fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Denny Archiando

Obat herbal merupakan obat yang lebih diminati oleh banyak orang untuk mengobati segala jenis penyakit atau hanya sekedar menjaga kesehatan dan meningkatkan stamina tubuh. Obat herbal berasal dari tanaman herbal yang diambil bagiannya seperti daun, batang, buah, umbi, hingga akar. Kecenderungan masyarakat mengonsumsi obat tentu tak lepas dari gaya hidup back to nature dan untuk meminimalisir efek samping dari penggunaan obat-obat medis. Salah satu obat herbal yang diambil dari akar yaitu licorice (Baca juga Ekstrak Belladonna).

Informasi

licorice adalah
Licorice adalah akar manis yang merupakan salah satu tanaman herbal yang banyak digunakan untuk mengobati masalah kesehatan tertentu.

Licorice atau dikenal dengan akar manis karena memiliki rasa yang manis, merupakan salah satu tanaman herbal yang banyak digunakan untuk mengobati masalah kesehatan tertentu. Rasa manis pada licorice sering ditambahkan ke dalam minuman atau permen. Licorice mengandung lebih dari 300 senyawa yang berbeda dan dapat memberi efek antibakteri maupun antivirus. Beberapa manfaat dari licorice yaitu:

Mengobati Sakit Perut

Pada umumnya akar licorice dapat digunakan untuk mengatasi sakit perut atau masalah pencernaan lain seperti sakit maag, nyeri ulu hati, bahkan kasus keracunan makanan. Licorice dapat membantu mengembalikan keseimbangan asam lambung karena bersifat anti inflamasi dan kekebalan tubuh yang berasal dari asam glycyrrhizic.

Meredakan Stress

Akar licorice diekstrak agar tubuh tidak mengeluarkan hormon adrenalin secara terus menerus. Selain itu ekstrak akar manis ini dapat membantu mengendalikan hormon kortisol dalam tubuh agar jumlahnya tidak berlebihan dan meredakan gejala stress.

Membantu Mengatasi Kanker

Akar licorice ini dapat meminimalisir terjadinya kanker maupun membantu pengobatan kanker sesuai dengan petunjuk dari dokter.

Mengobati Masalah Kulit dan Gigi

Tanaman ini mengandung sifat antibakteri yang dapat bermanfaat untuk bahan obat kulit dan mengatasi gigi yang bolong atau rusak karena adanya bakteri.

Meningkatkan Kekebalan Imun

Licorice mengandung zat antiviral yang bagus untuk menjaga sistem kekebalan tubuh. Sebuah studi menyatakan bahwa akar tanaman ini mengandung antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas dan menjaga daya tahan tubuh sehingga Anda tidak mudah sakit. 

Mengobati Batuk dan Sakit Tenggorokan

Tanaman obat ini dapat membantu melegakan tenggorokan dan mengeluarkan dahak yang menimbulkan terjadinya batuk yang terus menerus, karena pada tanaman ini terkandung zat anti inflamasi. 

Meredakan Gejala PMS dan Menopause

Akar manis ini juga dapat meredakan nyeri PMS dan gejala menopause pada wanita. Efek yang dihasilkan dari ekstrak tanaman ini lebih baik daripada efek yang dihasilkan dari terapi hormon.

Mengobati Nyeri

Licorice dapat membantu untuk meredakan kram di bagian perut maupun bagian otot lain, selain itu obat dalam bentuk salep dapat digunakan sebagai pereda rasa tidak nyaman saat terjadi nyeri sendi.

Dosis

Terdapat beberapa bentuk obat yang berasal dari tanaman ini dan penyesuaian dosis, antara lain:

Ekstrak Cairan

Tanaman yang dikonsumsi dalam bentuk cairan biasanya rasanya manis, bisa dicampur dengan minuman hangat. Dosis yang harus diperhatikan yaitu tidak melebihi 30 mg/Ml. Karena kandungan asam glycyrrhizic terlalu banyak dapat memicu efek samping berbahaya.

Bubuk

Obat dalam bentuk bubuk dapat dicampur dengan salep untuk mengobati kulit. Bubuk obat ini dapat mengobati jerawat dan eksim. Dosis yang dianjurkan yaitu tidak lebih dari 75 mg per hari.

Teh

Anda dapat mengonsumsi dengan cara mengeringkan daunnya dan menghancurkan kemudian menyeduh menjadi teh. Dosis konsumsi obat dalam bentuk teh ini yaitu sebanyak 8 onsteh licorice per hari.

DGL

DGL atau deglycyrrhizinated licorice dikemas lebih aman, mengandung glycyrrhizin tidak lebih dari 2%, dikonsumsi tidak lebih dari 5 gram per hari.

Kontraindikasi

Interaksi dengan Obat Lain

Sebelum mengonsumsi obat ini, Anda harus melakukan konsultasi kepada dokter atau tim medis untuk memberitahukan obat apa saja yang sedang dikonsumsi baik obat herbal, non herbal, maupun suplemen untuk meminimalisir terjadinya efek samping.

Kelompok Orang Berisiko

Orang yang beresiko jika mengonsumsi obat ini antara lain :

  • Penderita hipertensi
  • Orang dengan riwayat penyakit jantung
  • Wanita hamil dan menyusui
  • Orang yang sedang mengalami pembengkakan pada bagian tubuh tertentu

Efek Samping

Terlalu banyak mengonsumsi obat ini juga dapat menimbulkan efek samping antara lain:

  1. Hipokalemia atau lemahnya otot tubuh
  2. Mengalami retensi cairan dan kelainan metabolisme
  3. Menyebabkan tekanan darah tinggi, detak jantung tidak teratur

Cara Konsumsi

Obat licorice dapat dikonsumsi secara rutin sehari 3 kali, namun tidak boleh berlebihan dan tetap menyesuaikan dosis yang dianjurkan dokter. Obat dalam bentuk cairan, bubuk, teh, maupun DGL dikonsumsi dengan dosis yang berbeda menyesuaikan kondisi tubuh tentang riwayat penyakit maupun dengan konsumsi obat lain. Untuk meminimalisir terjadinya efek samping, Anda sebaiknya tidak menghentikan, mengurangi, atau menambah dosis pemakaian tanpa petunjuk dari dokter.

Beli obat tanpa perlu antri di apotek dengan Lifepack. Unduh aplikasi Lifepack melalui Google Play Store maupun App Store sekarang. Atau Anda bisa dapatkan rekomendasi produk suplemen dan vitamin terbaik di Jovee.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis