fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Irma Lidia

Meski belum banyak yang mengenal nama rosehip, namun tanaman ini sebenarnya sudah cukup lama malang melintang di dunia pengobatan herbal karena khasiatnya yang sangat banyak. Rosehip sendiri adalah bagian bundari bunga mawar tepat di bawah kelopak bunga. Rosehip berisi biji tanaman mawar yang dihasilkan oleh beberapa tanaman mawar. Namun sebagian besar tanaman mawar modern tidak menghasilkan rosehip.

Warna buah ini oranye sampai hitam sedikit ungu. Anda bisa menemukan buah Rosehip saat menjelang akhir musim panas dan memasuki musim gugur. Buah ini bisa ditemukan pada tanaman mawar di cabangnya setelah berbunga dan kelopaknya gugur. (Baca juga Antioksidan, Senjata Ampuh Memerangi Radikal Bebas Jahat

Informasi

Buah Rosehip memiliki tampilan lonjong serta cukup berdaging. Tekstur kulitnya berkerut dan sedikit menyusut. Pada pinggul buah ini terdapat biji warna coklat ataupun kuning sebanyak 3 atau lebih. Tanaman ini bisa Anda temukan pada Afrika Utara, Eropa hingga daerah dengan iklim sedang di wilayah Asia.

Buah Rosehip biasanya dicampurkan ke dalam suplemen maupun teh herbal. Anda juga bisa memperoleh ekstrak buah ini dalam bentuk sediaan bubuk. Ada banyak manfaat yang dimiliki yang membuatnya dijadikan sebagai salah satu pengobatan herbal. Pada buah ini terkandung vitamin C, beta karoten, vitamin E, likopen yang memiliki manfaat yang sangat baik bagi kesehatan. 

rosehip
Rosehip adalah tanaman untuk pengobatan herbal karena khasiatnya yang sangat banyak. Rosehip bagian bundari tepat di bawah kelopak bunga.

Ekstrak Rosehip juga bisa ditemukan dalam bentuk sediaan minyak atau oil. Di dalam oil terkandung senyawa berupa oleic acid, linoleic serta alpha-linolenic. Kandungan di dalam oil menjadikan minyak ini memiliki kemampuan sebagai anti radang serta antioksidan. Kemampuan anti radang dan antioksidan akan membantu Anda untuk menetralkan paparan radikal bebas serta stress yang oksidatif.

Manfaat Rosehip bagi kesehatan adalah sebagai berikut:

  • Mengurangi timbulnya stretch mark
  • Menurunkan risiko osteoarthritis
  • Menurunkan berat badan sehingga menurunkan risiko kegemukan
  • Memperlancar sistem pencernaan
  • Menurunkan kadar asam urat
  • Mengobati demam dan adanya infeksi
  • Mengobati dan mencegah timbulnya masuk angin
  • Mengobati diare atau gangguan pencernaan

Dosis

Rosehip termasuk ke dalam tanaman herbal sehingga penggunaannya tidak membutuhkan resep dari dokter. Agar tidak menimbulkan efek samping ataupun masalah pada tubuh, sangat disarankan agar Anda tidak mengkonsumsi dalam jumlah terlalu banyak. Dosis yang disarankan bisa disesuaikan dengan usia. Untuk pengguna dewasa, maka dosis yang disarankan adalah:

  • Dosis Rosehip untuk terapi atau pengobatan tradisional sebanyak 2 sampai 5 gram ekstrak tanaman Rosehip. Anda dapat mengkonsumsinya dalam sediaan teh sebanyak tiga sampai empat kali sehari
  • Dosis Rosehip yang digunakan untuk mengobati osteoarthritis adalah sebanyak 2,5 gram bubuk Rosehip total yang didapat dengan konsumsi lima kapsul sehari. Sebelumnya Anda disarankan untuk mengkonsumsi sebanyak 1 gram alias dua kali sehari dalam jangka waktu tiga bulan.

Pada kemasan ekstrak Rosehip juga biasanya tertera keterangan mengenai dosis yang disarankan. Anda bisa mengikuti petunjuk pada kemasan obat. Patut diketahui bahwa penggunaan ekstrak Rosehip tetap harus berhati-hati apabila Anda mengalami masalah tertentu atau kondisi penyakit tertentu.

Kontraindikasi 

Interaksi dengan Obat Lain

Penggunaan setiap obat bahkan jikapun obat tersebut termasuk obat herbal harus berhati-hati jika digunakan bersamaan dengan obat lainnya. Ekstrak Rosehip sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan obat yang mengandung senyawa estrogen, aluminium, fluphenazine serta warfarin. Aluminium biasanya ditemukan pada obat antasida atau obat maag. Di dalam Rosehip terkandung vitamin C yang akan mempengaruhi jumlah aluminium yang dapat diserap oleh tubuh. 

Konsumsi Rosehip bersamaan dengan estrogen akan membuat efek samping dari estrogen semakin meningkat. Anda bisa menemukan kandungan estrogen pada pil estradiol, etinil estradiol dan berbagai pil hormon lainnya. 

Kelompok Orang Berisiko

Orang yang tengah hamil dan menyusui sebaiknya mengikuti anjuran dokter apabila ingin menggunakan Rosehip baik itu diminum maupun dioles pada kulit. Sejauh ini memang belum terdapat informasi lebih terkait efek samping terhadap wanita hamil dan menyusui. Hanya saja agar lebih aman sebaiknya tanyakan pada dokter. 

Orang dengan penyakit batu ginjal sebaiknya tidak mengkonsumsi Rosehip karena kandungan vitamin C di dalamnya dapat meningkatkan risiko batu ginjal. Selain itu pasien dengan gangguan thalasemia, hemokromatosis serta anemia sebaiknya berhati-hati menggunakannya. 

Efek Samping

Sama seperti produk obat-obatan herbal lainnya, sebenarnya efek samping dari Rosehip sendiri cukup kecil alias aman. Hanya saja Anda tetap tidak diperbolehkan untuk mengkonsumsi dalam jumlah terlalu banyak karena dapat menyebabkan beberapa masalah atau kelainan. Efek samping yang terkadang dapat muncul pada pengguna seperti berikut:

  • Mudah kelelahan
  • Diare
  • Mulas serta kram perut
  • Mual hingga muntah
  • Gangguan pencernaan seperti diare
  • Sembelit
  • Sakit kepala

Cara Konsumsi

Cara konsumsi Rosehip tergantung kepada jenis sediaan produk tersebut. Misalnya untuk Rosehip oil maka digunakan pada tahap akhir perawatan kulit. Sementara untuk sediaan dalam bentuk bubuk, teh, dan lainnya maka bisa mengikuti anjuran pada kotak kemasan.

Beli obat tanpa perlu antri di apotek dengan Lifepack. Unduh aplikasi Lifepack melalui Google Play Store maupun App Store sekarang. Atau Anda bisa dapatkan rekomendasi produk suplemen dan vitamin terbaik di Jovee.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis