yang diberikan kepada pasien yang tengah melakukan perawatan di rumah sakit ini biasanya berisi obat atau nutrisi bagi pasien. Cairan infus ini sendiri sebenarnya terdiri dari berbagai zat seperti mineral dan sebagainya yang dicampurkan dalam dosis tertentu untuk mengembalikan kondisi pasien seperti sedia kala (Baca juga Natrium Rabeprazole).

Informasi

Natrium laktat merupakan salah satu senyawa yang berasal dari fermentasi sumber gula. Dalam dunia kesehatan, Natrium laktat kerap digunakan sebagai salah satu bahan pembuat ringer laktat (RL). Ringer laktat atau yang oleh masyarakat awam dikenal sebagai infus merupakan salah satu cara untuk memberikan cairan kedalam tubuh pasien guna untuk mengembalikan cairan tubuh yang hilang. 

Kehilangan cairan tubuh bisa dikarenakan banyak hal seperti terluka, menjalani operasi dan sebagainya. Oleh sebab itulah, selain digunakan untuk mengembalikan cairan tubuh pasien infus juga digunakan untuk memberikan obat.

Penggunaan cairan infus sendiri tidak boleh dilakukan oleh sembarang orang dan harus berdasarkan persetujuan dokter. Pemasangan infus juga tidak bisa asal-asalan, hanya petugas kesehatan yang berpengalaman saja yang sebaiknya diizinkan untuk memasang atau melepas infus karena jika dilakukan oleh orang lain maka kemungkinan justru melukai arteri sehingga bisa menyebabkan pendarahan.

natrium laktat
Natrium laktat ialah senyawa yang berasal dari fermentasi sumber gula. Natrium laktat kerap digunakan sebagai bahan pembuat ringer laktat.

Cairan infus sebenarnya terdiri dari berbagai macam. Namun, yang kerap digunakan untuk digunakan selama pasien melakukan perawatan di rumah sakit adalah ringer laktat. Cairan ini merupakan cairan kristaloid yang mengandung kalium, kalsium, natrium laktat, air dan klorida. Cairan ini biasanya digunakan untuk merawat pasien yang terluka, mengalami cedera atau menjalani operasi yang mengakibatkan kehilangan banyak darah dengan cepat.

Di pasaran cairan ini tersedia sebagai larutan steril yang tersedia dalam kemasan botol khusus yang juga steril. Banyak jenis dan merek yang tersedia sehingga jika Anda ragu sebaiknya Anda melihat informasi di situs resmi BPOM guna melihat info yang lebih lengkap. Namun, pada umumnya tersedia 2 pilihan yaitu ringer laktat berisi 1000 ml dengan 5% Dextrose dan 500 ml dengan 5% Dextrose.

Dosis

Pada dasarnya, pemakaian ringer laktat harus berdasarkan saran dari dokter dan ketetapan laboratorium. Dosis yang digunakan biasanya didasarkan pada usia, berat badan dan kondisi medis pasien itu sendiri. Pemberian cairan harus berdasarkan perawatan yang dilakukan pasien serta kebutuhan cairan pasien. Hal ini juga berlaku pada pasien anak-anak. Pemberian ringer laktat pada anak sebenarnya belum memiliki ketetapan yang memadai. Selama ini pemberian cairan infus pada pasien anak merujuk pada literatur medis serta anjuran yang tertera dalam kemasan infus.

Kontraindikasi

Interaksi dengan Obat Lain

Karena infus harus dilakukan berdasarkan saran dokter, Anda sebaiknya memberitahukan kepada petugas kesehatan obat-obatan apa saja yang sedang digunakan baik itu obat resep atau hanya sekedar obat herbal dan suplemen kesehatan. 

Hal ini guna menghindari risiko interaksi ringer laktat dengan beberapa obat seperti propanolol, ceftriaxone, procainamide, mannitol, norepinephrine, methylprednisolone, nitroprusside dan nitroglycerin.   Selain obat, jangan lupa untuk memberitahukan kondisi kesehatan Anda kepada dokter dengan jelas agar bisa dilakukan perawatan yang sesuai.

Kelompok Orang Berisiko

Orang yang paling beresiko adalah orang yang memiliki alergi terhadap ringer laktat atau bahan lain yang terkandung di dalamnya sehingga Anda disarankan untuk memberitahu dokter jika memiliki alergi terhadap cairan ini. 

Selain itu, wanita hamil dan ibu menyusui juga sebaiknya memberitahukan kondisinya kepada dokter karena ringer laktat mungkin berisiko pada perkembangan janin atau bayi. Selain itu, pemberian larutan yang mengandung sodium seperti ringer laktat sebaiknya diberikan secara hati-hati pada pasien yang memiliki penyakit jantung, ginjal, hati dan hypoalbuminemia.

Efek Samping

Tidak semua orang mengalami efek samping dari penggunaan ringer laktat. Namun, beberapa gejala seperti nyeri dada, penurunan tekanan darah, batuk, ruam, bersin-bersin, sakit kepala dan sebagainya mungkin bisa terjadi pada beberapa orang. Akan tetapi, jika Anda mengalami gejala yang lebih serius seperti infeksi di daerah injeksi, hypervolemia, ekstravasasi dan flebitis di daerah injeksi maka sebaiknya Anda segera menghubungi dokter.

Cara Konsumsi

Ringer laktat sendiri diberikan dengan cara diberikan langsung ke pembuluh darah pasien. Oleh sebab itu, jangan pernah Anda mencabut selang infus sendiri karena bisa mengakibatkan luka dan berpotensi menyebabkan infeksi. Oleh sebab itu, Anda sebaiknya berhati-hati saat menggunakan selang infus karena bisa mengakibatkannya tertarik secara tidak sengaja. Selain itu, pemberian ringer laktat hanya dilakukan oleh dokter saja karena bisa menyebabkan komplikasi jika diberikan secara sembarangan.

Beli obat tanpa perlu antri di apotek dengan Lifepack. Unduh aplikasi Lifepack melalui Google Play Store maupun App Store sekarang. Atau Anda bisa dapatkan rekomendasi produk suplemen dan vitamin terbaik di Jovee.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis