fbpx

Mengenal Jenis-jenis Leukemia (Kanker Darah)

Mei 26, 2020 | Hidup Sehat | 0 Komentar

Artikel ini telah ditinjau oleh Nada Karisma

Ditinjau oleh: dr. Denny Archiando

Jika berbicara tentang kanker, mungkin Anda terbayang berbagai organ tubuh yang dapat terserang oleh kanker. Menurut National Cancer Institute, kanker terjadi ketika terdapat sel abnormal membelah tak terkendali dan dapat menyerang jaringan di sekitarnya. Sel-sel kanker dapat menyebar ke bagian tubuh lain melalui sistem peredaran darah dan kelenjar getah bening. Terdapat berbagai macam kanker, salah satunya leukemia atau yang dikenal juga dengan kanker darah.

Leukemia adalah kanker yang terjadi pada sel darah putih. Jika seharusnya sel darah putih membantu tubuh dalam melawan infeksi, pada leukemia sumsum tulang menghasilkan sel darah putih abnormal.

Leukemia dapat berkembang dengan cepat atau lambat dan menjadi kronis secara perlahan. Pada leukemia akut, sel-selnya sangat abnormal dan jumlahnya meningkat dengan cepat. Pada orang dewasa bisa mendapatkan jenis leukemia apapun, namun  anak-anak dengan leukemia paling sering memiliki tipe akut. Beberapa leukemia seringkali dapat disembuhkan. Tetapi pada jenis lainnya sulit disembuhkan. Perawatan  yang perlu dilakukan untuk leukemia dapat berupa kemoterapi, radiasi dan transplantasi sel induk. Bahkan meski gejalanya hilang, orang yang pernah terserang leukemia mungkin perlu terapi untuk mencegah terjadinya kambuh.

Jenis-jenis Leukemia

Berikut beberapa jenis leukemia atau kanker darah yang perlu Anda waspadai.

Leukemia Limfositik Akut

Pada Leukemia Limfositik Akut, juga disebut leukemia limfoblastik akut, terdapat terlalu banyak jenis sel darah putih spesifik yang disebut limfosit atau limfoblas. ALL adalah jenis kanker yang paling umum pada anak-anak. Leukemia Limfositik Akut memiliki beberapa gejala, antara lain:

  • Lemas atau merasa lelah
  • Demam
  • Mudah memar atau berdarah
  • Ada gumpalan darah di bawah kulit
  • Sesak napas
  • Penurunan berat badan tanpa alasan yang jelas atau kehilangan nafsu makan
  • Merasa nyeri di tulang atau perut
  • Merasa sakit atau perasaan kenyang di bawah tulang rusuk
  • Terdapat benjolan tanpa rasa sakit di leher, ketiak, perut, atau pangkal paha

Leukemia Myeloid Akut

Pada Leukemia Myeloid Akut, terdapat terlalu banyak jenis sel darah putih spesifik yang disebut myeloblast. Leukemia Myeloid Akut adalah jenis leukemia akut yang umum ditemukan pada orang dewasa. Kanker jenis ini dapat memburuk dengan cepat jika tidak dilakukan penanganan lebih lanjut. Faktor risiko dari leukemia jenis ini, antara lain merokok, pernah menjalankan perawatan kemoterapi, dan paparan radiasi.

Gejala dari leukemia jenis ini, yaitu:

  • Demam
  • Sesak napas
  • Mudah memar atau berdarah
  • Berdarah di bawah kulit
  • Kelemahan atau perasaan lelah
  • Penurunan berat badan tanpa penyebab yang jelas atau kehilangan nafsu makan

Leukemia Limfositik Kronis

Pada leukemia jenis ini adalah kondisi dimana terdapat terlalu banyak limfosit, sejenis sel darah putih. Leukemia jenis ini adalah jenis leukemia kedua yang paling umum pada orang dewasa. Biasanya penyakit ini sering terjadi selama atau setelah usia pertengahan dan jarang terjadi pada anak-anak.

Biasanya leukemia jenis ini tidak menimbulkan gejala. Namun jika terdapat gejala, berikut gejala-gejala leukemia limfositik kronis yang mungkin dialami seseorang.

  • Pembengkakan kelenjar getah bening tanpa nyeri di leher, ketiak, perut, atau selangkangan\
  • Merasa kelelahan tanpa penyebab yang jelas
  • Rasa sakit atau perasaan kenyang di bawah tulang rusuk
  • Demam dan infeksi
  • Penurunan berat badan tanpa penyebab yang jelas

– – – – – – Editorial Pick – – – – – –
Gejala Kanker Serviks yang Paling Mudah Dikenali
7 Jenis Makanan Sumber Penyebab Kanker Payudara

Waspada, Inilah Ciri-ciri Kanker Payudara Stadium 1K
Awas Bahaya Kanker Paru Menghantui Semua Umur Termasuk Milenial
Gejala Dini Kanker Prostat yang Wajib Diwaspadai
Penyakit yang Sering Menyerang Sistem Reproduksi Wanita
Mengenal Penyebab Siklus Menstruasi Tidak Normal

Leukemia Myeloid Kronis

Pada Leukemia Myeloid Kronis, terdapat terlalu banyak granulosit, yang merupakan sejenis sel darah putih. Kebanyakan orang dengan leukemia myeloid kronis ini memiliki mutasi gen (perubahan) yang disebut kromosom Philadelphia. Terkadang Lekuemia Myeloid Kronis tidak menyebabkan gejala apa pun. Namun jika terdapat gejala, mungkin gejalanya dapat berupa:

  • Kelelahan tanpa penyebab yang jelas
  • Penurunan berat badan tanpa penyebab yang jelas
  • Berkeringat di malam hari
  • Demam
  • Rasa sakit atau perasaan penuh di bawah tulang rusuk di sisi kiri

Itulah beberapa informasi mengenai penyebab, gejala, dan jenis leukemia. Jika Anda merasakan beberapa gejala di atas, segeralah periksakan diri ke dokter.

Download aplikasi Lifepack di Playstore dan Appstore, apotek online untuk tebus resep obat. Solusi berobat bebas antri. 

Referensi:
Acute Lymphocytic Leukemia
Acute Myeloid Leukemia
Chronic Lymphocytic Leukemia
Chronic Myeloid Leukemia
National Cancer Institute
Leukemia

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis