fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Irma Lidia

Obesitas menjadi momok tersendiri bagi sebagian orang. Tidak sedikit pula yang juga memiliki beragam masalah kesehatan. Salah satu yang menjadi pasangan obesitas adalah kolesterol. Maksudnya adalah memiliki kadar kolesterol jahat yang tinggi. Untuk menurunkan kadar kolesterol jahat pada tubuh Anda, bisa menggunakan Fenofibrat (Baca juga Ingin Tahu Cara Menurunkan Kolesterol? Coba 10 Suplemen Ini). 

Informasi

Fenofibrat biasa digunakan sebagai obat pendamping diet bagi para penderita obesitas. Hal tersebut karena obat ini berfungsi untuk membantu menurunkan kolesterol jahat dan lemak (seperti LDL, trigliserida) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL) dalam darah. Obat ini termasuk golongan fibrat sehingga cara kerjanya dengan meningkatkan enzim yang memecah lemak dalam darah. 

fenofibrat
Fenofibrat biasa digunakan untuk menurunkan kadar kolestrol jahat yang tinggi yang biasa dimiliki bagi seseorang penderita penyakit obesitas.

Menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah dapat menurunkan risiko penyakit pankreas. Meski demikian, obat ini mungkin tidak akan menurunkan risiko serangan jantung atau stroke. 

Dosis

Fenofibrat biasanya tersedia dalam bentuk tablet. Usahakan tidak beralih ke bentuk atau merek lain dari obat ini kecuali diarahkan oleh dokter Anda. Dosis awal penggunaan fenofibrate (non micronised) biasanya sebesar 200-300 mg per hari yang dapat dibagi dalam beberapa waktu minum. Kisaran lazim dosis obat ini adalah 200-400 mg sehari yang disesuaikan dengan respon tubuh pasien dan formulasi obat. Penggunaannya pada anak-anak biasanya sebesar 5 mg/kgBB sehari. 

Kontraindikasi

Interaksi dengan Obat Lain

Sebaiknya beritahukan dokter jika Anda alergi terhadap fenofibrat, obat-obatan lain, produk daging sapi, produk babi, atau salah satu bahan dalam Fenofibrat. Beritahukan juga jika Anda juga mengonsumsi vitamin, suplemen gizi, dan produk herbal. 

Dokter akan mengubah dosis ketika Anda juga mengonsumsi antikoagulan, beta blockers, HMG-CoA reductase inhibitors, sedang menjalani terapi penggantian hormon, dan kontrasepsi hormon. 

Jangan minum Fenofibrat bersamaan obat bile acid resin seperti cholestyramine (Questran), colesevelam (WelChol), atau colestipol (Colestid) karena dapat meningkatkan efek samping. Sebaiknaya jangan minum beramaan, tunggu setelah 1 jam atau 4 – 6jam sebelum Anda meminum fenofibrat.

Kelompok Orang Berisiko

Bagi Anda yang memiliki atau pernah memiliki penyakit ginjal, hati, atau penyakit kandung empedu, masalah pembekuan darah, riwayat nyeri otot,  sebaiknya konsultasi dulu ke dokter. 

Bagi penderita diabetes, hipertiroid, ginjal, kantong empedu, dan segala kelainan hati sebaiknya tidak mengonsumsi Fenofibrat. Konsumsi obat ini bagi yang memiliki riwayat penyakit tersebut akan meningkatkan risiko efek samping. 

Efek Samping

Fenofibrat dapat memunculkan reaksi alergi, seperti mual, muntah, berkeringat, gatal-gatal, kesulitan bernapas, pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan. Obat ini juga dapat menyebabkan suatu kondisi yang menyebabkan kerusakan jaringan otot rangka, yang menyebabkan gagal ginjal. 

Apabila Anda mengalami rasa sakit yang tak dapat dijelaskan pada otot, nyeri, atau kelemahan terutama jika Anda juga memiliki demam, kelelahan yang tidak biasa, dan urin berwarna gelap, segera hubungi dokter. 

Jika Anda merasakan sakit parah di perut bagian atas menyebar ke punggung, mual dan muntah, detak jantung yang cepat, memar, perdarahan tidak biasa, bintik-bintik ungu atau merah di bawah kulit, nyeri dada, batuk tiba-tiba, mengi, napas cepat, batuk darah atau nyeri, pembengkakan, kehangatan, atau kemerahan di satu atau kedua kaki, segera hentikan penggunaan obat ini. 

Cara Konsumsi

Sebaiknya Anda mengikuti aturan pemakaian atau petunjuk dokter dalam konsumsi Fenofibrat. Perlu Anda perhatikan betul, jika dalam waktu yang sama Anda juga mengonsumsi obat lain untuk menurunkan kolesterol (asam yang mengikat getah empedu seperti cholestyramine atau colestipol), konsumsi Fenofibrat setidaknya 1 jam sebelum atau setidaknya 4-6 jam setelah minum obat yang lain.

Konsumsilah obat ini secara teratur untuk mendapatkan manfaat secara maksimal. Buatlah jadwal yang sama untuk minum obat ini setiap hari. Karena kelainan kolesterol tinggi atau trigliserida bukanlah suatu penyakit. Terkadang Anda mungkin merasa tidak mengalami gejala. Meski demikian, penting untuk terus minum obat ini bahkan jika Anda merasa lebih baik. 

Selama masa konsumsi obat ini yang biasanya memakan waktu hingga 2 bulan, penting bagi Anda untuk selalu mengikuti anjuran dokter serta melakukan diet sehat dan dibarengi dengan olahraga yang rutin. Usahakan jangan tiba – tiba berhenti konsumsi obat selain atas saran dokter atau terjadi efek samping. 

Konsumsi Fenofibrat ada yang boleh bersama makanan, ada yang tidak, bergantung dari jenis kelebihan lipoprotein yang Anda alami. Jangan sampai Anda mengonsumsi obat ini bersamaan dengan alkohol atau konsumsi tembakau karena bisa menimbulkan efek samping yang berbahaya bagi kesehatan Anda.

Beli obat tanpa perlu antri di apotek dengan Lifepack. Unduh aplikasi Lifepack melalui Google Play Store maupun App Store sekarang. Atau Anda bisa dapatkan rekomendasi produk suplemen dan vitamin terbaik di Jovee.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis