fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Fala Adinda

Enoxaparin merupakan obat yang dikonsumsi untuk mengencerkan penggumpalan darah tubuh. Obat yang satu ini digunakan untuk mencegah kondisi medis deep vein thrombosis, yang mana mampu untuk membuat seseorang untuk menjalankan operasi perut, lutut, dan panggul (Baca juga 6 Olahraga yang Baik untuk Jantung Sehat). 

Deep vein thrombosis (DVT) adalah kondisi medis yang mana gumpalan darah tercipta di satu vena, biasanya pada kaki. Trombosis vena ini mampu menyebabkan nyeri di bagian kaki dan membengkak. Tetapi, bisa juga terjadi tanpa adanya gejala. 

Informasi 

Enoxaparin obat yang dikonsumsi sebagai pengencer darah. Banyaknya penumpukan gumpalan darah, maka aliran darah tidak akan terdistribusi ke seluruh tubuh. Maka dari itu, obat enoxaparin berfungsi untuk menghambat zat-zat tubuh yang bisa menyebabkan penumpukan gumpalan darah. 

Dasar tubuh manusia mampu memproses pembekuan darah secara alami. Pembekuan darah pada saat ini berfungsi untuk menghambat darah yang keluar, karena sayatan dan luka. Ketika pembekuan darah berjalan tidak normal, maka pembuluh darah rusak yang memicu penggumpalan darah. 

Dosis

Dosis yang tepat digunakan adalah resep dari dokter atau anjurannya. Tetapi, ada batasan umum penggunaan dosis dari enoxaparin, diantaranya sebagai berikut: 

Pencegahan Deep Vein Thrombosis

Dewasa : untuk orang dewasa, terdapat dosis tertentu. Dosis bagi pasien yang menjalankan     operasi pada bagian perut cukup sebanyak 40 mg, dikonsumsi 2 jam sebelum menjalankan operasi perut. Pasien yang akan menjalankan operasi pada bagian lutut atau panggul cukup mengkonsumsi sebanyak 30 mg, 1 hari 2 kali (12 jam). Dikonsumsi sebelum 12-24 jam menjalankan operasi. 

Anak-anak usia < 2 bulan : 0,75 mg/kgBB, setiap 12 jam sekali. 

Anak-anak usia > 2 bulan : 0,5 mg/kgBB, setiap 12 jam sekali. 

Pengobatan Deep Vein Thrombosis

Dewasa : pengonsumsi obat enoxaparin bisa 1 mg/kgBB atau 1,5 mg/kgBB dalam kurun waktu 12 jam sekali. 

Anak-anak usia < 2 bulan : 1,5 mg/kgBB, setiap 12 jam sekali. 

Anak-anak usia > 2 bulan : 1 mg/kgBB, setiap 12 jam sekali. 

Angina Tidak Stabil 

Dewasa : 1 mg/kgBB, setiap 12 jam sekali. 

Kontraindikasi 

  • Hindari pengonsumsian enoxaparin, jika Anda memiliki riwayat trombositopenia. 
  • Memiliki hipersensitivitas dengan heparin, maka hubungi dokter segera.
  • Jika Anda wanita memiliki berat badan < 45 kg dan pria dengan berat badan 57 kg, maka konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.
  • Apabila timbul gejala overdosis enoxaparin, konsultasikan dengan dokter segera. 
  • Penggunaan ini perlu pengawasan dokter, apabila Anda pengidap hipertensi, gangguan pada ginjal, dan liver. 

Interaksi dengan Obat Lain 

Inilah interaksi yang ditimbulkan oleh enoxaparin dengan obat lain, diantaranya sebagai berikut: 

  • Pengonsumsian obat enoxaparin dengan obat yang memiliki kandungan kalium, diuretik hemat kalium, dan captopril, obat antiinflamasi, dan ARB. Maka bisa meningkatkan hiperkalemia. Hiperkalemia adalah kondisi medis yang mana kadar kalium tubuh terlalu tinggi. 
  • Penggunaan obat enoxaparin bersama dengan obat antipiretik, antiinflamasi, antiplatelet, dan aspirin akan menyebabkan risiko perdarahan pada tubuh. 

Kelompok Orang Berisiko 

Obat enoxaparin termasuk dalam obat golongan b, yang memiliki artian bahwa belum memperlihatkan sebuah percobaan yang berbahaya untuk janin. Maka dari itu, ibu hamil dan ibu menyusui bisa mengkonsumsi enoxaparin, dalam artian perlu pengawasan penuh juga dari dokter. 

Karena, belum ada penelitian yang menunjukkan bahwa obat ini berbahaya atau tidaknya. Anda bisa melakukan konsultasi dengan dokter terpercaya. Anda bisa menimbang-nimbang apakah besar manfaat dari obat atau malah lebih kecil manfaatnya. 

Inilah orang-orang yang berisiko mengkonsumsi obat enoxaparin, diantaranya yaitu: 

  1. Ibu hamil dan ibu menyusui 
  2. Orang yang memiliki hipersensitivitas 
  3. Orang yang memiliki riwayat gangguan ginjal

Efek Samping 

Ada beberapa efek samping yang akan Anda alami, diantaranya sebagai berikut: 

  1. Pendarahan di tubuh 
  2. Memar-memar
  3. Demam tinggi 
  4. Mual atau muntah 
  5. Nyeri pada tubuh 

Anda harus memperhatikan efek samping umum di atas, apabila efek samping terlalu berlebih maka bisa langsung pergi ke dokter untuk melakukan konsultasi. 

Cara Konsumsi 

Cara konsumsi yang benar adalah dengan memperhatikan dosis umum atau dosis yang telah dianjurkan oleh dokter sebelumnya. Tetap berhati-hati dalam mengonsumsi enoxaparin, jangan terlalu terobsesi untuk mengurangi atau menambahkan dosis, karena tidak akan mempengaruhi keefektifan kinerja obat enoxaparin. 

Karena, bentuk obat enoxaparin suntik. Maka perlu sekali dilakukan dengan hati-hati dan diawasi langsung oleh dokter. 

Anda bisa melakukan penyuntikan ke tubuh sendiri atau dengan bantuan dari dokter. Anda harus tahu bahwa suntikan dilakukan melalui kulit perut. Perkiraannya terletak dari 5 cm area pusar, bisa dilakukan satu hari sekali atau dua hari sekali. Sesuai petunjuk pada kemasan saja yang perlu diperhatikan oleh Anda. 

Anda bisa melakukan konsultasi lebih lanjut mengenai penggunaan obat enoxaparin. Tetap saja, Anda harus menghubungi dokter yang benar-benar terpercaya.

Beli obat tanpa perlu antri di apotek dengan Lifepack. Unduh aplikasi Lifepack melalui Google Play Store maupun App Store sekarang. Atau Anda bisa dapatkan rekomendasi produk suplemen dan vitamin terbaik di Jovee.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis