fbpx

Inactivated Influenza Vaccine (Split Virion)/Vaksin Influenza

Sep 7, 2020 | direktoriObat, Informasi Kesehatan Penyakit dari Huruf I | 0 Komentar

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Denny Archiando

Vaksin influenza (split virion) digunakan untuk imunisasi aktif melawan penyakit influenza yang disebabkan oleh virus influenza tipe A dan tipe B di dalam vaksin. Bentuk sediaan vaksin influenza (split virion) sendiri ada dua yakni semprot di hidung serta suntikan. Untuk jenis vaksin flu suntik sendiri terdapat virus yang telah tidak aktif atau dimatikan sebelumnya. 

Informasi 

Jenis vaksin flu (split virion) sediaan suntik terbagi menjadi dua jenis yakni vaksin quadrivalent serta trivalent. Perbedaan antara quadrivalent serta trivalent terletak pada jumlah virus di dalam vaksin tersebut. Untuk vaksin berjenis trivalent maka jumlah virus influenza yang sudah dimatikan ada tiga tipe yakni 1 tipe virus influenza B dan 2 tipe untuk influenza A. Untuk jenis vaksin influenza (split virion) quadrivalent maka jumlah virusnya adalah 2 tipe virus influenza B dan 2 tipe untuk influenza A.

Vaksin flu (split virion) ini ditujukan untuk digunakan oleh orang ataupun populasi berisiko tinggi serta sangat rentan terkena komplikasi influenza. Kelompok yang termasuk orang sangat rentan terhadap komplikasi influenza adalah orang berusia 9 tahun atau lebih, orang-orang yang memiliki kekebalan tubuh yang rendah serta berada di daerah epidemic influenza. Kelompok orang yang direkomendasikan mendapat vaksin influenza (split virion) adalah:

  • Orang dengan usia di atas 65 than (lanjut usia)
  • Wanita yang sedang hamil
  • Pekerja medis
  • Anak berumur 6 bulan sampai 5 tahun
  • Orang yang menderita penyakit kronis

Cara kerja vaksin influenza (split virion) adalah dengan membentuk pertahanan tubuh pada seseorang agar dapat melawan serangan virus influenza di kemudian hari. Waktu yang dibutuhkan tubuh untuk membentuk antibodi terhadap serangan virus influenza setelah diberi vaksin adalah selama 2 minggu. 

Dosis 

Penggunaan vaksin influenza (split virion) harus melalui resep dokter dan penanganan langsung tenaga medis. Vaksin yang diberikan per orang biasanya bergantung kepada usia orang tersebut. Vaksin yang diberikan dalam bentuk suntikan adalah sebanyak 0,5 ml single dose untuk orang dengan usia 9 tahun atau di atas 9 tahun selama musim epidemic influenza.

Kontraindikasi 

Interaksi dengan Obat Lain 

Pemberian vaksin yang lain bersama dengan vaksin influenza (split virion) dapat diberikan di titik lokasi yang berbeda untuk vaksin jenis suntikan. Anda dapat memberitahu dokter Anda mengenai obat-obatan, suplemen, atau obat herbal yang tengah dikonsumsi saat mendekati atau sedang dan setelah Anda mendapatkan suntikan vaksin. 

Hal ini untuk mencegah adanya interaksi terhadap obat yang tidak diinginkan. Dokter akan membolehkan Anda menggunakan obat tertentu apabila memang tidak bereaksi terhadap vaksin.

Kelompok Orang Berisiko 

Orang yang sedang menderita sakit yang cukup berat tidak diperbolehkan untuk mendapatkan vaksin influenza (split virion) karena sistem pertahanan tubuhnya memang sedang tidak baik. Orang yang memiliki riwayat alergi terhadap pemberian vaksin influenza (split virion) sebelumnya tidak disarankan untuk menggunakan obat ini. 

Selain menderita alergi terhadap vaksin flu (split virion), orang yang sebelumnya setelah diberikan vaksin mengalami sindrom Guillain-Barre juga tidak dianjurkan mendapatkan vaksin ini.

Efek Samping  

Tidak semua orang mengalami efek samping yang sama setelah mendapatkan vaksin influenza (split virion). Efek samping ini bersifat individual sehingga akan berbeda-beda antara satu orang dengan orang lainnya. Efek samping yang umum muncul adalah:

  • Rasa pusing dan sakit kepala
  •  Wajah menjadi pucat
  • Demam
  • Area yang disuntik mengalami pembengkakan dan kemerahan
  • Sulit untuk bernapas
  • Perubahan terhadap perilaku
  • Hidung meler
  • Pingsan
  • Muntah
  • Sakit pada tenggorokan
  • Sakit atau lemah pada otot
  • Pingsan
  • Jantung berdebar-debar

Anda harus segera menghubungi dokter apabila mengalami salah satu dari efek samping di atas untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. 

Cara Konsumsi 

Cara pemberian vaksin flu (split virion) sangat bergantung kepada bentuk sediaan vaksin. Vaksin ini tersedia dalam dua bentuk yakni semprot ke hidung serta suntikan. Vaksin semprot hanya diberikan kepada orang yang sedang sehat di rentang usia dua hingga 49 tahun. Pemberian vaksin baik vaksin semprot dan suntikan harus dilakukan oleh tenaga medis profesional. 

Vaksin suntik biasanya diberikan di bagian lengan atas di bagian otot deltoideus. Otot ini adalah otot di bagian lengan atas yang memiliki bentuk membulat di bahu manusia. Vaksin ini harus segera diberikan ketika kontainer dibuka. Penggunaan vaksin mengikuti masa berlaku yang ada pada label sehingga tidak boleh diberikan apabila melebihi waktu tersebut. 

Sebenarnya selain mendapatkan vaksin flu (split virion), sakit influenza dapat dicegah apabila Anda mengkonsumsi makanan sehat dan berolahraga secara teratur. Anda juga sebaiknya menghindari kontak dengan orang yang sedang menderita sakit influenza. Biasakan hidup sehat dengan cara mencuci tangan terlebih dahulu sebelum makan, minum maupun menyentuh bagian wajah.

Untuk tebus resep obat, anda juga bisa mengunduh aplikasi Lifepack. Dengan Lifepack, anda dapat menebus resep obat tanpa perlu antri di apotek. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis