fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Irma Lidia

Obat moxifloxacin merupakan obat yang dikonsumsi oleh pasien yang mengalami infeksi bakteri. 

Infeksi bakteri adalah serangan yang dihasilkan dari patogen tubuh, yaitu bakteri-bakteri. Banyak sekali bakteri yang dapat menyerang tubuh. Maka dari itu, apabila tidak segera diatas maka akan memberikan dampak buruk terhadap tubuh. 

Informasi 

Obat moxifloxacin adalah obat yang tergolong dalam antibiotik dan dikonsumsi oleh seseorang yang sedang mengalami infeksi dari mikroorganisme bakteri. Cara kerja dari obat moxifloxacin adalah menghentikan tumbuh kembang dari bakteri yang terdapat di dalam tubuh. 

Obat antibiotik ini hanya digunakan dalam mengobati yang infeksi bakteri, bukan infeksi yang lain. Bahkan, obat ini tidak bisa digunakan untuk mengatasi permasalahan infeksi dari virus, layaknya flu. Anda tidak usah lagi mengkonsumsi obat moxifloxacin secara berlebih agar efektivitas dari obat tidak akan menurun. 

Dosis

Dosis untuk Orang Dewasa

Infeksi akut bronkitis : dosis 400 mg konsumsi oral  dalam satu hari dan diberikan dalam jangka waktu selama 5 hari. 
dosis secara IV, yaitu 400 mg sehari dan diberikan dalam 60 menit selama 5 hari atau secara oral 400 mg yang diberikan 1 kali sehari.
Infeksi intra abdominal: dosis 400 mg secara konsumsi oral dalam sehari dan dilakukan sampai dengan 5 – 14 hari. 
dosis secara IV, yaitu 400 mg sehari dan diberikan dalam 60 menit selama 5 hari atau secara oral 400 mg yang diberikan 1 kali sehari.
Pneumonia: dosis penggunaan 400 mg dilakukan secara oral dalam 24 jam dalam jangka waktu 7-14 hari. 
dosis secara IV, yaitu 400 mg sehari dan diberikan dalam 60 menit selama 5 hari atau secara oral 400 mg yang diberikan 1 kali sehari.
Sinusitis: dosis 400 mg secara oral setiap waktu 24 jam dengan jangka 10 hari. 
dosis secara IV, yaitu 400 mg sehari dan diberikan dalam 60 menit selama 5 hari atau secara oral 400 mg yang diberikan 1 kali sehari.
Infeksi kulit : dosis 400 mg secara oral atau IV sekali dalam sehari. Durasi jangka waktu dalam 7 – 21 hari, infeksi rumit. Jangka waktu infeksi tanpa adanya komplikasi adalah 7 hari. 
Infeksi kulit dengan komplikasi: dosis untuk penggunaan adalah 400 mg. Durasi waktu dari 7 – 21 hari hanya untuk golongan infeksi rumit. Durasi tanpa adanya komplikasi selama 7 hari. 
Untuk pemberian IV, diberikan dengan dosis 400 mg sekali sehari dalam 60 menit selama 7-21 hari atau secara oral 400 mg satu kali sehari selama 7-21 hari.
Inhalasi bacillus anthracis: dosis yang dikonsumsi adalah 400 mg, dilakukan dalam durasi waktu selama 60 hari. 
Anthrax profilaksis: dosis yang digunakan 400 mg secara oral, dalam satu kali sehari. Durasi waktu penggunaan adalah 60 hari. 
Tuberkulosis aktif: dosis yang digunakan adalah 400 mg, secara oral atau IV yang diberikan satu kali sehari. 

Kontraindikasi 

  1. Apabila Anda memiliki permasalahan mengenai reaksi berlebih terhadap moxifloxacin, maka Anda bisa beritahukan kepada dokter. 
  2. Beritahukan terhadap dokter, mengenai obat yang saat ini sedang dikonsumsi, mulai dari obat resep, non-resep, ataupun herbal. 
  3. Apabila Anda mengkonsumsi obat yang bernama vitamin suplemen, videx, sebaiknya bicarakan terlebih dahulu dengan dokter atau apoteker. 
  4. Apabila salah satu keluarga memiliki interval QT jangka panjang, maka beritahukan terhadap dokter. 
  5. Memberitahukan terhadap dokter, apabila Anda sedang menjalankan program kehamilan, hamil, atau sedang menyusui. 
  6. Ketika terkena paparan sinar matahari langsung, sebelum salah langka maka konsultasikan terhadap dokter. 

Interaksi dengan Obat Lain 

Terdapat beberapa obat yang tidak bisa dikonsumsi bersamaan, karena akan menimbulkan efek samping yang meningkat dibandingkan dengan sebelumnya. Maka dari itu, Anda bisa berkonsultasi bersama dengan dokter mengenai obat-obatan yang saat ini sudah dikonsumsi. Agar kondisi tubuh aman-aman saja, dan tidak terjadi efek samping yang begitu parah mempengaruhi tubuh. 

Inilah obat-obat yang tidak diperbolehkan untuk mengkonsumsi obat bersama dengan moxifloxacin, diantaranya yaitu insulin, pil air, obat untuk irama jantung, obat yang digunakan untuk mengurangi rasa depresi, NSAID, dan eritromisin. 

Kelompok Orang Berisiko 

Obat moxifloxacin merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan C, maka dari itu belum ada penelitian yang pasti mengenai obat yang beresiko terhadap bayi atau janin. Maka dari itu, ibu yang sedang menjalankan program kehamilan, hamil, atau menyusui. Untuk amannya, Anda bisa mengkonsultasikannya terhadap dokter. 

Inilah orang yang akan beresiko ketika mengkonsumsi obat moxifloxacin, diantaranya sebagai berikut: 

  1. Ibu yang sedang hamil, menyusui, dan menjalankan program kehamilan. 
  2. Memiliki permasalahan dengan interval QT. 
  3. Seseorang yang memiliki pengobatan lain. 
  4. Memiliki reaksi berlebihan terhadap obat moxifloxacin. 

Efek Samping 

Setiap orang akan memiliki reaksi efek samping yang berbeda. Tak semua efek samping akan menyerang seluruh bagian tubuh. Disesuaikan juga dengan kondisi masing-masing fisik. 

Inilah efek samping yang umum terjadi, diantaranya sebagai berikut: 

  • Indra penglihatan mulai mengabur
  • Mata mulai terasa berair
  • Mata mulai nyeri dan gatal

Apabila efek samping terlalu parah, maka segeralah bawa diri Anda ke dokter terpercaya. Jangan sampai telat, karena akan berbahaya untuk kesehatan dan keamanan tubuh. 

Cara Konsumsi

Cara konsumsi cukuplah mudah, Anda cukup mengikuti segala instruksi yang telah diarahkan oleh dokter atau apoteker sebelumnya. Pastikan bahwa Anda selalu mengikuti dosis yang tertera dan tidak melewati satu dosis apapun. Dengan pengurangan atau penambahan dari dosis, maka akan mempengaruhi kinerja dari obat moxifloxacin untuk saat ini.

Beli obat tanpa perlu antri di apotek dengan Lifepack. Unduh aplikasi Lifepack melalui Google Play Store maupun App Store sekarang. Atau Anda bisa dapatkan rekomendasi produk suplemen dan vitamin terbaik di Jovee.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis