fbpx

Klorfeniramin Maleat

Okt 7, 2020 | direktoriObat, Informasi Kesehatan Obat dari Huruf K | 0 Komentar

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Irma Lidia

Alergi merupakan hal yang sangat tidak nyaman. Walaupun sering kali alergi hanya menunjukan gejala yang tidak parah namun dalam beberapa kasus alergi bisa menyebabkan gangguan kesehatan serius yang bisa membahayakan nyawa Anda (Baca juga 5 Faktor Penyebab Munculnya Alergi yang Perlu Anda Waspadai). Oleh sebab itu, Anda sebaiknya tidak menganggap remeh alergi serta berkonsultasilah ke dokter jika dirasa alergi Anda semakin buruk.

Alergi sendiri bisa disebabkan oleh beberapa hal. Ada yang alergi terhadap makanan, bulu binatang hingga alergi terhadap obat-obatan. Sayangnya untuk alergi yang terakhir masih banyak yang belum mengetahuinya. Kebanyakan orang tahu terkena alergi saat mengonsumsi atau terpapar sesuatu. Gejala cukup bervariasi mulai dari yang ringan hingga yang berat. Bahkan dalam beberapa kasus alergi terhadap obat-obatan pasien bisa mengalami gejala yang sangat parah hingga memerlukan perawatan intensif. 

Informasi

Klorfeniramin maleat merupakan obat yang digunakan untuk mengatasi berbagai jenis alergi. Beberapa gejala alergi yang bisa disembuhkan menggunakan obat ini antara lain adalah gatal-gatal, urtikaria dan sebagainya. Obat ini bekerja dengan menghambat senyawa yang menyebabkan alergi.

Klorfeniramin maleat termasuk obat bebas terbatas dan dapat dibeli tanpa resep dokter. Di pasaran obat ini kerap ditemukan dalam bentuk tablet, kapsul dan sirup. Obat ini bisa didapatkan dengan harga yang cukup murah. Rata-rata harga 1 strip Klorfeniramin maleat adalah sebesar 8 ribu rupiah. Untuk mereknya sendiri Anda bisa melihatnya secara lebih lengkap di situs resmi BPOM karena obat ini dijual dalam banyak sekali bentuk dan merek di tanah air.

Karena murah dan mudah diperoleh, Anda bsia membelinya tanpa resep, namun perlu memerhatikan petunjuk dan penggunaannya tidak boleh berlebihan. Jika sakit yang dirasa tidak kunjung membaik, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk penanganan lebih lanjut. Penggunaan Klorfeniramin maleat yang berlebihan atau mengonsumsinya tanpa petunjuk dokter berpotensi membahayakan nyawa Anda sehingga sebaiknya jangan melakukan keduanya.

Dosis

Dosis untuk kasus alergi, Klorfeniramin maleat dapat digunakan baik pada orang dewasa maupun pada anak-anak. Namun, perlu Anda perhatikan jika bayi berumur kurang dari 1 tahun tidak disarankan untuk mengonsumsinya. Pada anak dengan usia antara 1-2 tahun, biasanya dokter akan memberikan Klorfeniramin maleat sebanyak 1 ml Klorfeniramin maleat. 

Untuk anak berusia 2-5 tahun dokter akan memberikan 1 mg Klorfeniramin maleat tiap 4-6 jam dengan dosis maksimal sebanyak 6 mg per hari. Anak-anak yang berusia 6-12 tahun  dokter akan memberikan 2 mg Klorfeniramin maleat tiap 4-6 jam dengan dosis maksimal sebanyak 12 mg per hari

Untuk anak-anak yang telah berusia diatas 12 tahun  hingga dewasa maka dosisnya adalah 4 mg yang diberikan tiap 4-6 jam sekali dengan dosis maksimal sebanyak 24 mg per hari.  

Kontraindikasi

klorfeniramin-maleat

Interaksi dengan Obat Lain

Sama seperti obat pada umumnya, Klorfeniramin maleat bisa berinteraksi dengan obat-obatan lainnya sehingga sebaiknya Anda selalu berkonsultasi lebih dulu dengan dokter sebelum mengonsumsi obat-obatan. Obat ini dapat berinteraksi dengan obat-obatan seperti antidepresan SSP, antikolinergik serta penghambat MAO. 

Selain obat-obatan tersebut, saat Anda mengonsumsi Klorfeniramin maleat sebaiknya Anda tidak mengonsumsi minuman beralkohol karena bisa bisa membahayakan kesehatan Anda seperti mengakibatkan sedasi atau eksitasi. Oleh sebab itu, Anda sebaiknya memberitahu dokter obat-obatan apa saja yang dikonsumsi. Hal ini berlaku pada juga pada pengguna obat-obatan herbal serta suplemen.

Kelompok Orang Berisiko

Orang dengan hipersensitivitas terhadap Klorfeniramin maleat sebaiknya tidak mengonsumsi obat tersebut. termasuk juga bagi para penderita asma akut, anak-anak yang berusia kurang dari 2 tahun, bayi yang baru saja lahir serta bayi prematur. 

Selain itu, pasien dengan kondisi seperti hamil, menyusui, gangguan hati, ginjal, epilepsi, hipertensi serta menderita glaukoma sebaiknya berkonsultasi lebih dulu dengan dokter. (Baca juga 9 Makanan Ibu Menyusui yang Mempengaruhi Kecerdasan Bayi)

Efek Samping

Efek samping yang ditimbulkan oleh Klorfeniramin maleat cenderung berupa gejala ringan seperti pusing, mengantuk mual, sembelit serta penglihatan kabur. Namun, tidak semua pasien mengalami gejala tersebut ada pula pasien yang tidak mengalami gejala sama sekali. Jika Anda justru mengalami gejala yang lebih buruk seperti kejang, perubahan mood, telinga berdenging, pendarahan atau sebagainya, maka segeralah menghubungi dokter. 

Cara Konsumsi

Untuk mendapatkan hasil terbaik sebaiknya Anda mengonsumsi obat ini secara teratur dan sesuai dengan dosis yang dianjurkan. Klorfeniramin maleat dapat dikonsumsi tanpa makan lebih dulu sehingga lebih praktis. Bahkan jika dirasa perlu, Anda bisa membuat jadwal minum obat agar lebih teratur.

Karena obat ini bisa menyebabkan Anda pusing dan mengantuk maka sangat disarankan untuk tidak mengemudikan kendaraan setelah mengonsumsi Klorfeniramin maleat. Pada pasien yang sudah lansia ada kemungkinan jika efek samping dari Klorfeniramin maleat akan lebih terasa karena faktor usia. Sedangkan pada anak-anak akan cenderung keresahan/kegelisahan sehingga anak yang mengonsumsi obat ini haruslah sudah cukup umur serta dalam kondisi yang baik.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis