fbpx

Ekstrak Ginkgo Biloba

Nov 12, 2020 | direktoriObat, Informasi Kesehatan Obat dari Huruf E | 0 Komentar

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Denny Archiando

Ekstrak ginkgo biloba, siapa yang tidak mengenal nama tanaman herbal legendaris satu ini? Ekstrak tanaman ginkgo biloba adalah tanaman herbal dengan banyak sekali khasiat yang berasal dari daratan Tiongkok. Tanaman ini sudah dimanfaatkan oleh masyarakat daratan Tiongkok semenjak ribuan tahun yang lalu (Baca juga Berbagai Obat Kuat Alami untuk Pria yang Aman Digunakan).

Informasi

Ada banyak manfaat yang bisa diperoleh dari ekstrak tanaman ginkgo biloba. Manfaat utama yang paling banyak dikenal dari ekstrak tanaman ini adalah kemampuannya untuk mengatasi masalah ingatan. Ada banyak faktor yang dapat menimbulkan gangguan ingatan seperti penyakit Alzheimer, karena faktor usia (lanjut usia), dan juga demensia atau pikun.

ginkgo biloba adalah
Ekstrak tanaman ginkgo biloba adalah tanaman herbal dengan banyak sekali khasiat yang berasal dari daratan Tiongkok.

Pemberian nutrisi dari tanaman herbal ginkgo biloba dipercaya dapat memperbaiki gangguan pada ingatan. Ekstrak tanaman ini juga sangat baik untuk mempertajam daya konsentrasi karena kandungan flavonoid serta terpenoid yang akan bekerja melebarkan pembuluh darah sehingga sirkulasi darah akan meningkat. 

Flavonoid yang merupakan antioksidan sangat baik untuk menangkal serangan radikal bebas. Hanya saja terkait kemampuan ginkgo biloba untuk mengobati daya ingat memang masih perlu diteliti lebih lanjut.

Dosis

Ekstrak ginkgo biloba biasanya tersedia dalam bentuk suplemen dan dapat diperoleh dengan bebas baik di toko obat ataupun apotek. Suplemen ekstrak tanaman ini biasa dikonsumsi oleh orang dewasa. Dalam satu tablet terkandung 6% lakton terpene dan 24% glikosida flavonoid. Pemberian dosis tablet ginkgo biloba didasarkan kepada kondisi yang dialami:

  • Penyakit pikun (demensia) dan Alzheimer konsumsi sebanyak 120 hingga 240 mg setiap hari. Konsumsi dibagi ke dalam dua hingga tiga kali pemberian.
  • Penyakit vertigo konsumsi sebanyak 160 mg setiap hari. Konsumsi dibagi ke dalam satu hingga dua kali pemberian
  • Penyakit arteri perifer konsumsi sebanyak 120 hingga 240 mg setiap hari. Konsumsi dibagi ke dalam dua hingga tiga kali pemberian
  • Gangguan mata retinopati diabetik karena diabetes maka konsumsi sebanyak 120 mg setiap hari. Konsumsi dibagi satu kali sehari
  • Gangguan kecemasan konsumsi sebanyak 80 hingga 160 mg setiap hari. Konsumsi dibagi ke dalam tiga sampai empat kali sehari
  • Skizofrenia konsumsi sebanyak 120 hingga 360 mg setiap hari.
  • Sindrom premenstruasi (PMS) konsumsi sebanyak 40 hingga 80 mg setiap hari dan dibagi ke dalam dua kali pemberian.

Kontraindikasi 

Interaksi dengan Obat Lain 

Ada beberapa senyawa dan tanaman herbal yang memiliki risiko untuk berinteraksi dengan suplemen mengandung ekstrak ginkgo biloba. Oleh sebab itu Anda sebaiknya selalu berkonsultasi dengan dokter apabila akan mengkonsumsinya bersamaan dengan obat atau suplemen vitamin lainnya. 

Obat yang dilarang untuk dikonsumsi bersamaan dengan ekstrak ginkgo biloba adalah heparin, warfarin atau obat yang termasuk ke dalam jenis antikoagulan. Konsumsi bersamaan dengan obat antikoagulan bisa menyebabkan risiko terjadinya memar dan pendarahan. Anda juga sebaiknya tidak menggunakannya selama dua minggu menjelang akan menjalani operasi untuk menurunkan kemungkinan terjadinya pendarahan. 

Penggunaan suplemen ginkgo biloba bersamaan dengan obat buspirone akan menimbulkan efek terlalu bersemangat atau hiperaktif. Konsumsi bersamaan dengan efavirenz dan alprazolam bisa menurunkan efek kinerjanya

Kelompok orang Berisiko 

Wanita yang sedang hamil dan juga menyusui tidak disarankan untuk mengkonsumsi suplemen dengan kandungan ginkgo biloba tanpa sepengetahuan dari dokter. Suplemen ini termasuk ke dalam suplemen kategori N yang memang belum diketahui dampak atau efek sampingnya terhadap janin. Belum diketahui juga apakah konsumsi suplemen ini oleh wanita menyusui akan dapat terserap ke ASI atau tidak.  

Anak – anak berusia kurang dari 12 tahun juga tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi suplemen mengandung ginkgo biloba. Selain itu bagi pasien dengan riwayat epilepsi, diabetes, gangguan terhadap pembekuan darah dan defisiensi glucose – 6 – phosphate dehydrogenase sebaiknya selalu berkonsultasi ke dokter terlebih dulu. 

Efek Samping

Penggunaan ekstrak ginkgo biloba memang jarang menimbulkan efek samping karena termasuk ke dalam jenis tanaman herbal. Namun pada beberapa kasus penggunaan suplemen ekstrak ginkgo biloba bisa menimbulkan efek samping ringan seperti berikut ini:

  • Sakit kepala
  • Sembelit
  • Pusing
  • Jantung berdebar kencang
  • Iritasi pada bagian mulut
  • Sakit perus

Bagi mereka yang memiliki sensitivitas terhadap ginkgo biloba maka dapat menyebabkan reaksi alergi di kulit. Efek samping serius yang mungkin dapat timbul seperti kejang – kejang, anemi parah, pelemahan denyut nadi serta memar.

Cara Konsumsi

Dosis ekstrak ginkgo biloba yang tepat sebenarnya harus mengikuti anjuran dari dokter karena harus dilihat berdasarkan riwayat penyakit sebelumnya, usia, merk suplemen dan jenis kelamin. Anda juga bisa mengkonsumsi suplemen ekstrak ginkgo biloba dari dosis paling kecil yakni di bawah 120 mg setiap hari agar tidak mengganggu sistem pencernaan. 

Penyimpanan suplemen ginkgo biloba yang tepat adalah pada suhu ruangan dan jangan sampai terkena paparan sinar matahari langsung. Jauhkan penyimpanan di tempat yang lembab seperti kamar mandi.

Beli obat tanpa perlu antri di apotek dengan Lifepack. Unduh aplikasi Lifepack melalui Google Play Store maupun App Store sekarang. Atau Anda bisa dapatkan rekomendasi produk suplemen dan vitamin terbaik di Jovee.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis