fbpx

Mengenal Lansoprazole, Obat Untuk Atasi Gangguan Asam Lambung

Nov 4, 2020 | Obat | 0 Komentar

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Irma Lidia

Mungkin beberapa dari Anda memiliki penyakit yang diakibatkan oleh gangguan asam lambung. Bagi Anda yang mengalaminya untuk Anda sudah sangat familiar dengan obat Lansoprazole. Lansoprazole merupakan obat yang sering digunakan oleh penderita gangguan asam lambung untuk menetralisir asam lambung berlebih. 

Namun apa bedanya dengan obat-obatan yang dapat mengatasi gangguan asam lambung lainnya? Apa saja efek samping yang dihasilkan oleh obat ini? Emang berangkatnya pada ulasan yang telah Tim Lifepack rangkum berikut ini. 

Apa Itu Obat Lansoprazole?

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya obat lansoprazole merupakan obat yang sering digunakan untuk mengatasi penyakit yang diakibatkan oleh gangguan asam lambung seperti Gastroesophageal Reflux Disease (GERD), sindrom zollinger, erosif esophagitis, tukak lambung yang mana cara kerjanya adalah dengan menurunkan produksi asam lambung (Baca juga Bahaya Penyakit Asam Lambung dan Cara Mengatasinya). Obat ini dapat mengatasi gejala gangguan asam lambung seperti nyeri pada nyeri pada ulu hati, mual, muntah, dan rasa asam pada mulut. Obat ini juga biasanya digunakan untuk mengatasi sakit maag akibat penggunaan obat-obatan Non Steroidal Anti-Inflammatory Drugs (NSAID) dan infeksi asam lambung yang disebabkan oleh bakteri Helicobacter pylori.

Lansoprazole merupakan obat yang masuk kedalam golongan obat-obatan penghambat pompa proton. Selain itu, obat lansoprazole merupakan obat yang tidak dapat digunakan sembarangan karena obat ini masuk kedalam golongan obat resep. Obat ini tersedia dalam bentuk kapsul, injeksi, dan tablet. 

Dosis

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa obat ini merupakan obat resep sehingga penggunaannya tidak dapat sembarang. Jangan tambahkan atau mengurangi dosis tanpa rekomendasi dari dokter karena dapat berbahaya efeknya bagi kesehatan. Berikut beberapa rekomendasi dosis yang sering digunakan oleh dokter untuk mengatasi penyakit-penyakit akibat gangguan asam lambung berikut ini. 

Menurut dr. Irma Lidia dari Tim Dokter Lifepack, proses bekerjanya dapat bertahan sehari penuh, sehingga cara minum obat ini bisa satu kali sehari, dan tetap bekerja efektif untuk menghambat sekresi asam lambung secara konstan. lansoprazole sebaiknya dikonsumsi sebelum makan karena makanan dapat menurunkan bioavailabilitasnya.

1. GERD (Gastroesophageal Reflux Disease)

Penggunaan obat lansoprazole untuk mengatasi gastroesophageal reflux disease (GERD), diperlukan 15 mg obat lansoprazole secara oral yang dikonsumsi 1 kali sehari (Baca juga Mengenal Penyakit GERD (Gastroesophageal Reflux Disease)). 

2. Tukak Lambung

Penggunaan obat lansoprazole untuk mengatasi tukak lambung biasanya diberikan dengan dosis 30 mg secara oral yang dikonsumsi 1 kali sehari 30 menit sebelum makan.

3. Sindrom Zollinger

Pada sindrom zollinger, obat lansoprazole diberikan dengan dosis 60 mg secara oral yang dikonsumsi 1 kali sehari. 

4. Erosif Esofagitis

Penggunaan obat lansoprazole untuk mengatasi erosif esofagitis biasanya diberikan lansoprazole oral dengan dosis 30 mg yang dikonsumsi satu kali sehari atau dengan lansoprazole injeksi yang diberikan dengan dosis yang sama, yaitu 30 mg.

5. Infeksi Helicobacter pylori

Pada infeksi helicobacter pylori, obat lansoprazole diberikan dengan dosis oral sebanyak 30 mg yang dikombinasikan dengan obat-obatan lain seperti obat clarithromycin. Obat ini dikonsumsi dua kali sehari (setiap dua belas jam).

Efek Samping

Penggunaan obat lansoprazole ternyata dapat menimbulkan efek samping. Berikut beberapa gejala efek samping yang umum terjadi akibat penggunaan obat yang satu ini :

  1. Pusing
  2. Jantung berdebar-debar
  3. Gelisah
  4. Mual atau muntah
  5. Diare

Anda perlu segera memeriksakan diri ke dokter atau pelayanan kesehatan jika gejala efek samping semakin buruk seperti terjadinya kejang, ruam, demam, hingga hilang kesadaran.

Kontraindikasi

Penggunaan obat lansoprazole perlu dikonsultasikan kepada dokter atau apoteker terutama jika anda ingin mengonsumsinya bersamaan dengan obat, vitamin, atau suplemen lainnya. Anda juga perlu mengonsultasikan penggunaan obat ini jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu seperti gangguan hati, penyakit ginjal, penyakit jantung, hamil, menyusui, atau akan melakukan program kehamilan.

Peringatan

Terdapat beberapa hal yang perlu anda perhatikan sebelum mengonsumsi obat ini. Jangan menambah atau mengurangi dosis tanpa pengawasan dari dokter. Pastikan Anda juga memahami bagaimana cara penggunaan obat lansoprazole yang tepat. Jika Anda belum memahami cara penggunaan obat lansoprazole, tanyakan kepada dokter atau apoteker sampai Anda benar-benar memahaminya. 

Penggunaan obat ini perlu dikonsultasikan kepada dokter jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu seperti gangguan hati, penyakit ginjal, dan penyakit jantung. Anda juga perlu mengonsultasikan penggunaan obat ini jika Anda dalam kondisi hamil, menyusui atau akan melakukan program kehamilan.

Itulah informasi mengenai obat dosis, efek samping, dan kontraindikasi dari obat lansoprazole. Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antri. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store. Atau Anda bisa dapatkan rekomendasi produk suplemen dan vitamin terbaik di Jovee.

Ditulis oleh: Nada Karisma

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis