fbpx

Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Fala Adinda

Phosphatidylserine menjadi salah satu jenis bahan kimia yang mampu diproduksi oleh tubuh. Hanya saja kebutuhan dalam jumlah besar bisa anda dapatkan hanya dari makanan. Suplemen tersebut konon terbuat hanya dari otak sapi. Tapi pada umumnya hanya terbuat dari kedelai ataupun kubis. Konon produk tersebut mampu dipergunakan untuk melakukan perbaikan pada fungsi mental terlebih mereka manula.

Zat tersebut menjadi salah satu bagian dari struktur sel dan menjadi kunci dalam hal pemeliharaan fungsi seluler terlebih pada otak anda. Phosphatidylserine ini kelihatannya mampu tingkatkan keterampilan bahasa, perhatian, memori yang ada pada orang lanjut usia dan lain sebagainya. Sebagian besar dari hasil penelitian sudah mempergunakan fosfatidilserin hanya dari otak sapi. Hasil penelitian yang terdahulu konon memberikan bukti jika produk tersebut berasal dari bahan nabati. Jadi mampu tingkatkan daya ingat seseorang saat mengalami kehilangan daya ingat terkait usianya.

Ada pula beberapa hasil penelitian yang mampu menunjukkan jika mempergunakan produk dengan kandungan Phosphatidylserine ini berasal dari tumbuhan yang kaya akan asam lemah DHA. Jadi daya ingat maupun perhatian yang berada pada wanita tua semakin meningkat. Produk tersebut konon sangatlah bagus untuk orang dengan gejala yang terbilang belum begitu parah (Baca juga Ekstrak Centella Asiatica). 

Dosis 

Ketika anda  berkeinginan mengkonsumsi sebuah obat tentunya harus mengerti takaran dosis paling tepat. Usahakan konsumsi obat tidak melebihi takarannya yang membuat kondisi tubuh semakin parah. Biasanya dalam kemasan sudah tersedia aturan minumnya. Akan lebih baik lagi jika anda mampu berkonsultasi secara langsung dengan dokter maupun apoteker. Jadi takaran obatnya bisa tepat sesuai kebutuhan.

Bagi anda yang masih merasa penasaran dengan takaran ataupun dosis obatnya. Sebaiknya anda menyimak penjelasan berikut ini:

Biasanya untuk penurunan mental terkait dengan usia: untuk penurunan mental terkait usia: 100 mg  fosfatidilserin yang berasal dari sumber tanaman maupun otak sapi. Anda pun tentunya bisa mengkonsumsi obatnya sebanyak tiga kali dalam sehari sampai dengan 6 bulan atau bisa juga 1 hingga 3 kapsul produk tertentu yang mempunyai kandungan fosfatidilserin yang kaya akan kandungan asam lemak DHa bisa anda konsumsi setiap harinya selama kurang lebih 15 minggu. 

Sedangkan bagi anda penderita Alzheimer: 300 hingga 400 mg fosfatidilserin bisa anda konsumsi setiap harinya menggunakan dosis yang telah terbagi.

Kontraindikasi Obat

Interaksi dengan Obat Lain

Ketika anda memutuskan mengkonsumsi sebuah produk sebaiknya memikirkan akan interaksinya dengan produk yang lain. Akankah masih terbilang aman ataukah perlu dihindarkan. Ada baiknya anda berhati-hati lagi jika mempergunakan kombinasi seperti berikut ini:

Obat-obatan sering berinteraksi dengan Fosfatidilserin.

Biasanya ada beberapa obat kering yang sering memperoleh sebutan obat antikolinergik. Dimana produk Fosfatidilserin ini bisa tingkatkan bahan kimia jadi nantinya bisa mengurangi efek yang berasal dari obat kering tadi. Adapun beragam obat kering itu seperti halnya skopolamin, atropine maupun beragam obat yang biasanya dipergunakan untuk mengobati alergi.

Pengobatan Alzheimer berinteraksi dengan Fosfatidilserin

Siapa sangka ternyata produk tersebut juga mampu tingkatkan zat kimia yang berada dalam tubuh. Obat penyakit Alzheimer seringkali memperoleh sebutan inhibitor asetilkolinesterase jadi mampu tingkatkan asetilkolin. Penggunaannya bersama dengan obat penyakit Alzheimer ini memang bisa meningkatkan efek samping penyakit Alzheimer. Adapun beberapa jenis obat asetilkolinesterase yakni cognex, Aricept, reminyl, razadyne maupun Exelon.

Fosfatidilserin tersebut ternyata mampu tingkatkan zat kimia dengan sebutan asetilkolin. Bahan kimia tersebut terbilang mirip dengan obat yang dipergunakan untuk penyakit Alzheimer, glaukoma maupun kondisi yang lainnya. Konon penggunaan fosfatidilserin dengan obat-obatan tersebut bisa meningkatkan efek sampingnya.

Efek Samping 

Perlu anda ketahui jika produk yang satu ini terbilang aman sekali apabila anda pergunakan secara oral baik oleh anak-anak maupun orang dewasa dengan dosis paling tepat. Siapa sangka ternyata produk ini sangatlah aman dalam penelitian klinis jangka panjang dengan pemakaian selama kurang lebih 6 bulan untuk orang dewasa. Sedangkan anak-anak biasanya berkisar 4 bulan saja. Sudah seharusnya anda memahami akan hal tersebut. Jadi ketika mengkonsumsi produknya bisa mengerti efek samping yang mungkin terjadi.

Biasanya produk Phosphatidylserine ini bisa memberikan efek samping seperti halnya gangguan lambung maupun insomnia jika menggunakan dosis di atas 300 mg. Jadi usahakan anda mengkonsumsinya berdasarkan takaran dosis paling tepat. Biasanya ada beberapa kekhawatiran terkait produk yang dibuat dari sumber hewani bisa menularkan penyakit. Seperti halnya penyakit sapi gila. Padahal sampai dengan sekarang ini masih belum ditemukan adanya kasus manusia terkena penyakit tersebut dari suplemen fosfatidilserin. Sebaiknya anda mempergunakan suplemen yang berasal dari tanaman supaya lebih aman lagi. Pencegahan pada saat kehamilan maupun menyusui memang masih belum kita temukan informasi terkait keamanannya. Usahakan tetap menjaga keamanan serta menghindari pemakaiannya.Itulah tadi sekilas penjelasan mengenai Phosphatidylserine. Semoga pengetahuan anda semakin bertambah setelah mengenal salah satu jenis obat ini.

Beli obat tanpa perlu antri di apotek dengan Lifepack. Unduh aplikasi Lifepack melalui Google Play Store maupun App Store sekarang. Atau Anda bisa dapatkan rekomendasi produk suplemen dan vitamin terbaik di Jovee.

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis

Dapatkan Kemudahan Pengobatan
di Ujung Jari Anda

∘ Dukungan Apoteker setiap saat
∘ Reminder jam minum obat
∘ Refill sebelum habis