fbpx

Natrium Etilendiamin Tetra Asetat

Nov 13, 2020 | direktoriObat, Informasi Kesehatan Obat dari Huruf N | 0 Komentar

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Fala Adinda

Keracunan logam berbahaya harus segera diobati dan mendapatkan penanganan medis secepat mungkin. Pasalnya, keracunan logam berbahaya dapat menimbulkan efek samping yang sangat berbahaya bagi tubuh. Salah satu senyawa obat yang diberikan untuk mengatasi keracunan logam berbahaya adalah Natrium Etilendiamin Tetra Asetat atau dikenal sebagai garam sodium EDTA (Baca juga Mengetahui Tekanan Darah Normal Pada Orang Dewasa).

Informasi 

Obat Natrium Etilendiamin Tetra Asetat atau garam sodium EDTA memiliki fungsi untuk menghilangkan kandungan logam berat yang masuk ke aliran darah tubuh seperti timbal. Senyawa garam sodium EDTA juga digunakan pada terapi pasien yang mengidap masalah pembekuan darah, hiperkalsemia, serta encephalopathy.

Natrium Etilendiamin Tetra Asetat
Obat Natrium Etilendiamin Tetra Asetat atau garam sodium EDTA untuk menghilangkan kandungan logam berat yang masuk ke aliran darah tubuh.

Garam disodium EDTA memiliki berbagai manfaat untuk pengobatan, perawatan, pencegahan, kontrol dan memperbaiki penyakit yang disebabkan oleh pembekuan darah, hiperkalsemia, keracunan timbal serta encephalopathy.

Dosis 

EDTA tersedia dalam berbagai bentuk sediaan termasuk tetes untuk mata. Penggunaan EDTA yang tidak tepat dapat menimbulkan berbagai efek samping dan masalah oleh sebab itu penggunaan obat dengan kandungan disodium EDTA harus mengikut anjuran dokter. Sangat tidak dianjurkan atau tidak aman menggunakan obat EDTA lebih daripada 3 gram setiap hari. 

Penggunaan obat dengan kandungan EDTA juga tidak diperbolehkan lebih lama dari 5 hingga 7 hari. Pasalnya penggunaan obat EDTA dalam jangka waktu lama bisa menyebabkan masalah pada tubuh. EDTA untuk mata yang mengalami penumpukan kalsium digunakan sebagai bagian prosedur pengobatan. 

Pengobatan untuk keracunan timbal oleh petugas medis diberikan dengan cara disuntik ke pembuluh darah. Dosis EDTA untuk mengobati kadar kalsium terlalu tinggi pada darah diberikan dengan cara disuntik ke pembuluh darah oleh petugas medis. 

Kontraindikasi 

Interaksi dengan Obat Lain 

Penggunaan obat-obatan medis dalam waktu bersamaan dapat menimbulkan efek samping ataupun menurunkan manfaat yang diterima dari obat tersebut. Oleh sebab itu Anda harus selalu berkonsultasi ke dokter setiap kali akan mengkonsumsi obat dalam waktu bersamaan. Tidak hanya obat, penggunaan bersamaan dengan vitamin, suplemen ataupun obat herbal juga harus selalu diinformasikan.

Penggunaan EDTA dapat menurunkan kadar gula dalam darah. Sehingga penggunaan EDTA bersamaan dengan insulin dapat menyebabkan penurunan kadar gula darah berlebihan. Obat berjenis warfarin atau Coumadin dapat berinteraksi dengan EDTA yang menyebabkan penurunan efek warfarin. Penggunaan bersamaan dengan EDTA akan meningkatkan risiko penggumpalan darah.

Kelompok Orang Berisiko 

Wanita yang sedang hamil dan menyusui termasuk ke dalam kelompok orang sangat berisiko mengkonsumsi obat ini. Anda harus selalu berkonsultasi ke dokter untuk penggunaan obat ini dalam kondisi hamil dan menyusui. Dokter mungkin hanya akan merekomendasikan obat ini apabila manfaat yang diperoleh oleh pasien lebih besar ketimbang efek samping yang mungkin diterima. 

Pasien yang memiliki kondisi kekurangan kalium serta kondisi gagal kongestif tidak disarankan menggunakan obat ini. Anda harus selalu berkonsultasi dengan dokter dan menyampaikan riwayat penyakit yang diderita apabila ingin mengkonsumsi obat ini. Orang dengan masalah penyakit ginjal yang aktif, hepatitis, anuria serta arteriosclerosis umum dilarang mengkonsumsi obat ini. 

Efek Samping

Penggunaan obat EDTA harus selalu mengikuti anjuran dokter karena penggunaan jangka panjang serta dosis berlebih dapat menyebabkan berbagai masalah. Penggunaan obat EDTA selama lebih dari 5 hingga 7 hari atau melebihi dosis 3 gram setiap hari bisa menimbulkan efek samping seperti kerusakan ginjal, kadar kalsium yang terlalu rendah sampai pada kadar berbahaya. Efek samping yang paling berbahaya bisa menimbulkan kematian.

Efek samping lainnya dari penggunaan EDTA juga sangat beragam. Beberapa orang bisa mengalami efek samping sementara lainnya tidak mengalami efek samping penggunaan EDTA. Berikut adalah efek samping yang umumnya dirasakan:

  • Sakit kepala dan pusing
  • Mual dan muntah
  •  Demam
  • Tubuh terasa menggigil seperti panas dingin
  • Mialgia
  • Kelelahan yang berlebihan
  • Mati rasa pada beberapa bagian tubuh
  • Anoreksia
  • Tremor
  • Hipotensi atau tekanan darah rendah
  • Dehidrasi dan rasa haus berlebih

Untuk efek samping tertentu dalam jangka waktu pendek tidak perlu mendapatkan penanganan medis. Sementara jika efek samping yang timbul sangat mengganggu dan tidak segera hilang maka Anda sebaiknya menghubungi dokter.

Cara Konsumsi

Cara konsumsi EDTA yang tepat harus mengikuti anjuran dari dokter dan petugas medis. Penggunaan obat EDTA tidak boleh melebihi dan mengurangi tanpa pengawasan dari dokter. Memperbanyak dosis obat tidak akan mempercepat reaksi obat sehingga Anda tidak boleh sembarangan menambahkan dosis. Konsumsi obat EDTA harus mengikuti jadwal yang telah diatur dan sebaiknya di jam yang sama setiap hari.

Apabila Anda melewati dosis sebelumnya sementara sudah mendekati jadwal konsumsi dosis berikutnya maka jangan menambahkan dosis. Penyimpanan obat dengan kandungan EDTA harus di dalam ruangan dengan suhu tidak terlalu tinggi tidak terlalu rendah alias suhu ruang. Jauhkan obat dengan kandungan EDTA dari paparan cahaya langsung.

Beli obat tanpa perlu antri di apotek dengan Lifepack. Unduh aplikasi Lifepack melalui Google Play Store maupun App Store sekarang. Atau Anda bisa dapatkan rekomendasi produk suplemen dan vitamin terbaik di Jovee.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis