Pada era milenial sekarang ini pergaulan remaja seringkali tidak terkontrol. Minimnya pengetahuan tentang bahaya seks bebas akan berdampak pada penularan penyakit seksual atau infeksi menular seksual yang dapat menyebabkan kematian. Berikut adalah beberapa informasi mengenai infeksi menular seksual dari tim Sehatpedia.

Penyakit ini memberi ancaman terhadap banyak remaja yang saat ini tengah menderita Infeksi Menular Seksual (IMS) tanpa menyadarinya dan terganggu oleh gejala-gejalanya. Beberapa jenis IMS akan merusak organ reproduksi.

Sesuai namanya, penyakit menular seksual menyebar melalui hubungan intim, baik secara vaginal, anal, maupun oral. Tidak hanya hubungan intim, penularan juga dapat terjadi melalui transfusi darah dan berbagi jarum suntik dengan penderita. Infeksi juga dapat ditularkan dari ibu hamil ke janin, baik selama kehamilan atau saat persalinan.

Jenis Infeksi Menular Seksual

Kencing Nanah / Gonore

Penyebab gonore adalah infeksi bakteri Neisseria gonorrhoeae. Bakteri ini paling sering menular melalui hubungan intim, termasuk seks oral dan seks anal. Seseorang lebih mudah terkena gonore apabila sering bergonta-ganti pasangan seks atau bekerja sebagai pekerja seks.

Gejala Gonore

Gonore dapat terjadi pada pria maupun wanita, namun gejala yang muncul pada pria dan wanita berbeda. Gejala utama gonore yang muncul pada pria berupa keluarnya nanah dari penis dan rasa sakit saat buang air kecil. Sedangkan pada wanita, gonore sering kali tidak menimbulkan gejala.

Gonore juga dapat terjadi pada bayi akibat tertular dari ibunya selama proses persalinan. Bayi yang terkena gonore akan mengalami keluhan pada mata.

Untuk mendiagnosis gonore, dokter akan menanyakan tentang aktivitas seksual dan melakukan pemeriksaan fisik. Bila diperlukan, dokter juga akan mengambil sampel cairan tubuh penderita, terutama cairan dari vagina, penis dan dubur. Cairan ini akan dibawa ke laboratorium untuk diperiksa.

Pengobatan Gonore

Pengobatan utama untuk penyakit gonore adalah pemberian antibiotik, karena penyakit ini disebabkan oleh infeksi bakteri. Perlu diingat bahwa tidak hanya penderita saja yang perlu diobati, tetapi pasangan seksual dari penderita juga perlu diobati, karena kemungkinan besar juga menderita gonore. Setelah sembuh dari gonore, tidak tertutup kemungkinan seseorang bisa terkena gonore lagi.

Herpes Simplek Genital

Herpes kelamin disebabkan oleh Virus Herpes Simpleks (HSV) yang menular melalui hubungan intim, baik lewat vagina (vaginal), mulut (oral), maupun anus (anal).

Gejala yang terlihat berupa lepuh yang meninggalkan luka seperti sariawan di area kelamin berjumlah multipel. Luka tersebut biasanya terasa sakit. Gejala ini dapat kambuh beberapa kali dalam setahun. Namun seiring terbentuknya sistem kekebalan tubuh terhadap virus herpes, frekuensi kekambuhannya akan berkurang.

Penyebaran HSV paling sering terjadi melalui hubungan seksual dengan orang yang terinfeksi virus ini. Selain itu, herpes genital dari ibu hamil juga dapat ditularkan kepada bayi yang dikandungnya.

Diagnosis herpes genital ditetapkan melalui pemeriksaan fisik, terutama pada luka lepuh di area kelamin. Selain pemeriksaan luka, pemeriksaan sampel cairan luka juga bisa dilakukan oleh dokter kulit untuk mengetahui keberadaan virus herpes. Dokter juga dapat melaksanakan pemeriksaan darah guna mendeteksi keberaadaan virus herpes dan antibodi terhadap virus ini.

Pengobatan Herpes

Penderita herpes genital perlu diberikan obat antivirus. Obat antivirus ini bermanfaat untuk memperpendek durasi kemunculan gejala dan mencegah penularan penyakit kepada orang lain. Perlu diketahui bahwa herpes genital ini pada beberapa orang cenderung kambuh.

Kutil Kelamin / Kondiloma Akuminata

Kutil kelamin adalah benjolan kecil yang tumbuh di sekitar area kelamin dan dubur. Penyakit ini bisa dialami siapa saja yang aktif secara seksual. Kutil kelamin berbeda dengan kutil yang tumbuh di bagian tubuh lain, karena kondisi ini termasuk infeksi menular seksual.

Kutil kelamin disebabkan oleh Human Papillomavirus (HPV). Penyebaran kutil kelamin terjadi melalui hubungan seksual, baik melalui vagina, maupun secara oral atau anal.

Pada kasus yang jarang terjadi, kutil kelamin dapat menular ke bayi, dari ibu yang terinfeksi virus. Perlu diketahui, kutil kelamin tidak menular melalui ciuman, atau media tertentu seperti alat makan, handuk, dan toilet duduk.

Diagnosis kutil kelamin dapat ditegakkan dengan pemeriksaan klinis oleh dokter. Apabila kutil kelamin tidak terlihat, maka dokter dapat meminta pasien menjalani tes seperti tes Kolposkopi dan tes HPV-DNA.

Pengobatan Kutil Kelamin

Podofilox atau asam trikloroasetat dioleskan pada kutil di bagian luar kelamin untuk menghentikan pertumbuhan sel kutil, tindakan pembedahan untuk membuang kutil, cryosurgery yaitu membekukan kondiloma akuminata dengan nitrogen cair, kauterisasi yaitu menghancurkan kutil dengan arus listrik.

Sifilis

Sifilis atau raja singa adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri. Gejala sifilis diawali dengan munculnya luka yang tidak terasa sakit di area kelamin, mulut, atau dubur.

Gejala sifilis berkembang sesuai dengan tahapan yang dialami. Pada tahapan tertentu, gejala sifilis sudah tidak muncul, namun penderita masih tetap bisa menularkannya kepada orang lain.

Tahapan sifilis :

  • Sifilis Primer

Awalnya, gejala yang muncul berupa luka kecil pada kulit (chancre) yang tidak terasa sakit. Luka ini timbul pada lokasi bakteri masuk ke dalam tubuh, biasanya di area sekitar kelamin.

Karena luka tersebut bisa tidak menimbulkan rasa sakit, penderita bisa tidak menyadari terkena sifilis.

Bila tidak diobati, kondisi ini justru menandakan infeksi telah berkembang dari primer menjadi sekunder.

  • Sifilis Sekunder

Beberapa minggu setelah luka menghilang, gejala sifilis sekunder berbentuk ruam bisa muncul di bagian tubuh mana pun, terutama di telapak tangan dan kaki.

Biasanya ruam yang muncul berwarna merah atau merah kecoklatan dan terasa kasar, tapi ruam tersebut sering terlihat samar sehingga penderita tidak menyadarinya.

Selain timbul ruam, dapat disertai gejala lain, seperti demam, lemas, nyeri otot, sakit tenggorokan, pusing, pembengkakan kelenjar getah bening, rambut rontok, serta penurunan berat badan.

Ruam pada tahap ini juga akan menghilang meski penderita tidak menjalani pengobatan. Namun gejala dapat muncul berulang kali setelahnya. Tanpa pengobatan yang tepat, infeksi dapat berlanjut ke tahap laten atau tahap tersier.

  • Sifilis Laten

Pada sifilis tahap ini, bakteri tetap ada, tapi sifilis tidak menimbulkan gejala apa pun selama bertahun-tahun. Selama 12 bulan pertama tahap sifilis laten, infeksi masih bisa ditularkan. Setelah 2 tahun, infeksi masih ada di dalam tubuh, tapi tidak bisa ditularkan kepada orang lain lagi.

Jika tidak diobati, infeksi ini dapat berkembang menjadi tahap tersier yang merupakan tahap sifilis paling berbahaya.

  • Sifilis Tersier

Infeksi pada tahap ini dapat muncul antara 10 hingga 30 tahun setelah terjadinya infeksi pertama. Sifilis pada tahap tersier ditunjukkan dengan kerusakan organ permanen, sehingga bisa berakibat fatal bagi penderitanya.

Pada tahap ini, sifilis bisa sangat berbahaya dan bahkan menyebabkan kematian. Sifilis tersier bisa berdampak pada mata, otak, jantung, pembuluh darah, hati, tulang, dan sendi-sendi. Akibatnya, penderita bisa mengalami kebutaan, stroke, atau penyakit jantung.

Diagnosis Sifilis

Untuk mengetahui seseorang menderita sifilis, dokter akan melakukan pemeriksaan berupa tes darah dan pengambilan cairan luka. Tes darah untuk mengetahui adanya antibodi untuk melawan infeksi, sementara pemeriksaan cairan luka guna mengetahui keberadaan bakteri penyebab sifilis (sipilis).

Seseorang yang melakukan hubungan seks secara tidak aman, yaitu bergonti-ganti pasangan dan tanpa menggunakan kondom, perlu melakukan pemeriksaan penyakit sifilis setiap 3 bulan hingga setahun sekali.

Pemeriksaan sifilis atau sipilis juga perlu dilakukan untuk wanita hamil karena infeksi sifilis berbahaya untuk janin yang dikandungnya.

Pengobatan Sifilis

Pengobatan siflis atau raja singa ini akan lebih efektif jika dilakukan ketika tahap awal. Sifilis dapat diatasi dengan antibiotik penisilin. Selama masa pengobatan, penderita dianjurkan untuk tidak melakukan hubungan seks, sampai dokter memastikan infeksi sudah sembuh.

Trikomoniasis

Trikomoniasis disebabkan oleh parasit Trichomonas vaginalis, yang menyebar melalui hubungan seksual. Parasit ini juga bisa menular lewat berbagi pakai alat bantu seks yang tidak dibersihkan terlebih dahulu.

Kebanyakan penderita trikomoniasis tidak merasakan gejala apapun. Meski begitu, penderita tetap bisa menularkan trikomoniasis ke orang lain. Bila terdapat gejala, biasanya keluhan akan muncul 5-28 hari setelah terinfeksi.

Pada wanita, trikomoniasis dapat ditandai dengan gejala berikut :

  • Keputihan yang banyak dan berbau amis.
  • Keputihan berwarna kuning kehijauan, bisa kental atau encer, serta berbusa.
  • Gatal yang disertai rasa terbakar dan kemerahan di area vagina.
  • Nyeri saat berhubungan seksual atau saat buang air kecil.

Pada pria, gejala trikomoniasis yang muncul dapat berupa :

  • Sakit, bengkak, dan kemerahan di area ujung penis.
  • Keluar cairan putih dari penis.
  • Nyeri saat buang air kecil atau setelah ejakulasi.
  • Lebih sering buang air kecil dari biasanya.

Seseorang dapat diduga menderita trikomoniasis jika mengalami gejala-gejala di atas. Untuk memastikannya, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik pada organ kelamin pasien, serta mengambil sampel cairan vagina (pada wanita) atau urine (pada pria) untuk diteliti di laboratorium.

Pengobatan Trikomoniasis

Untuk mengobati trikomoniasis, dokter akan meresepkan metronidazole. Obat dapat diminum sebagai dosis tunggal dan besar, atau dikonsumsi 2 kali sehari, selama 5-7 hari, dengan dosis yang lebih kecil.

Selama masa pengobatan, pasien dilarang berhubungan seksual sampai dinyatakan sembuh oleh dokter. Trikomoniasis biasanya sembuh dalam 7 (tujuh) hari. Meski demikian, penderita perlu periksa kembali ke dokter dalam 3 (tiga) minggu hingga 3 (tiga) bulan setelah pengobatan, untuk memastikan dirinya tidak terinfeksi kembali.

Baca juga: Mengenal Organ Reproduksi dan Macam-macam Penyakitnya

Itulah informasi mengenai infeksi menular seksual. Konsultasi gratis dengan dokter umum dan beli obat rutin. Download aplikasi Lifepack di Playstore dan Appstore, apotek online untuk tebus resep obat. Solusi berobat bebas antri. 

Ditulis oleh: dr. Nur Dwita Larasati, M.Sc, Sp.DV dari RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten

Referensi

Jaminan Lifepack untuk Anda

Icon

100% Obat Asli

Semua produk yang kami jual dijamin asli dan kualitas terbaik.

Icon

Dijamin Lebih Murah

Kami menjamin akan mengembalikan uang dari selisih perbedaan harga.

Icon

Gratis Ongkir

Tak perlu antre. Kami kirim ke alamat Anda. GRATIS!

5 Alasan Beli Obat di Lifepack

Pertanyaan Seputar Lifepack

+

Apa itu Lifepack?

+

Apa yang membuat Lifepack berbeda dengan yang lain?

+

Apa saja metode pembayaran yang tersedia di Lifepack?

+

Berapa lama pengiriman obat saya?

+

Dokter spesialis apa saja yang tersedia di Lifepack?

Artikel Terkait

infeksi nosokomial

Infeksi Nosokomial

direktoriPenyakit   29/12/2020, 15:00 WIB
posisi-bercinta

Coba 7 Posisi Bercinta untuk Meningkatkan Kualitas Hubungan

Seks   12/10/2020, 10:53 WIB
sakit-saat-berhubungan-intim

Sakit Berhubungan Intim Karena Endometriosis? Coba Tips ini!

Seks   12/10/2020, 10:41 WIB
seks-berdiri

6 Tips Tingkatkan Kemesraan, Berhubungan Seks Sambil Berdiri

Seks   09/10/2020, 21:36 WIB
manfaat-berhubungan-intim

10 Manfaat Berhubungan Intim Setiap Hari

Seks   08/10/2020, 18:43 WIB
Logo kemenkes

Konsultasi Bersama Dokter kami secara Gratis, dan Dapatkan Resep Obat Anda

Yuk, segera

Konsultasi Sekarang

Callback
Logo kemenkes

Konsultasi Bersama Dokter kami secara Gratis, dan Dapatkan Resep Obat anda

Konsultasi Sekarang

Jaminan Lifepack untuk Anda

Icon

100% Obat Asli

Semua produk yang kami jual dijamin asli dan kualitas terbaik.

Icon

Dijamin Lebih Murah

Kami menjamin akan mengembalikan uang dari selisih perbedaan harga.

Icon

Gratis Ongkir

Tak perlu antre. Kami kirim ke alamat Anda. GRATIS!

5 Alasan Beli Obat di Lifepack

Icon

Kebersihan Apotek Selalu Terjaga

Icon

Apoteker selalu dicek suhu badannya

Icon

Apoteker selalu menggunakan Sanitizer

Icon

Kemasan obat praktis dan aman

Icon

Pengiriman dilakukan tanpa kontak langsung

Artikel Terkait

infeksi nosokomial

Infeksi Nosokomial

direktoriPenyakit   29/12/2020, 15:00 WIB
posisi-bercinta

Coba 7 Posisi Bercinta untuk Meningkatkan Kualitas Hubungan

Seks   12/10/2020, 10:53 WIB
sakit-saat-berhubungan-intim

Sakit Berhubungan Intim Karena Endometriosis? Coba Tips ini!

Seks   12/10/2020, 10:41 WIB
seks-berdiri

6 Tips Tingkatkan Kemesraan, Berhubungan Seks Sambil Berdiri

Seks   09/10/2020, 21:36 WIB
manfaat-berhubungan-intim

10 Manfaat Berhubungan Intim Setiap Hari

Seks   08/10/2020, 18:43 WIB

Metode Pembayaran

metode pembayaran

Partner Pengiriman

partner pengiriman

Beli Obat Tanpa Antre

Lifepack melayani tebus resep, pembelian obat rutin dan Over The Counter (OTC). Pengiriman ke seluruh Indonesia.

Chat Dokter via Whatsapp

Respon Cepat, Jawaban Akurat

arrow right

Download Aplikasi

Konsultasi Dokter Gratis, Semakin Praktis

arrow right

Download Aplikasi Lifepack

Anda Seorang Dokter?