fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Denny Archiando

Piracetam merupakan obat yang dapat mengatasi penurunan fungsi kognitif seperti kemampuan mengingat, berpikir, memecahkan masalah, dan sebagai terapi tambahan pada gangguan gerak tertentu misalnya mioklonus kortikal. Obat ini dapat memengaruhi kinerja otak dan sistem saraf dengan cara melindungi korteks serebri agar tidak kekurangan oksigen. Korteks serebri adalah bagian pada otak yang berperan penting dalam mengelola kemampuan gerak tubuh. 

Informasi

Obat piracetam adalah golongan obat turunan sintetis dari gamma-Aminobutyric acid (GABA). GABA ini yaitu senyawa kimia yang akan membantu memperlambat aktivitas sistem saraf. Manfaat umum obat piracetam digunakan untuk mengobati mioklonus, mengatasi gejala disleksia, Alzheimer, demensia dan mengurangi peradangan.

Dosis

Pemberian dosis pada obat piracetam disesuaikan dengan kondisi kesehatan yang diderita pasien. Kondisi terapi pada mioklonus kortikal, untuk kemasan obat piracetam minum/suntik dosis yang diberikan yaitu 7,2 gram per hari yang terbagi menjadi 2-3 kali sehari. Selanjutnya dosis dapat ditingkatkan menjadi 4,8 gram setiap 3-4 hari sekali. Untuk dosis maksimalnya adalah 24 gram per hari.

Sedangkan kondisi gangguan kognitif, pada kemasan obat minum/suntik, dosisnya yaitu 2,4 gram per hari dan dibagi menjadi 2-3 kali sehari. Untuk kondisi yang berat atau parah, dosis dapat ditingkatkan menjadi 4,8 gram per hari.

Kontraindikasi

Interaksi dengan Obat Lain

Sebelum menggunakan obat piracetam, Anda harus memberi tahu dokter terlebih dahulu jika sedang menggunakan obat-obatan lain termasuk obat herbal, suplemen dan vitamin.

Kelompok Orang Berisiko

Bagi Anda yang sedang menderita penyakit stroke hemoragik, penyakit ginjal atau huntington’s cornea, maka Anda tidak dianjurkan untuk mengonsumsi obat piracetam. Anda juga tidak dianjurkan mengonsumsi obat ini, jika memiliki riwayat penyakit liver, gangguan pembekuan darah serta perdarahan pada saluran pencernaan. 

Jika Anda sedang dalam program diet rendah garam, Anda sebaiknya menghubungi dokter sebelum mengonsumsi obat piracetam karena obat ini terdapat kandungan natrium di dalamnya. 

Anda juga perlu memberi tahu dokter jika sedang menjalani terapi hormone tiroid, berencana atau sedang menjalani operasi termasuk pada operasi gigi. Bagi Anda yang sedang dalam kondisi menyusui, hamil atau sedang dalam program kehamilan, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Jika Anda memiliki hipersensitivitas atau reaksi alergi berlebih, terutama pada obat piracetam, Anda tidak disarankan mengonsumsi obat ini. 

Efek Samping

piracetam

Setiap obat memiliki dampak efek samping saat penggunaannya dan tidak selalu dialami oleh setiap orang. Obat piracetam juga memiliki beberapa efek samping tertentu di antaranya:

  • Kesulitan keseimbangan pada tubuh saat berdiri
  • Mengalami kebingungan atau kecemasan dan gugup
  • Rasa kantuk yang berlebih
  • Depresi (Baca juga Mencegah Depresi dengan Berolahraga, Memang Bisa?)
  • Halusinasi
  • Tubuh terasa lelah atau lemah
  • Peningkatan berat badan
  • Sakit perut, diare
  • Sakit kepala, vertigo
  • Pembengkakan pada kulit, khususnya di area wajah
  • Timbul ruam kulit dan gatal-gatal
  • Reaksi alergi parah seperti kesulitan bernapas, pembekakan dan demam

Jika Anda mengalami salah satu gejala efek samping di atas atau merasa ragu dengan gejala efek samping yang dialami, Anda harus segera menghubungi dokter untuk diperiksa lebih lanjut dan mendapatkan pengobatan yang lebih tepat.

Cara Konsumsi

Dalam menggunakan obat piracetam, pastikan Anda telah membaca petunjuk dan aturan pakai yang tertera pada kemasan obat. Anda harus mengikuti anjuran dosis yang diberikan oleh dokter. Pada kemasan obat piracetam bentuk tablet/kapsul, cara konsumsinya yaitu dengan menelan tablet secara utuh bersama dengan segelas air. 

Anda tidak dianjurkan menghancurkan atau mengunyah obat terlebih dahulu. Namun, jika Anda kesulitan dalam mengonsumsi jenis obat bentuk tablet/kapsul, Anda dapat memberitahu dokter agar diresepkan mengonsumsi obat piracetam dengan kemasan sirup.

Pada kemasan piracetam bentuk suntik, maka cara pengobatannya hanya dapat diberikan oleh dokter atau petugas medis profesional di bawah pengawasan dokter. Dokter akan mengawasi proses selama pengobatan agar dosis yang diberikan tepat dan sesuai ketentuan. Anda tidak boleh melakukan pengobatan piracetam suntik secara sendiri tanpa bantuan dari tenaga medis yang berpengalaman.

Untuk mendapatkan hasil yang optimal, Anda harus mengonsumsi obat piracetam secara rutin dan teratur. Agar membantu Anda dalam mengingat, Anda sebaiknya mengonsumsi obat pada jam yang sama setiap harinya. Jika Anda terlupa untuk mengonsumsinya, Anda harus segera langsung meminumnya ketika teringat asalkan jadwal konsumsi obat Anda selanjutnya tidak terlalu berdekatan. 

Anda tidak diperbolehkan mengurangi atau menambah dosis obat tanpa konsultasi lebih dulu dengan dokter. Anda juga tidak boleh menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba karena hal ini dapat menyebabkan gejala efek samping atau memunculkan penyakit datang kembali. Selama dalam pengobatan, lakukan periksa rutin dengan dokter untuk mengetahui perkembangan kondisi medis Anda. Jika kondisi semakin memburuk atau tidak kunjung membaik, Anda harus segera langsung menemui dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis