fbpx
BerandaDiabetesJenis-Jenis Luka Diabetes dan Cara Merawatnya

Ditinjau oleh: dr. Irma Lidia

luka-diabetes

Luka merupakan salah satu hal yang sangat ditakuti oleh penderita diabetes. Pasalnya, jika penderita diabetes mengalami luka, maka akan membutuhkan waktu lama untuk sembuh. Walaupun berpotensi terjadi di seluruh tubuh, namun luka diabetes di kaki merupakan yang paling umum terjadi. Pada kondisi yang paling parah, luka di kaki bisa berujung pada amputasi. 

Mengapa Luka Lambat Sembuh bagi Penderita Diabetes?

Sebagian besar dari Anda mungkin masih bertanya-tanya, kok bisa diabetes menyebabkan luka jadi lambat penyembuhannya, bahkan bisa memicu terjadinya komplikasi? Sebagaimana yang Anda ketahui, diabetes merupakan kondisi di mana terjadi gangguan pada hormon insulin dalam tubuh. Akibat dari adanya gangguan ini, membuat tubuh kesulitan untuk mengontrol kadar gula dalam darah. 

Saat kadar gula dalam darah terus-terusan melonjak, maka kondisi tersebut akan mengganggu fungsi dari sel darah putih. Anda tentu tahu bahwa sel darah putih memegang peranan utama dalam sistem kekebalan tubuh. Dikarenakan gangguan pada sel darah putih akibat tingginya kadar gula darah, membuat tubuh tak optimal membasmi bakteri, serta mengobati luka. 

Diabetes yang diderita seseorang, juga akan membuat sirkulasi dalam tubuh melamban, termasuk juga pada sirkulasi darah. Hal ini memicu makin lambannya pengiriman nutrisi untuk menyembuhkan luka, sampai di bagian tubuh yang terluka tersebut. Akibatnya, penyembuhan luka pun lamban terjadi, bahkan tak bisa sembuh sama sekali, khususnya untuk luka diabetes di kaki

Jenis-Jenis Luka Diabetes

Saat penderita diabetes mengalami luka, maka asupan darah yang mengandung nutrisi akan melamban ke area luka tersebut. Akibatnya, jaringan pada area tubuh yang terluka tersebut jadi mati. Kondisi matinya jaringan pada area tubuh karena tak diperolehnya asupan darah tersebut, disebut juga dengan gangren. 

Jaminan Lifepack untuk Anda

Dalam dunia medis sendiri, tak ada istilah khusus untuk diabetes basah ataupun diabetes kering. Kemungkinan penamaannya ini, didasarkan atas gangren pada luka tersebut, yang sifatnya ada yang basah dan kering. Berikut adalah ciri-ciri gangren basah dan kering tersebut, yang kerap terjadi pada tubuh penderita diabetes, khususnya di bagian kaki.

1. Gangren Basah

Gangren basah atau mungkin lebih dikenal di tengah masyarakat sebagai luka diabetes basah terjadi karena serangan bakteri pada jaringan tubuh yang mengalami luka tersebut. Akibatnya, area tubuh yang terluka pun jadi membengkak, mengeluarkan bau tak sedap, terlihat basah, bahkan hingga mengeluarkan nanah. 

5 Alasan Beli Obat di Lifepack

Jika penderita diabetes mengalami kondisi ini, maka secepatnya harus diobati. Pasalnya, kondisi ini akan mudah dan cepat menyebar ke area tubuh lainnya, di sekitar area tubuh yang terluka sebelumnya. Bahkan, tak jarang penderita diabetes yang mengalami kondisi luka seperti ini, berakhir dengan amputasi pada bagian tubuhnya, biasanya terjadi pada kaki.   

2. Gangren Kering

Selanjutnya, ada gangren kering yang juga umum terjadi pada luka diabetes di kaki. Dibandingkan dengan gangren basah, gangren kering ini berkembang lebih lambat. Ciri-ciri utama dari gangren kering ini adalah berubahnya warna permukaan kulit yang terluka, biasanya berwarna hitam, cokelat, hingga biru keunguan.  

Selain itu, Anda juga bisa mengenalinya dari mengeriputnya area kulit yang terluka, serta terasa dingin dan lunak saat disentuh. Walau perkembangannya lebih lamban dibandingkan dengan gangren basah, Anda tetap patut mewaspadainya karena gangren kering ini bisa bertransformasi jadi gangren basah. 

Perawatan Luka Diabetes

Jika Anda menderita diabetes, sebisa mungkin hindarilah aktivitas yang bisa menyebabkan luka di tubuh, utamanya sekali di bagian kaki. Jika sekiranya Anda terlanjur terluka, maka lakukan perawatan dan pengobatan pada luka tersebut, agar kondisinya tak makin memburuk. Salah satu pengobatan adalah dengan menggunakan Glibenclamide IF 5MG 100 Tablet (Rp20.000) yang dapat menurunkan gula darah secara signifikan (dalam waktu sekitar 3 jam) dan memiliki efek jangka panjang dalam penurunan gula darah (hingga 15 jam).

Jaminan Lifepack untuk Anda

Berikut adalah beberapa cara merawat luka diabetes, utamanya luka diabetes di kaki, yang bisa dilakukan.

1. Membersihkan Jaringan yang Telah Mati

Permukaan kulit yang terluka merupakan tempat menumpuknya sel-sel yang telah mati. Kondisi ini menyebabkan jumlah bakteri dan racun meningkat, sehingga kemungkinan terjadinya infeksi pada luka tersebut pun makin tinggi. Oleh sebab itu, lakukan pembersihan atas jaringan yang telah mati tersebut, dengan mengunjungi tenaga kesehatan yang ahli di bidang ini. 

5 Alasan Beli Obat di Lifepack

2. Rutin Mengganti Pembalut Luka

Pembalut luka atau dressing wajib untuk diganti secara rutin, apalagi jika luka tersebut dialami oleh penderita diabetes. Dengan melakukan dressing secara rutin, maka akan bisa mengurangi jumlah bakteri, serta menjaga level kelembapan di area luka. Jika tak memungkinkan untuk melakukannya sendiri, Anda bisa gunakan jasa tenaga kesehatan khusus untuk kondisi ini. 

3. Cek Rutin untuk Memastikan Tak Ada Luka Baru yang Muncul

Waspada akan luka baru yang muncul di permukaan kulit merupakan hal yang patut dilakukan oleh penderita diabetes. Hal ini dilakukan dilakukan untuk menghindari terjadinya infeksi dan juga komplikasi. Setiap hari, cek tubuh Anda, khususnya pada kaki, untuk melihat apakah ada luka di sana atau tidak. Jika ada, lakukan segera mungkin perawatan agar lukanya tak makin parah. 

Ciri-ciri luka diabetes yang mau sembuh yaitu munculnya jaringan baru yang akan menutupi luka, rasa gatal di area sekitar luka, dan memudarnya warna kemerahan pada luka. Sebisa mungkin, penderita diabetes harus menghindari yang namanya luka, khususnya luka diabetes di kaki. Pasalnya, luka kecil pun bisa begitu lamban penyembuhannya, bahkan tak jarang malah makin parah kondisinya. Selain dengan menghindari luka, jaga selalu kondisi tubuh, serta rutin cek gula darah dengan pakai alat cek gula darah yang bisa dipesan di Lifepack.

“Gula darah yang tidak terkontrol, dengan seiring waktu akan merusak saraf sehingga tidak dapat merasakan nyeri sehingga memudahkan terjadinya luka dan lambat mengetahui luka. Selain itu terjadi gangguan pembuluh darah perifer yang menyebabkan peredaran darah melambat dan terganggu menyulitkan penyembuhan luka. Karena itu jagalah gula darah  terkendali. Selain mengurangi risiko terjadinya luka/gangren, kontrol gula darah yang ketat membantu tubuh Anda menyembuhkan luka yang ada.” tambah dr. Irma Lidia, tim dokter Lifepack.

Jaminan Lifepack untuk Anda

Kami dapat membantu anda memenuhi kebutuhan dan beli obat untuk penyakit kronis. Unduh aplikasi Lifepack melalui Google Play Store maupun App Store sekarang.

Ditulis oleh: Haiurn Nisa

5 Alasan Beli Obat di Lifepack

   

Konsultasi Bersama Dokter kami secara Gratis, dan Dapatkan Resep Obat anda

Konsultasi Sekarang

Referensi

Pertanyaan Seputar Lifepack

+

Apa itu Lifepack?

+

Apa yang membuat Lifepack berbeda dengan yang lain?

+

Apa saja metode pembayaran yang tersedia di Lifepack?

+

Berapa lama pengiriman obat saya?

+

Dokter spesialis apa saja yang tersedia di Lifepack?

Konsultasi Bersama Dokter kami secara Gratis, dan Dapatkan Resep Obat Anda

Yuk, segera

Konsultasi Sekarang

Konsultasi mobile Bersama Dokter kami secara Gratis, dan Dapatkan Resep Obat anda

Konsultasi Sekarang

Jaminan Lifepack untuk Anda

100% Obat Asli

Semua produk yang kami jual dijamin asli dan kualitas terbaik.

Dijamin Lebih Murah

Kami menjamin akan mengembalikan uang dari selisih perbedaan harga.

Gratis Ongkir

Tak perlu antre. Kami kirim ke alamat Anda. GRATIS!

5 Alasan Beli Obat di Lifepack

Kebersihan Apotek Selalu Terjaga

Apoteker selalu dicek suhu badannya

Apoteker selalu menggunakan Sanitizer

Kemasan obat praktis dan aman

Pengiriman dilakukan tanpa kontak langsung

Artikel Terkait

obat kencing manis

Obat Kencing Manis yang Umum Diresepkan Dokter

Diabetes   15/10/2021
gula basah pada ibu hamil

Gula Basah dan Ciri-cirinya Pada Ibu Hamil

Diabetes   15/10/2021
cara menyembuhkan diabetes

Bagaimanakah Cara Menyembuhkan Diabetes?

Diabetes   14/10/2021
kencing manis basah

Kencing Manis Basah

Diabetes   14/10/2021
kencing manis pada pria

Waspadai Gejala Kencing Manis pada Pria Sedari Dini

Diabetes   12/10/2021

Tebus Obat Tak Perlu Antre Lagi

Dapatkan atau Upload resep, obat siap dikirim ke lokasi Anda

Chat via Whatsapp

Respon Cepat, Jawaban Akurat

Download Aplikasi

Obat Dijamin Asli, Lengkap dan Murah

Pelajari Lebih Lanjut

Metode Pembayaran

metode pembayaran

Partner Pengiriman