fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Denny Archiando

Makanan lezat namun memiliki kadar kolesterol tinggi tampaknya masih menjadi favorit masyarakat. Sebenarnya sah-sah saja Anda mengkonsumsi makanan tersebut asalkan masih dalam porsi yang wajar dan tidak berlebihan. selain itu, Anda perlu mengimbangi dengan olahraga teratur agar terhindar dari risiko terkena penyakit jantung.

Sayangnya, hal ini tampaknya jarang disadari banyak orang sehingga banyak yang memiliki kadar kolesterol LDL (Low Density Lipoprotein) dan TGL (Trigliserida) yang cukup tinggi sehingga membahayakan kesehatan Anda (Baca juga Coba Cara Menurunkan Kolesterol secara Alami Ini). Untuk mengatasinya, dokter biasanya akan memberikan obat Rosuvastatin yang berfungsi untuk menurunkan kadar LDL dan TGL serta meningkatkan kadar kolesterol HDL dalam darah.

Informasi

Rosuvastatin merupakan obat yang dipergunakan untuk menurunkan kolesterol jahat yang berada di dalam tubuh dan meningkatkan kadar kolesterol baik. Dengan pengonsumsian Rosuvastatin, tentu saja risiko penyakit yang berhubungan dengan pembuluh darah dan jantung bisa berkurang. 

Secara alami, tubuh Anda menghasilkan kolesterol sebagai salah satu bentuk cadangan energy. Namun jika jumlahnya banyak maka hal itu akan menyumbat pembuluh darah sehingga mengganggu pengiriman oksigen, nutrisi penting dan darah ke organ-organ penting lainnya. Cara kerja Rosuvastatin dengan mengurangi kadar pembentukan kolesterol jahat yang berada di tubuh.

Dengan pengonsumsian Rosuvastatin, tentu saja kadar kolesterol yang berada di dalam tubuh menjadi lebih terkendali. Namun, yang harus menjadi catatan utama, meskipun sudah mengkonsumsi Rosuvastatin, Anda tetap harus melakukan diet rendah lemak atau kolesterol selain itu, Anda juga harus melakukan olahraga secara rutin, sehingga efek obat Rosuvastatin menjadi lebih maksimal. 

Rosuvastatin termasuk dalam golongan obat yang harus dikonsumsi menggunakan resep dokter. Di pasaran, obat ini memiliki banyak sekali merek dagang dan ditemukan dalam bentuk tablet. Harga obat ini cukup terjangkau.  Nama dagang Rosuvastatin pun beragam seperti Vastrol, Rovastar, Rovator, Rozact, Simrovas dan yang lainnya. 

Dosis

Sebagai obat resep, dosis Rosuvastatin yang diberikan pada pasien harus berdasarkan persetujuan dokter. Rosuvastatin sendiri bisa digunakan pada pasien dewasa dan anak-anak tentu saja dengan dosis yang berbeda tergantung pada kondisi medis pasien itu sendiri. Selain itu, respon pasien terhadap pengobatan juga menjadi salah satu pertimbangan dalam pembrian dosis Rosuvastatin.

Pada orang dewasa, dosis awal Rosuvastatin yang disarankan adalah sebanyak 5-10 mg yang akan diberikan 1 kali sehari. Jika diperlukan, dosis bisa ditingkatkan menjadi 20 mg tiap hari setiap 4 minggu. Dosis maksimal dari obat ini adalah sebanyak 40 mg yang akan diberikan tiap sehari sekali. Namun, dosis maksimal tersebut tidak boleh diberikan kepada pasien Asia.

Untuk pasien anak-anak, yang berusia lebih dari 10 tahun, dosis awal yang diberikan adalah sebanyak 5 mg yang akan diberikan tiap sehari sekali. Jika dirasa perlu, dokter akan meningkatkan dosis secara bertahap selama 4 minggu.  Dosis maksimal dari Rosuvastatin adalah sebanyak 20 mg yang akan diberikan tiap sehari sekali.

Kontraindikasi

rosuvastatin

Interaksi dengan Obat Lain

Sama seperti obat-obatan lain, Rosuvastatin juga akan berinteraksi jika digunakan bersama obat-obatan lainnya. Menurut berbagai sumber, Rosuvastatin sebaiknya tidak digunakan bersamaan dengan gemfibrozil, cyclosporin, antasida, erythromycin, itraconazole, fenofibrate, warfarin serta pil kontrasepsi. Oleh sebab itu, Anda sebaiknya memberitahu dokter obat-obatan apa saja yang tengah Anda konsumsi.

Kelompok Orang Berisiko

Kelompok yang paling berisiko adalah mereka yang memiliki hipersensitivitas terhadap Rosuvastatin. Selain itu, ibu hamil dan menyusui juga berisiko jika mengkonsumsi obat ini. Oleh sebab itu, jangan lupa untuk memberitahu kondisi Anda pada dokter saat melakukan konsultasi.

Efek Samping

Sama seperti obat lain, ada pasien yang mengalami efek samping ataupun yang tidak mengalami nya. Pada umumnya, efek samping yang banyak ditemukan di pasien adalah nyeri otot, pembengkakan di sendi, suara serak, sakit kepala, tenggorokan kering dan sulit menelan. Pada umumnya, efek yang timbul cukup ringan namun jika Anda merasa gejalanya semakin buruk maka sebaiknya Anda segera memeriksakan diri ke dokter.

Cara Konsumsi

Karena termasuk golongan obat keras, Anda harus minum obat ini sesuai dengan anjuran dokter. Jangan menambahkan atau mengurangi dosis yang telah disarankan dokter. Obat ini bisa diminum sebelum atau sesudah makan. Minum Rosuvastatin bersama air putih tanpa mengunyahnya atau menghancurkannya lebih dulu. 

Selain itu, Anda juga disarankan untuk mengonsumsi obat ini secara rutin dan tepat waktu agar memperoleh hasil yang maksimal. Rosuvastatin biasanya disarankan untuk diminum pada waktu yang sama tiap hari sehingga Anda sebaiknya tidak mengubah-ubahnya. 

Selain itu, lakukan diet sehat dengan cara menjaga asupan makanan, pilih makanan yang minim lemak, kolesterol serta gula dan garam. Lebih baik lagi jika Anda memperbanyak konsumsi sayur-sayuran hijau serta buah-buahan yang bergizi serta berolahraga teratur.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis