fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Irma Lidia

Edoxaban merupakan senyawa obat yang terdapat dalam sediaan tablet oral dan tidak tersedia dalam versi generiknya. Oleh sebab itu, obat dengan kandungan senyawa ini hanya dapat ditemukan dalam bentuk sediaan merk. Di Indonesia sendiri ada beberapa merk obat yang mengandung sediaan Edoxaban seperti Lixiana. Obat ini umum digunakan untuk mengatasi gangguan koagulasi (Baca juga Mengenal Apa Itu Skizofrenia dan Gejalanya).

Informasi

Obat Edoxaban tersedia dalam bentuk tablet yang harus ditelan dengan cara diminum. Obat dengan kandungan Edoxaban biasa dimanfaatkan untuk menurunkan risiko terjadinya stroke serta penggumpalan darah pada pasien yang memiliki gangguan denyut jantung yang disebut sebagai nonvalvular atrial fibrillation. 

Obat dengan kandungan Edoxaban termasuk ke dalam golongan obat novel oral anticoagulant atau NOAC yang biasa diberikan untuk terapi emboli paru serta deep vein thrombosis. Cara kerja senyawa ini adalah sebagai inhibitor selektif untuk faktor Xa. Kinerja senyawa ini kemudian akan mengganggu proses berubahnya trombin dari protrombin dalam darah. Terganggunya proses perubahan trombin dari protrombin akan membuat proses koagulasi atau pembekuan darah terhambat.

edoxaban
Edoxaban merupakan obat yang digunakan untuk mengatasi gangguan koagulasi. Lixiana adalah merk obat yang mengandung sediaan Edoxaban.

Formulasi molekul dari Edoxaban adalah C24H30CIN7O4S. Masuk ke dalam kelas obat antikoagulan, obat ini hanya boleh dikonsumsi mengikuti anjuran atau resep dari dokter. Obat ini juga kadang diberikan pada pasien dengan kondisi diabetes mellitus yang mengalami kondisi penggumpalan darah, serta pasien gagal jantung kongestif.

Dosis

Dosis yang tepat dari obat Edoxaban harus disesuaikan dengan diagnosis dokter serta resep dokter. Penggunaan secara sembarangan sangat dilarang karena bisa menyebabkan efek samping yang berbahaya bagi tubuh. Dosis obat Edoxaban akan disesuaikan dengan kondisi penyakit pada pasien. 

Dosis Edoxaban untuk Mengatasi NVAF

Dosis obat Edoxaban yang diberikan untuk pasien berusia dewasa dengan kondisi NVAF atau nonvalvular atrial fibrillation atrial di bahasa Indonesia sebagai atrial fibrilasi non valvular sebanyak 60 mg obat Edoxaban dalam sediaan merk Lixiana. Pemberian obat cukup sekali sehari dengan syarat bahwa obat ini diberikan pada pasien yang memiliki skor CHADS2 sekurang-kurangnya 2. 

Dosis ini diberikan dengan tujuan untuk menurunkan risiko emboli sistemik serta stroke. Obat Edoxaban yang diberikan sebagai terapi untuk pasien yang mengidap NVAF diberikan dalam jangka waktu yang cukup panjang. 

Dosis Edoxaban untuk Mengatasi NVAF dan VTE (Dengan Kondisi Khusus)

Dosis obat Edoxaban yang disarankan juga akan disesuaikan dengan kondisi khusus pada pasien. Misalnya saja apabila pasien yang mengalami gangguan VTE dan NVAF tersebut memiliki berat badan yang cukup rendah yakni di bawah 60 kg. Selain itu pasien yang tengah mengkonsumsi obat P-gp inhibitor seperti erythromycin, cyclosporin, ketoconazole, dan dronedarone juga termasuk kondisi yang dikhususkan.

Pasien VTE dan NVAF yang memiliki gangguan fungsi ginjal baik itu sedang hingga berat dengan CrCl sebesar 15 sampai 50 ml per menit termasuk ke dalam kondisi yang dikhususkan. Untuk pasien VTE dan NVAF dengan kondisi khusus maka dosis obat Edoxaban sebesar 30 mg sekali sehari. 

Dosis untuk Terapi Trombosis Vena

Dosis obat Edoxaban dalam sediaan LIXIANA untuk terapi pengobatan trombosis vena bagian dalam atau DVT (deep vein thrombosis) maka dosis obat Edoxaban yang diberikan sebanyak 60 mg sebanyak satu kali sehari. Obat ini diberikan sesudah konsumsi awal selama lima sampai 10 hari antikoagulan parenteral. Dosis yang sama juga diberikan untuk pasien dengan kondisi pulmonary embolism atau emboli paru (PE).

Kontraindikasi 

Interaksi dengan Obat Lain

Pemberian obat Edoxaban harus sangat berhati-hati karena dikhawatirkan sensitif terhadap obat lainnya. Oleh sebab itu Anda disarankan untuk memberi tahu dokter apabila tengah mengkonsumsi obat lain secara bersamaan. Obat Edoxaban sangat sensitif dengan zat aktif yang termasuk salah satu eksipien.

Kelompok Orang Berisiko

Ada beberapa kelompok orang berisiko yang tidak diperbolehkan untuk mengkonsumsi obat Edoxaban. Orang dengan gangguan penyakit hati seperti koagulopati tidak diperbolehkan mengkonsumsi Edoxaban. Selain itu orang yang memiliki risiko pendarahan klinis juga tidak diperbolehkan untuk menggunakan Edoxaban.

Pasien dengan risiko pendarahan yang tinggi akibat neoplasma ganas serta memiliki faktor risiko penyebab pendarahan mayor juga tidak disarankan. Pasien dengan kondisi perdarahan intrakranial akibat adanya varises esophagus baik itu sudah diketahui secara pasti atau diduga. 

Ulserasi gastrointestinal yang berisiko menyebabkan pendarahan mayor serta pasien yang baru saja menjalani operasi pada tulang belakang, otak dan mata juga tidak disarankan.

Efek Samping

Efek samping yang biasa terjadi pada pasien seperti:

  • Gatal dan kemerahan pada kulit
  • Pendarahan vaginal
  • Pusing serta sakit kepala
  • Pendarahan pada saluran cerna bagian bawah
  • Anemia
  • Pendarahan faringeal atau oral
  • Meningkatnya bilirubin darah

Cara Konsumsi

Obat Edoxaban dapat diminum bersamaan dengan air putih. Sebaiknya tidak memecah tablet karena dikhawatirkan dapat meningkatkan risiko efek samping. Selalu ikuti anjuran dokter untuk cara konsumsi yang tepat.

Beli obat tanpa perlu antri di apotek dengan Lifepack. Unduh aplikasi Lifepack melalui Google Play Store maupun App Store sekarang. Atau Anda bisa dapatkan rekomendasi produk suplemen dan vitamin terbaik di Jovee.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis