Zaman sekarang penggunaan analgesik sudah umum digunakan. Seiring dengan semakin meningkatnya sarana serta prasarana kesehatan membuat banyak tenaga kesehatan yang meresepkan penggunaan obat ini untuk meringankan gejala pada pasien. 

Sayangnya, sebagai masyarakat kurang begitu mengetahui informasi tentang obat-obatan jenis ini sehingga berpeluang besar mengalami interaksi dengan zat lain yang tidak diketahui asalnya. Oleh karena itu, Anda sebaiknya rajin membaca informasi tentang jenis obat yang Anda gunakan atau obat-obatan yang diresepkan oleh dokter untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti alergi obat atau interaksi dengan obat lain.

Selain diperoleh melalui resep dokter ada beberapa obat analgesik yang bisa Anda temukan dijual bebas di pasaran. Pada umumnya obat-obatan tersebut digunakan untuk menangani penyakit-penyakit ringan dan mudah disembuhkan. 

Akan tetapi, tetap saja obat-obatan tersebut memiliki efek samping sendiri serta cukup berbahaya bila disalahgunakan sehingga Anda harus benar-benar teliti saat membaca informasi serta petunjuk penggunaannya. 

Informasi

Nama Fenazon mungkin terdengar asing bagi masyarakat. Tidak hanya asing namun informasi mengenai obat ini juga sangat sedikit dan sulit untuk ditemukan. Di Indonesia sendiri Fenazon termasuk kedalam jenis obat keras dimana penggunaanya harus diawasi oleh dokter. 

Obat ini kemungkinan cukup sulit ditemukan di pasaran. Berdasarkan informasi di situs resmi BPOM saja merk Fenazon yang terdaftar secara resmi hannya ada 1 merek yaitu Etamidon yang umumnya dijumpai dalam bentuk cairan injeksi.

Pada dasarnya Fenazon merupakan obat-obatan analgesik yang berguna untuk mengurangi rasa nyeri. Akan tetapi obat ini sudah banyak ditinggalkan karena khasiat Fenazon lebih lemah dibandingkan dengan obat lain dan kerap menimbulkan reaksi kulit pada pasien. Walaupun begitu kadang Fenazon masih digunakan sebagai obat kumur untuk mengatasi sakit tenggorokan.

Fenazon sendiri selain digunakan di Indonesia juga banyak ditemukan di negara-negara lain terutama di Eropa. Di negara lain obat ini tidak hanya dikenal dengan nama Fenazon saja tapi juga memiliki beberapa nama yang berbeda. Oleh karena itu jika Anda memiliki alergi terhadap obat ini sebaiknya cari informasi tentang nama lain serta digunakan sebagai apa saja di negara yang Anda tuju.

Dosis

Sebagai obat keras yang tidak boleh diberikan secara sembarangan, dosis Fenazon yang diberikan bergantung pada kondisi pasien sendiri. Faktor usia, tingkat penyakit serta penyakit lain yang diderita pasien menjadi acuan dalam pemberian dosis Fenazon. 

Pada pasien anak-anak yang berumur lebih dari 6 bulan umumnya dokter akan memberikan dosis sebanyak 0,025-0,15 gram yang diberikan setiap 2-3 kali dalam sehari. Sedangkan pada orang dewasa, dosis Fenazon yang diberikan lebih tinggi dari dosis untuk pasien anak yaitu sekitar 3 gram untuk dosis harian.

Kontraindikasi

Interaksi dengan Obat Lain

Dari beberapa informasi, Fenazon kemungkinan akan memiliki interaksi dengan beberapa jenis makanan serta obat-obatan lainnya. walaupun tidak semuanya tapi beberapa makanan bisa mempengaruhi kinerja Fenazon sehingga Anda perlu mendiskusikannya dengan dokter Anda lebih dulu. 

Selain makanan, interaksi obat adalah hal yang lebih berpotensi terjadi dan lebih berbahaya. Pastikan Anda memberitahu dokter serta petugas medis tentang obat-obatan yang sedang Anda konsumsi baik itu obat herbal maupun suplemen kesehatan.

Kelompok Orang Berisiko

Kelompok yang paling rentan pada Fenazon adalah orang-orang yang memiliki hipersensitifitas pada Fenazon. Jika mengalami gangguan pernapasan atau iritasi kulit yang tidak biasa serta gejala lain maka segera beritahukan kepada petugas kesehatan yang menangani Anda.

Selain itu, menurut beberapa sumber wanita hamil dan ibu menyusui juga disarankan untuk tidak menggunakan obat ini. Oleh karena itu, beritahu petugas kesehatan jika Anda tengah menyusui, menunjukan tanda-tanda kehamilan serta sedang berada dalam trimester pertama karena para dokter belum tentu akan mengetahuinya.

Efek Samping

Sama seperti obat pada umumnya, Fenazon juga memiliki beberapa efek samping ke pasien. Walaupun tidak semuanya, tapi pasien yang mengalami gejala ruam kulit, gatal-gatal serta gangguan sumsum tulang yang berfungsi untuk membentuk sel darah cukup umum ditemukan. Jika Anda mengalami gejala diluar itu maka segeralah memberitahukannya kepada dokter.

Cara Konsumsi

Karena berbentuk cairan, Fenazon akan diberikan melalui injeksi ke pasien. Belum ada informasi yang menjelaskan tentang cara menginjeksikannya namun jika dilihat dari jenis obatnya serta kelangkaannya maka kemungkinan besar Fenazon injeksinya dilakukan atas pertimbangan dokter serta petugas kesehatan lainnya. 

Kemungkinan besar jika Anda menggunakan obat ini Anda harus menjalani rawat ini karena hanya  petugas kesehatanlah yang bisa memberikan Fenazon pada Anda. Selain itu karena obat ini mungkin memiliki interaksi dengan beberapa makanan serta obat-obatan maka akan sangat dipahami jika Anda harus berada dalam pengawasan dokter secara ketat. 

Jika Anda merasa masih ragu-ragu jangan sungkan untuk bertanya lebih jauh soal efek samping serta diet yang harus Anda jalani. Bila perlu, konsultasikan dengan ahli gizi untuk menemukan pola makan yang tepat bagi Anda agar bisa memperbaiki kondisi kesehatan.

Beli obat tanpa perlu antri di apotek dengan Lifepack. Unduh aplikasi Lifepack melalui Google Play Store maupun App Store sekarang. Atau Anda bisa dapatkan rekomendasi produk suplemen dan vitamin terbaik di Jovee.

Referensi

Jaminan Lifepack untuk Anda

Icon

100% Obat Asli

Semua produk yang kami jual dijamin asli dan kualitas terbaik.

Icon

Dijamin Lebih Murah

Kami menjamin akan mengembalikan uang dari selisih perbedaan harga.

Icon

Gratis Ongkir

Tak perlu antre. Kami kirim ke alamat Anda. GRATIS!

5 Alasan Beli Obat di Lifepack

Pertanyaan Seputar Lifepack

+

Apa itu Lifepack?

+

Apa yang membuat Lifepack berbeda dengan yang lain?

+

Apa saja metode pembayaran yang tersedia di Lifepack?

+

Berapa lama pengiriman obat saya?

+

Dokter spesialis apa saja yang tersedia di Lifepack?

Artikel Terkait

cisapride

Cisapride

direktoriObat   18/12/2020, 16:50 WIB
methylprednisolone

Methylprednisolone

direktoriObat   17/12/2020, 11:30 WIB
ammonium chloride

Ammonium Chloride

direktoriObat   16/12/2020, 12:01 WIB
alprazolam

Alprazolam

direktoriObat   16/12/2020, 11:00 WIB
klobetasol propionat

Klobetasol Propionat

direktoriObat   16/12/2020, 10:00 WIB
Logo kemenkes

Konsultasi Bersama Dokter kami secara Gratis, dan Dapatkan Resep Obat Anda

Yuk, segera

Konsultasi Sekarang

Callback
Logo kemenkes

Konsultasi Bersama Dokter kami secara Gratis, dan Dapatkan Resep Obat anda

Konsultasi Sekarang

Jaminan Lifepack untuk Anda

Icon

100% Obat Asli

Semua produk yang kami jual dijamin asli dan kualitas terbaik.

Icon

Dijamin Lebih Murah

Kami menjamin akan mengembalikan uang dari selisih perbedaan harga.

Icon

Gratis Ongkir

Tak perlu antre. Kami kirim ke alamat Anda. GRATIS!

5 Alasan Beli Obat di Lifepack

Icon

Kebersihan Apotek Selalu Terjaga

Icon

Apoteker selalu dicek suhu badannya

Icon

Apoteker selalu menggunakan Sanitizer

Icon

Kemasan obat praktis dan aman

Icon

Pengiriman dilakukan tanpa kontak langsung

Artikel Terkait

cisapride

Cisapride

direktoriObat   18/12/2020, 16:50 WIB
methylprednisolone

Methylprednisolone

direktoriObat   17/12/2020, 11:30 WIB
ammonium chloride

Ammonium Chloride

direktoriObat   16/12/2020, 12:01 WIB
alprazolam

Alprazolam

direktoriObat   16/12/2020, 11:00 WIB
klobetasol propionat

Klobetasol Propionat

direktoriObat   16/12/2020, 10:00 WIB

Metode Pembayaran

metode pembayaran

Partner Pengiriman

partner pengiriman

Beli Obat Tanpa Antre

Lifepack melayani tebus resep, pembelian obat rutin dan Over The Counter (OTC). Pengiriman ke seluruh Indonesia.

Chat Dokter via Whatsapp

Respon Cepat, Jawaban Akurat

arrow right

Download Aplikasi

Konsultasi Dokter Gratis, Semakin Praktis

arrow right

Download Aplikasi Lifepack

Anda Seorang Dokter?