fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Denny Archiando

Ketika Anda mengalami batuk, aktivitas Anda pasti sangat terganggu. Belum lagi suara batuk yang juga mengganggu orang sekitar Anda serta ketakutan akan menularkan batuk kepada yang lain. Anda juga akan mengalami sakit tenggorokan (Baca juga 4 Bahan Alami yang Dapat Mengobati Batuk Kering). Untuk meredakan batuk, Anda dapat mengonsumsi obat pipazethate sebagaimana yang dokter atau apoteker sarankan. 

Informasi

Pipazethate termasuk salah satu obat yang berfungsi untuk meredakan batuk kering. Obat ini bekerja langsung di sistem saraf pusat untuk menghentikan batuk. Pipazethate tersedia dalam dua bentuk obat, tablet dan sirup. 

Dosis Pupazethate

Penggunaan pipazethate pada setiap orang berbeda-beda, bergantung usia, berat badan, dan seberapa parah kondisi batuk kering yang diderita. Usahakan agar Anda selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan atau mengonsumsi obat ini. 

Penggunaan obat ini pada sediaan tablet untuk anak-anak usia 2-12 tahun, dapat diberikan dosis 1 mg per kg berat badan mereka. Sedangkan untuk anak-anak di atas usia 12 tahun dapat mengonsumsi 1 tablet. Pada pasien dewasa, dapat mengambil 1-2 tablet obat. Obat dapat dikonsumsi selama 3 kali sehari. 

Selain bentuk tablet, juga tersedia pipazethate bentuk sirup. Penggunaannya pada anak-anak usia 2-6 tahun, dapat diberi dosis ½ – 1 sendok teh. Selain itu, untuk anak-anak usia 6-12 tahun, dapat diberi dosis 1 sendok teh. Sedangkan anak-anak usia di atas 12 tahun, diberi dosis 2 sendok teh. Penggunaan pipazethate untuk pasien dewasa diberi dosis 2-4 sendok teh. Sediaan obat pipazethate bentuk sirup ini dapat Anda konsumsi  3 kali sehari.

Kontraindikasi

Interaksi dengan Obat Lain

Sebaiknya Anda konsultasikan langsung dengan dokter sebelum menggunakan obat ini. Obat ini dapat berinteraksi negatif jika Anda mengonsumsinya bersamaan dengan  beberapa obat. Obat ini juga tidak boleh dikonsumsi bersama dengan alkohol, karena dapat menyebabkan overdosis hingga mengalami efek samping yang parah. 

Apabila Anda dalam masa konsumsi obat tertentu, baik itu obat resep, non resep, maupun herba, sebaiknya Anda konsultasikan dengan dokter. Hal tersebut karena mungkin dokter akan mengurangi dosis atau mengganti obat dengan alternatif obat lainnya.

Petunjuk penggunaan obat yang berada pada kemasan obat bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Jadi agar lebih aman, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter. Ketersediaan pipazethate sebagai obat batuk kering, tergantung pada indikasi yang disetujui BPOM.

Kelompok Orang Berisiko

Apabila Anda memiliki riwayat suatu penyakit atau sedang mengalami suatu penyakit, sebaiknya Anda beri tahu dan konsultasikan dengan dokter. Konsumsi pipazethate dapat menyebabkan sedasi ringan, oleh karena itu tidak disarankan untuk mengkonsumsi obat ini jika Anda akan menyetir atau beraktivitas yang membutuhkan konsentrasi penuh. Bagi Anda yang mengalami intoleransi gula, sebaiknya tidak mengonsumsi obat ini. 

Efek Samping

pipazethate

Penggunaan obat pipazethate dapat menyebabkan Anda mengalami efek samping seperti rasa kantuk ringan, mual muntah, gelisah, sulit tidur, urtikaria, gangguan irama jantung, kejang hingga koma pada dosis tinggi. Jika hal tersebut terjadi pada Anda, segera hentikan pemakaian obat dan dapatkan bantuan medis. 

Beberapa efek samping lain mungkin belum terdaftar, sehingga ika Anda mempunyai efek samping selain dari yang terdaftar di atas, segera konsultasikan ke dokter Anda dan dapatkan pertolongan medis jika efek samping semakin memburuk. 

Cara Konsumsi

Selama masa konsumsi obat pipazethate, selalu ikuti anjuran dari dokter atau baca petunjuk di kemasan obat. Obat ini dapat Anda konsumsi bersamaan dengan atau tanpa makanan. 

Patuhilah semua petunjuk dan cara pemakaian obat ini. Jangan sampai Anda memulai, menambah, mengurangi, atau pun mengakhiri konsumsi obat ini tanpa sepengetahuan dokter. Usahakan jangan menggerus atau mencampur obat dengan air, karena dapat mengurangi efektivitas dan kinerja obat. 

Setelah minum obat, sebaiknya Anda minum segelas air untuk mempermudah penyerapan obat. Anda juga disarankan mengimbangi pengobatan dengan memperbanyak minum air putih. Simpanlah obat di tempat yang jauh dari jangkauan anak dan pada suhu ruang. 

Jangan simpan obat di dalam lemari es, apalagi sampai membekukannya. Apabila masa pakai obat sudah lewat atau Anda sudah tidak menggunakan obat ini lagi, jangan buang obat ini ke toilet atau saluran air lainnya, kecuali memang disarankan demikian. 

Usahakan konsumsi obat ini Anda lakukan pada waktu atau jam yang sama setiap harinya. Bila perlu, Anda bisa membuat jadwal minum obat dan memasang alarm di ponsel. Bila Anda rasa keadaan Anda sudah membaik, namun masih dalam masa minum obat, jangan hentikan pemakaian obat, kecuali atas petunjuk dari dokter. 

Ketika Anda melewatkan satu dosis karena lupa, segeralah meminum dosis obat tersebut dengan syarat jarak dosis selanjutnya masih lama atau lebih dari 4 jam. Jika sudah dekat atau jarak dosis selanjutnya kurang dari 4 jam, sebaiknya abaikan dosis tersebut. Jangan sekali-kali Anda menggandakan dosis, karena akan berakibat fatal bagi Anda. 

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis