fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Irma Lidia

Bakteri, virus, jamur dan parasit dapat menyerang sistem kekebalan tubuh manusia, salah satunya melalui saluran pernapasan. Infeksi saluran pernapasan sering menimbulkan batuk, pilek, bahkan demam. Infeksi tersebut dikenal dengan ISPA yang bisa terjadi pada siapa saja, termasuk lansia dan anak-anak. 

Informasi

ISPA merupakan infeksi saluran pernapasan akut yang disebabkan karena virus. Infeksi ini mudah menular dan menjadi penyakit paling umum terjadi. ISPA dapat menimbulkan peradangan pada saluran napas bagian atas Penyakit ini bisa sembuh dengan sendirinya, namun untuk mencegah adanya infeksi lain dibutuhkan pengobatan khusus dan pemberian antibiotik sesuai resep dokter.

Gejala

Sebagai penyakit yang menyerang saluran pernapasan manusia, ISPA bisa terjadi selama 1 hingga 2 minggu. Gejala yang ditimbulkan diantaranya:

  • Batuk disertai dengan nyeri pada tenggorokan karena terjadi infeksi dan peradangan.
  • Bersin dan pilek serta hidung tersumbat yang membuat pernapasan terganggu.
  • Nyeri tenggorokan
  • Bersin
  • Batuk berdarah
  • Demam ringan
  • Nyeri kepala ringan
  • Hidung tersumbat

Gejala ISPA pada anak-anak ditandai dengan munculnya suara bengek saat bernapas. Adanya tulang iga yang tampak jelas saat bernapas dan muntah-muntah. Anak akan mudah lemas dan malas bermain karena kondisi tubuh yang tidak stabil. 

Jika terdapat tanda-tanda seperti sesak napas, nyeri otot, sakit kepala, demam yang tinggi dan tidak turun, batuk berdarah dan tubuh menggigil disertai penurunan kesadaran, sebaiknya segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Penyebab

Infeksi saluran pernapasan akut disebabkan karena virus dan bakteri. Virus dan bakteri tersebut dapat menular melalui percikan air liur penderita ISPA atau kontak fisik secara langsung. Penyakit ini dapat menular melalui udara dan masuk melalui mulut atau hidung orang lain. Virus juga bisa masuk melalui kontaminasi benda oleh tangan dan tidak membersihkanya.

Faktor Risiko

Pada umumnya, penyakit ISPA dapat menyerang siapa saja. Namun, orang yang paling berisiko terserang virus adalah:

Balita 

Balita masih mempunyai daya tahan tubuh yang lemah, sehingga rentan terserang virus. Untuk mencegahnya, Anda bisa memberikan imunisasi dengan rutin sesuai petunjuk dokter. 

Lansia

Selain balita, lansia juga sangat rentan terserang virus terutama ISPA. Saat tubuh memasuki  usia tua, sistem imun akan menurun. Kondisi ini menyebabkan bakteri dan virus dapat masuk dengan mudah dan menyerang saluran pernapasan.

Orang Sakit

Saat tubuh sedang lemas dan sakit, sistem kekebalan akan menurun. Sehingga memberikan peluang bagi virus untuk menyerang tubuh. Terutama penderita penyakit berbahaya seperti kanker dan HIV/AIDS.

Penderita Penyakit Dalam

Infeksi saluran pernapasan akut dapat mudah menyerang orang yang mempunyai riwayat penyakit dalam. Seperti gangguan paru-paru dan jantung, karena daya tahan tubuh menurun dan lemah.

Perokok aktif

Rokok dapat menyebabkan gangguan pada saluran pernapasan, sehingga mudah terserang ISPA. Bahkan dapat menimbulkan komplikasi yang berakibat fatal dan membahayakan nyawa. 

Diagnosis

Jika gejala ISPA mulai terasa, jangan ragu untuk periksakan diri ke dokter. Dokter akan memeriksa gejala tersebut dengan pemeriksaan pada hidung, tenggorokan dan telinga. Tujuannya untuk mendeteksi adanya infeksi virus atau bakteri. Dilakukan juga pemeriksaan pada paru-paru untuk melihat adanya penumpukan cairan atau peradangan.

Dokter akan melakukan pemeriksaan saturasi oksigen dalam tubuh. Setelah hasil pemeriksaan keluar, dokter akan mendiagnosis penyakit Anda dan meresepkan obat. ISPA akan sembuh dengan sendirinya selama beberapa minggu dengan pengobatan yang baik.  Jika gejala yang muncul semakin serius, dokter akan mengambil sampel dahak. Pemeriksaan tersebut dilakukan melalui CT scan untuk mendeteksi adanya virus pada paru-paru. 

Pengobatan

ispa-adalah

ISPA memang penyakit yang umum dan bisa sembuh sendiri. Namun, tetap dibutuhkan pengobatan untuk mempercepat penyembuhan penyakit tersebut, dengan cara:

  1. Mengonsumsi madu dan lemon hangat untuk meredakan batuk (Baca juga Obat Untuk Batuk Berdahak Alami yang Aman untuk Tubuh).
  2. Mengonsumsi air putih secara rutin untuk mengencerkan dahak.
  3. Menerapkan pola hidup sehat dengan istirahat yang cukup.
  4. Berkumur dengan air garam untuk meredakan sakit tenggorokan.
  5. Ubah posisi tidur yang nyaman dan baik untuk melancarkan pernapasan.
  6. Menghirup uap dari air panas dengan mentol untuk meredakan hidung tersumbat.
  7. Mengonsumsi obat sesuai resep dokter, seperti pereda nyeri, antibiotik, paracetamol.

Pencegahan

Virus dan bakteri tidak akan menyerang tubuh yang sehat dan bersih. Oleh karena itu, biasanya diri hidup sehat dengan menjaga pola makan dan pola tidur. Lakukan pencegahan ISPA dengan cara berikut.

  1. Sering mencuci tangan setelah melakukan aktivitas diluar, sebelum dan setelah makan, BAB dan BAK.
  2. Menutup mulut saat bersin atau batuk agar virus tidak menular ke orang lain.
  3. Jangan menyentuh mulut, hidung, dan mata sebelum mencuci tangan.
  4. Berhenti merokok dan konsumsi makanan yang mengandung vitamin tinggi terutama vitamin C.
  5. Konsumsi makanan yang bernutrisi untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
  6. Lakukan olahraga secara teratur dan istirahat dengan cukup agar tubuh tetap fit dan sehat.
  7. Perbanyak minum air putih terutama air hangat.
  8. Lakukan vaksinasi sesuai dengan petunjuk dokter, seperti pneumonia, influenza, dan MMR.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis